ABSTRAK
Kehamilan adalah hal yang luar biasa karena menyangkut perubahan yang fisiologis, biologis dan psikis yang mengubah hidup seorang wanita. Kehamilan juga merupakan suatu perubahan hormonal, yang merupakan bagian dari respon ibu terhadap kehamilan yang dapat menimbulkan stres, terjadi perubahan mood, hampir sama seperti saat mereka akan menstruasi atau selama menopause. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk menggali pengalaman ibu hamil dalam menghadapi stress persalinan di Desa Bangun Rejo. Dalam penelitian ini akan digunakan desain penelitian kualitatif fenomenologi. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 7 orang, dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara secara mendalam menggunakan alat perekam. Usia seluruh partisipan berkisar antara 20-30 tahun. Lama usia perkawinan seluruh partisipan berkisar antara satu sampai tiga tahun. Seluruh partisipan memiliki satu orang anak. Satu orang partisipan berasal dari suku Batak, enam orang dari suku Jawa. Ketujuh partisipan masing-masing beragama Islam. Lima orang partisipan bekerja sebagai ibu rumah tangga dan dua orang partisian lainnya bekerja sebagai pegawai swasta. Lima orang partisipan bependidikan terakhir SMA, dan dua orang partisipan lainnya berpendidikan terakhir perguruan tinggi. Faktor penyebab stress yang dialami oleh ibu dalam menghadapi stress persalinan adalah takut bayi yang dilahirkan cacat, takut salah satu diantara mereka (ibu dan bayi) meninggal, takut dengan rasa sakit, takut tidak bisa melahirkan normal, kurang siap mental. Gejala yang dirasakan ketika mengalami stress persalinan adalah jantung berdebar dan tidak bisa tidur. Mereka didukung oleh suami dan keluarga, teman dan tenaga kesehatan ketika menghadapi stress persalinan. Upaya yang dilakukan partisipan untuk mengurangi stress persalinan adalah dengan refreshing, mencari sumber informasi, beribadah dan berdoa, dan mencari kesibukan. Disarankan kepada petugas kesehatan agar dapat memberikan penyuluhan kepada pasien tentang persalinan untuk mengurangi stres persalinan.