BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Perkembangan dalam bidang otomotif begitu pesat sehingga memudahkan para pemakai jalan untuk mencari alat tranportasi darat yang merupakan sarana untuk berpergian. Perkembangan di dunia otomotif terletak pada 3 hal yaitu. Kenyamanan, keamanan, dan ramah lingkungan. Memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna alat transportasi tersebut. Fenomena ini menuntut para pemilik kendaraan harus dapat mengetahui cara dan gangguan yang sering terjadi pada kendaraan tersebut terutama pada bagian pengisian.
Kendaraan khususnya mobil memerlukan tenaga listrik untuk menjalankannya. Tenaga listrik digunakan untuk menghidupkan mesin, lampu-lampu dan accecories lainnya. Kerusakan yang sering terjadi pada sistem pengisian disebabkan karena kemampuan baterai yang turun dan berkurang tegangannya, sehingga mobil sering mogok dan sulit dihidupkan. kemampuan baterai yang merupakan sumber tenaga listrik pada setiap kendaraan sangat terbatas, karena penggunaan berbagai macam sistem kelistrikan pada mobil secara terus menerus, oleh karena itu pada kendaraan terutama mobil membutuhkan sebuah komponen yang bisa mengisi baterai tersebut sehingga bisa digunakan terus menerus.
Sistem pengisian (alternator) memproduksi tenaga listrik untuk mengisi baterai serta memberikan arus yang cukup yang diperlukan oleh bagian-bagian kelistrikan selama mesin bekerja.
Karena komponen-komponen mobil lebih banyak mengunakan arus searah (DC ) dan arus yang dihasilkan alternator adalah arus bolak-balik ( AC ) maka sebelum masuk ke baterai harus dirubah dulu oleh dioda.