ABSTRAK
Mesin tidak dapat hidup dengan sendirinya walaupun udara dan bahan bakar dapat disalurkan ke ruang bakar, oleh sebab itu dibutuhkan suatu sistem yang dapat merubah energi listrik menjadi energi mekanik berupa gerak putar untuk memutar poros engkol, sehingga mesin dapat hidup. Fungsi motor starter yang dikehendaki adalah dapat memutar mesin secukupnya untuk memperoleh putaran mnimum dalam usaha memenuhi pembakaran mesin. Motor starter pada Mesin Toyota Kijang Seri 5K mempunyai spesifikasi 12 volt 0,7 KW dan merupakan motor starter konvensional serie DC (Direct Current) yang menggunakan magnetic switch yang mendorong pinion gear yang berputar untuk menghubungkan dan melepaskan perkaitan dengan roda penerus (fly wheel).
Saat sistem starter dioperasikan sering kali terjadi masalah dan gangguangangguan sehingga motor starter tidak dapat menghasilkan momen puntir secara maksimal yang berakibat mesin tidak dapat hidup. Hal ini dapat disebabkan oleh berkurangnya arus listrik dari baterai atau lemahnya baterai karena arus terhambat pada sambungan-sambungan terminal baterai, kerusakan pada pull in coil dan kerusakan pada motor starter yaitu pada sikat, armature coil dan field coil. Secara umum gangguan-gangguan yang sering terjadi pada motor starter yaitu mesin tidak dapat hidup, mesin tidak berputar, mesin berputar lambat dan mesin berputar terus. Untuk memperbaiki motor starter seorang mekanik harus dapat membongkar dan merakit kembali komponen-komponen motor starter sesuai prosedur yang benar, selain itu seorang mekanik harus dapat melakukan langkah-langkah sistematis dalam menentukan sumber gangguan (trouble shooting) dengan benar.