Pengaruh Senam Bibir Terhadap Bibir Inkompeten Pada Remaja Usia 15-18 Tahun

Data yang diperoleh dianalisa untuk dilihat perubahan yang terjadi

pada panjang bibir atas arah vertikal dengan uji 1. Untuk melihat perbedaan

perubahan variabel setelah senam 1-3 kali dan 4-6 kali sehari pada remaja

putra dan putri, dengan persamaan : t = d : ( Sd / Vn ) , (Rosner, 2000).

Untuk menguji hubungan pengaruh antara 2 perlakuan digunakan

persamaan: t = (Xl-~ ): (S V ( 1/nl + 1/n2) ,(Rosner, 2000).

Hasil penelitian menunjukkan setelah dilakukan senam bibir yang

kontinyu selama 2 bulan, terjadi remodelling ke arah bentuk dan tungsi

tisiologis normal pada jaringan otot bibir inkompeten. Senam bibir 4-6 kali

sehari menunjukkan hasil remodelling pada jaringan otot bibir inkompeten

lebih baik daripada senam 1-3 kali sehari dengan uji statistik sangat

bermakna pada tarat uji 1 % (pFile Selengkapnya.....