ABSTRAK
Rendahnya cakupan imunisasi tetanus toxoid mcrnbawa pengaruh yang buruk bagi ibu maupun bayi yang dilahirkan. Dari 39 puskesmas di kota Medan, cakupan imunisasi toxoid ibu hamil paling rendah terdapat di Puskesmas Medan Deli yaitu cakupan tetanus toxoid -1 sebanyak 291 orang (12.0%) dan cakupan imunisasi tetanus toxoid -2 hanya 194 orang (8.0%) dari 2.428 orang ibu hamil.
Penelitian ini merupakan penelidan survei deskriptif dcngnn pendekatan kualitatif yaitu menelaah proses-proses yang terjadi dalam variabcl dalam hal ini pengaruh karakteristik organisasi terhadap kinerja dalam pencapaian imunisasi IT. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana karakteristik organisasi (kemampuan petugas, fasilitas pendukung, kepemimpinan, koordinasi) dalam pencapaian pelayanan imunisasi tetanus toxoid ibu hamil di Puskcsmas Medan Deli kotaMedan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan informan dalam pencapaian imunisasi IT sudah baik. Penyuluhan mengenai Imunisasi TT bumil jarang dilakukan. Fasilitas pendukung pelayanan imunisasi IT cukup terscdia serta layak pakai. Tidak ada buku status imunisasi untuk Imunisasi IT. Pengctahuan tentang imunisasi IT masih kurang bail.
Perlu ditingkatkan kemampuan informan dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Perlu disediakan buku status imunisasi IT bagi ibu-ibu hamil. Perlu ditingkatkan kemampuan informan dalam memberikan arahan dan evaluasi program sehingga mencapai tingkat yang telah ditetapkan.