652. Kontribusi Pendidikan Agama Islam Dalam Pembinaan Moral Siswa

ABSTRAK Pendidikan berperan mempersiapkan peserta didik untuk memperoleh kebahagiaan hidup secara seimbang antara kehidupan dunia dan akhira, antara kehidupan pribadi dan kehidupan social. Masalah moral juga di butuhkan setiap manusia dan merupakan salah satu pokok ajaran Islam untuk di tanamkan dan di ajarkan kepada peserta didik, sehingga terbentuk dalam peserta didik suatu kepribadian yang baik. Tujuan dari PAI sendiri untuk membentuk dan meningkatkan keimanan peserta didik dengan proses belajar mengajar untuk memperoleh ilmu pengetahuan, pengalaman, yang selanjutnya peserta didik dapat mengaplikasikan ajaran agama dalam kehidupannya. Masyaraka menilai peran dan fungsi pendidikan agama Islam disekolah di pandang kurang memberikan kontribusi kearah tersebut, bahkan yang lebih memojokkan lagi bahwa pendidikan agama Islam di pandang belum berhasil mencapai tujuan pendidikan agama Islam yang di harapkan. Terbukti dengan banyaknya kasus kenakalan remaja dengan berbagai bentuk. Akibatnya peran serta efektifitas pendidikan agama Islam di sekolah di pertanyakan, dengan pemahaman jikalau pendidikan agama Islam di sekolah di laksanakan dengan baik, maka kehidupan masyarakat pun akan lebih baik. Artinya bahwa ada beberapa asumsi yang dapat dianalisa mengenai beberapa hal yang berhubungan dengan pelaksanaan pendidikan agama Islam di sekolah madrasah dalam upaya pembinaan moral siswa yang sesuai dengan tujuan pendidikan agama Islam. Lembaga pendidikan yang di jadikan obyek penelitian skripsi oleh penulis sekaligus penelitian ini adalah Mts Nurul Islam Pasirian Lumajang, dengan mengambil judul Kontribusi Pendidikan Agama Islam dalam Pembinaan Moral Siswa di MTs Nurul Islam Pasirian Lumajang, dan masalah yang di bahas dalam skripsi ini adalah:1) Bagaimana pelaksanaan Pendidikan Agama Islam di MTs Nurul Islam Pasirian Lumajang. 2) Apa Kontribusi Pendidikan Agama Islam dalam Pembinaan Moral Siswa di MTs Nurul Islam Pasirian Lumajang. 3) Faktorfaktor apa saja yang mempengaruhi dalam pelaksanaan Pembinaan Moral Siswa di MTs Nurul Islam Pasirian Lumajang. Untuk menyajikan data tersebut, penulis mengadakan penelitian dengan mengambil sample kelas I, II, III, kemudian pengumpulan data menggunakan angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data, penulis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Dari hasil analisa dapat di simpulkan bahwa Pelaksanaan pendidikan agama islam dalam pembinaan moral siswa di MTs Nurul Islam Pasirian Lumajang sudah berjalan dengan efekltif dan untuk lebih mengarahkan dan mengefektifkan kegiatan keagamaan yang diselenggarakan oleh sekolah diantaranya adalah BDI, menurut Ibu Dra. Masruroh setiap selesai sholat dhuhur maksimal 10 menit dimusholah sekolah diadakan pembinaan dan pengarahan secara khusus oleh guru pendidikan Agama Islam kepada mereka segenap pengurus BDI serta mengadakan musyawarah dan evaluasi terhadap sesama kegiatan yang dilaksanakan, guna melengkapi upaya pembinaan moral siswa. Kontribusi pendidikan agama Islam dalam pembinaan moral siswa di MTs Nurul Islam Pasirian Lumajang. Sebagaimana yang telah dikemukakan oleh bapak kepala sekolah bahwa kontribusi pendidikan agama mempunyai andil yang sangat besar dalam pembinaan moral yaitu mengembangkan dan meningkatkan keimanan siswa dan ketaqwaan kepada Allah, perubahan prilaku siswa, tata cara beribadah. Dari hasil penelitian tersebut juga dapat diketahui bahwa hamper semua siswa mengetahui atau memahami bahwa kontribusi pendidikan Agama Islam dalam pembinaan moral siswa itu adalah meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan YME, menambah pengetahuan dan keterampilan dalam bidang agama, mewujudkan ketenteraman jiwa serta membentuk akhlak mulia. Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam pembinaan moral siswa adalah sekolah dan masyarakat. Hal ini dapat diketahui dari hasil wawancara, responden menyatakan bahwa factor yang mempengaruhi pembinaan moral di sekolah dan masyarakat adalah lingkungan dan teman dalam bergaul, maka factor keluarga sangat membantu bagaiamana mereka dididik dengan sebaik-baiknya dari pengaruh pergaulan sekolah dan masyarakat.
File Selengkapnya.....