ABSTRAKSI
Penelitian ini membahas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan pajak hotel dan restoran di Kota Yogyakarta selama 15 tahun observasi yaitu dari tahun 1991 sampai dengan 2005. Data yang digunakan merupakan data sekunder, berasal dari data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kantor Pelayanan Pajak Daerah (KPPD) Kota Yogyakarta.
Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu produk domestik regional bruto, jumlah wisatawan mancanegara, jumlah penduduk, jumlah penginapan/hotel di Kota Yogyakarta. Metode analisis yang digunakan adalah regresi log-linier.
Berdasarkan uji t, variabel produk domestik regional bruto secara statistik terbukti tidak signifikan terhadap penerimaan pajak hotel dan restoran di Kota Yogyakarta, hal ini di duga karena tidak stabilnya sektor-sektor pendukung pesatnya kinerja perekonomian di Kota Yogyakarta. Variabel wisatawan nusantara berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak hotel dan restoran, sesuai dengan hipotesis yang ditetapkan. Variabel jumlah penduduk terbukti signifikan secara negatif, hal ini diduga karena penduduk atau masyarakat yogyakarta dengan mudahnya dapat menjangkau tempat-tempat pariwisata yang ada di Kota Yogyakarta dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk berlibur, sehingga masyarakat tidak perlu bermalam atau menginap di hotel atau penginapan serta jumlah penginapan/hotel secara statistik terbukti secara signifikan sesuai dengan hipotesis yang ditetapkan.