ABSTRAK
Infeksi nosokomial atau infeksi yang berkenaan atau berasal dari rumah sakit masih menjadi masalah di rumah sakit di Indonesia dan dunia. Lebih dari 20 % infeksi nosokomial terjadi di ICU. Infeksi nosokomial akan meningkatkan angka kematian, waktu perawatan pasien serta biaya. Resistensi terhadap antibiotik kini juga menjadi masalah dalam mengatasi infeksi nosokomial. Pengetahuan mengenai pola bakteri di ICU RSUNCM beserta pola resistensi penting diketahui sebagi pertimbangan dalam penatalaksanaan infeksi nosokomial. Penelitian ini menggunakan metode potong lintang dan data sekunder isolat yang berasal dari ICU RSUPNCM pada tahun 2003-2006 yang didapat dari LMK FKUI.