70. Rancang Bangun Alat Pengukur Kandungan Glukosa Pada Apel (Malus Sylvestris Mill) dengan Menggunakan Absorbsi Warna Pada Cahaya Tampak

ABSTRAK

Apel memiliki banyak kandungan glukosa yang merupakan salah satu monosakarida yang tidak dapat lagi dipecah menjadi senyawa lebih sederhana. Di dalam Al-Qur’an surat Yaasiin ayat 34 dan 35 menganjurkan kepada umat manusia untuk mengkonsumsi buah-buahan sebagai salah satu sumber zat gizi salah satunya adalah buah apel. Perubahan warna kandungan glukosa pada apel salah satunya dapat diidentifikasi melalui prinsip spektrofotometri. Interaksi tersebut menghasilkan penyerapan (absorbsi). Berdasarkan uraian tersebut penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk membuat alat pengukur kandungan glukosa pada apel secara otomatis dengan menggunakan instrumen spektrofotometri. Penerapannya alat ini menggunakan LED putih sebagai sumber cahaya. Prinsip kerjanya cahaya dari LED setelah melewati sampel akan diterima oleh sensor warna TCS230. Yang mana sensor TCS230 ini merupakan IC pengkonversi warna cahaya ke frekuensi. Ada dua komponen utama pembentuk IC ini, yaitu photodioda dan pengkonversi arus ke frekuensi. Hasil keluaran dari mikrokontroler berupa data biner kandungan glukosa yang selanjutnya oleh LCD ditampilkan dalam satuan desimal. Kemudian nilai dari RGB dari masing-masing dikalibrasi pada nilai mg yang terkandung dalam sampel. Hasil pengukuran alat menunjukkan nilai kasalahan rata-rata sebesar 22% adannya kesalahan pengukuran glukosa ini disebabkan karena penyimpangan preparasi sampel dan skala lakmus yang digunakan.
File Selengkapnya.....