ABSTRAK
Istilah ketersediaan hayati zat aktif suatu obat timbul sejak adanya
ketidaksetaraan terapetik diantara sediaan bermerek dagang yang mengandung zat
aktif yang sama dan dalam bentuk sediaan yang sama, serta diberikan dengan
dosis yang sama.
Ibuprofen adalah satu dari obat paling aman untuk pengobatan nyeri,
inflamasi dan demam. Ibuprofen merupakan obat yang termasuk ke dalam
kelompok AINS (anti inflamasi non steroid). Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui ketersediaan hayati dari tablet ibuprofen pada kelinci dan
mengetahui bioekivalensi dari ibuprofen generik Indofarma dan ibuprofen merek
dagang (Proris®).
Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental di
laboratorium mengguna kan alat ukur spektrofotometer ultraviolet dengan
mengukur kadar ibuprofen dalam plas ma, menggunakan metode Cross Over
Design yang dianalisa dengan uji T menggunakan program SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan tablet ibuprofen generik
memiliki Cmaks = 260,64 mcg/ml, t maks = 4 jam, dan AUC = 1211,63 jam.mcg/ml.
Sedangkan untuk ibuprofen merek dagang memiliki C maks = 252,96 mcg/ml, tmaks
= 4, 58 jam, dan AUC = 1006,34 jam.mcg/ml. Dari hasil ini diketahui bahwa
ibuprofen generik Indofarma bioekivalen dengan ibuprofen merek dagang
(Proris®), dimana p > 0,05.