ABSTRAK
Karsinoma nasofaring merupakan tumor ganas di nasofaring. Salah satu penyebab
dari karsinoma nasofaring ini disebabkan oleh infeksi virus epstein-barr. Hal ini dapat
dibuktikan dengan dijumpainya keberadaan EBNA-1 di dalam serum plasma penderita
karsinoma nasofaring. Selain infeksi viru s epstein-barr faktor nitrosamin, faktor
lingkungan, faktor genetik (ras dan keturunan) disebut sebagai faktor resiko terjadinya
karsinoma nasofaring.
Penelitian ini merupakan penelitian Cross sectional, dilakukan dengan
pemeriksaan EBNA-1 di dalam serum pasien karsinoma nasofaring dengan pemeriksaan
ELISA. Sampel diperoleh dari Departemen THT RSHAM Medan ya ng telah terdiagnosa
dengan karsinoma nasofaring secara pemeriksaan histopatologi.
Sekitar 80,8% sampel yang diperiksa menunjukkan adanya EBNA-1 di dalam
serum pasien karsinoma nasofaring, Dan ha sil data yang dipero leh dianalisa dengan
menggunakan uji statistik Chi – Square, di mana diperoleh nilai p<0,005, yang menunjukkan bahwa peneltian in i ada hubungan yang bermakna antara antibodi anti epstein-barr virus dengan karsinoma nasofaring. Kata kunci : Virus epasteinbarr, EBNA-1, karsinoma nasofaring.