248. Perbedaan Perkembangan Penalaran Moral Siswa SMK Negeri 2 Malang dan Mahasiswa Fakultas Psikologi

ABSTRAK Salah satu tugas perkembangan penting yang harus dikuasai remaja adalah perkembangan penalaran moral. perkembangan penalaran moral merupakan proses pemikiran yang ditunjukkan seseorang ketika memutuskan berbagai tindakan yang benar atau salah. Penalaran moral dapat dipergunakan oleh remaja untuk mengendalikan perilaku mereka. Dalam hal ini remaja mulai mempelajari apa yang diharapkan oleh kelompok masyarakat, dan kemudian mau membentuk perilakunya agar sesuai dengan harapan sosial. Penentuan perilaku moral seseorang antara yang satu individu dengan individu yang lain tidak selalu sama. Hal ini mengindikasikan adanya perkembangan moral. Perkembangan moral menentukan bagaimana seorang individu menilai dunia luarnya, perkembangan moral ini membedakan antara anak kecil, remaja dan orang dewasa dalam hal penilaian baik buruk sebuah perilaku. Perkembangan penalaran moral ada beberapa tingkatan yaitu tingkat prakonvensional, konvensional, dan postkonvensional. Untuk mencapai tingkat penalaran moral postkonvensional faktor kognitif, lingkungan, perhatian orang tua, penghayatan agama, dan canggihnya teknologi modern serta pengalaman sangat penting dalam berpikir memutuskan sesuatu sesuai dengan normanorma yang ada dalam masyarakat. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat perkembangan penalaran moral siswa SMKN 2 Malang, untuk mengetahui tingkat perkembangan penalaran moral mahasiswa fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan tingkat perkembangan penalaran moral siswa SMKN 2 Malang dan mahasiswa fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif komparatif. Sampel terdiri dari 135 responden yang diantaranya terdiri dari 110 siswasiswi SMKN 2 Malang dan 25 mahasiswamahasiswi fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dalam pengambilan sampel digunakan teknik sampel random atau sampel acak. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan skala. Penghitungan analisis data dalam hasil penelitian ini menggunakan analisis independent sample Ttest. Setelah dilakukan analisis independent sample Ttest, diperoleh nilai t hitung (0,918) lebih kecil dari t table (1,645), maka dari hasil analisa data yang dilakukan diketahui bahwa tidak ada perbedaan tingkat perkembangan penalaran moral siswa SMKN 2 Malang dan mahasiswa fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dengan kata lain hipotesis ditolak.
File Selengkapnya.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan Komentar yang membangun demi perkembangan Blog ini. Terima kasih buat semuanya yang telah memberikan komentar.
Lihat semua Komentar Klik Disini