Deteksi Dan Penentuan Serotipe Virus Dengue Tipe-3 (Den-3) Dari Nyamuk Aedes Aegypti Dengan Menggunakan Reverse Transcriptase- PCR (RT-PCR) Di Kota Me

ABSTRAK



Kasus DBD di Indonesia pertama kali ditemukan di Surabaya pada tahun

1968, tetapi konfirmasi virologis baru di peroleh pada tahun 1970. Mulai saat itu

sampai kini penyakit DBD belum sepenuhnya dapat dikendalikan. Hal ini diketahui

dari peningkatan jumlah korban yang cenderung meningkat dari tahun ke tahun dan

mengenai hampir seluruh wilayah Indone sia. Data dalam buku “Profil Indonesia

2000” menunjukkan bahwa di antara ne gara-negara ASEAN, Indonesia menduduki

urutan kedua tertinggi kasus DBD sete lah Vietnam. Demam berdarah dengue

merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan melaui

gigitan nyamuk Aedes spp. Virus dengue sampai saat ini diketahui memiliki 4

serotipe, yaitu DEN-1, DEN-2, DEN-3 dan DEN-4.

Penelitian dilakukan secara deskrip tif terhadap 100 sampel nyamuk Aedes aegypti

dengan metode Reverse Transcriptase-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) untuk

menemukan serotipe virus DEN-3. Nyamuk ditangkap dari habitat istirahat ( resting

places) di dalam rumah pada pagi ha ri pukul 07.00-pukul 11.00 WIB, dari 5

kecamatan endemis DBD di wilayah Medan, yaitu Medan Helvetia, Medan Selayang,

Medan Sunggal, Medan Baru dan Medan Amplas dari bulan September-Oktober

2008.

Dari 100 sampel nyamuk A. aegypti yang diteliti ternyata tidak ditemukan

satu pun nyamuk yang mengandung virus Dengue tipe-3 (DEN-3).

Kata kunci : Nyamuk Aedes aegypti, serotipe virus Dengue DEN-3, DBD, RT-

PCR File Selengkapnya.....