Abstraksi
Tomat merupakan salah satu buah memiliki aktivitas antioksidan yang kuat karena mengandung senyawa-senyawa antioksidan seperti likopen, beta karoten, vitamin C dan vitamin E. Senyawa-senyawa ini diketahui dapat mencegah dan menghambat pembentukan radikal bebas yang menyebabkan penuaan dini dan penyakit kronis. Pada penelitian ini, tomat diformulasikan dalam sediaan krim dengankosentrasi berbeda yaitu, 0,5%, 1%, 2% dan 3%. Uji kestabilan fisik dilakukan dengan pengamatan krim yang disimpan pada tiga suhu berbedayaitu suhu 4 derajat C.
Penentuan aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan metode perendaman DPPH berdasarkan nilai penghambatan DPPH (EC50). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa krim tomat yang disebutkan diatas memilki kestabilan fisik setelah pengujian pada suhu 4 derajat C. Krim tomat 1% memiliki kestabilan terbaik secara fisik dan krim tomat 3% memiliki aktivitas antioksidan terkuat.