757. Peran Pembelajaran Al-Qur’an Hadits Dalam Memantapkan Nilai-Nilai Keagamaan

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Seiring dengan perkembangan zaman pada masa-masa sekarang ini perkembangan ilmu pengetahuan teknologi, tata nilai serta adat istiadat selalu mengalami perubahan. Perubahan tersebut bukan hanya pada teori namun juga pada prakteknya, begitu pula dengan permasalahan pendidikannya. Hal tersebut menuntut masyarakat agar mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan yang ada. Maka manusia dituntut untuk terus belajar mengkaji ilmu dalam rangka untuk menambah pengetahuan dan memperluas wawasan dalam kehidupan ini. Pendidikan mempunyai peranan penting dalam kehidupan manusia berbangsa dan bernegara. Istilah pendidikan secara sederhana dapat diartikan sebagai usaha manusia untuk membina kepribadiannya sesuai dengan nilai-nilai yang terdapat dalam masyarakat dan bangsa. Tujuan pendidikan tidaklah sama bagi setiap bangsa, hal tersebut karena perbedaan pandangan falsafah dari masing-masing Negara. Bangsa Indonesia mempunyai Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa. Tujuan pendidikan adalah sebagaimana tercantum dalam ketetapan MPR NO. II/MPR/1993, Undang-Undang Republik Indonesia NO.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang berbunyi: Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negarayang demokratis dan bertanggung jawab.1 Maka pembelajaran Al-Qur’an Hadits adalah sangat penting bagi umat Islam untuk mewujudkan tujuan pendidikan Nasional tersebut, karena hukum-hukum dalam agama Islam bersumber dari yang aslinya yaitu Al-Qur’an dan Hadits. Al-Qur’an Hadits merupakan sumber dari aqidah, syariah dan akhlak serta sebagai pedoman hidup manusia yang mengandung nilai-nilai yang harus di transformasikan dalam kehidupan sehari-hari yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW. Beliau adalah suri tauladan bagi manusia dalam menegakkan kalimah Allah melalui Al-Qur’an yang diturunkan kepadanya sebagai mu’jizat. Pembelajaran Al-Qur’an Hadits merupakan bagian dari pendidikan Islam yang mampu mengarahkan dan menghantarkan manusia kefitrah yang benar. Hal tersebut mendapat perhatian penuh dari orang tua dan pihak-pihak yang berkecimpung didalamnya. Sedangkan pendidikan itu tidak hanya mengarah kepada terpenuhinya mental dan jiwa yang sesuai dengan jiwa syariat. Inti ajaran Islam ialah mengadakan bimbingan bagi kehidupan mental dan jiwa manusia, sebab dalam bimbingan inilah terletak hakekat manusia sebenarnya. Sikap mental dan jiwa itulah yang menentukan kehidupan lahir. Maka Al-Qur’an Hadits perlu dikembangkan dan di pertahankan. File Selengkapnya.....