273. Perbedaan Tingkat Asertivitas Antara Siswa dari Keluarga Lengkap Dengan Siswa Dari Keluarga Single Parent

ABSTRAK Salah satu tugas perkembangan yang harus dipenuhi pada masa remaja adalah penyesuaian sosial. Seorang remaja akan mampu bersosialisasi dengan baik jika membiasakan diri dengan sikap yang asertif. Asertif adalah kemampuan individu untuk mengekpresikan apa yang ada dalam pikirannya dalam komunikasi yang tepat dan tegas atau ungkapan verbal tanpa menyakiti perasaan orang lain. Perilaku asertif dapat dikembangkan di lingkungan masyarakat dan sekolah. Di sekolah terdapat siswa yang mempunyai keluarga (orang tua) lengkap dan siswa yang mempunyai keluarga (orang tua) single parent. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat asertivitas antara siswa dari keluarga lengkap dengan siswa dari keluarga single parent, serta untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan tingkat asertivitas siswa dari keluarga lengkap dan siswa dari keluarga single parent. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa siswi kelas X dan kelas XI SMK Negeri 1 Pakong Pamekasan yang berjumlah 252 siswa dari keluarga lengkap dan 27 siswa dari kelurga single parent. Pengambilan sampel menggunakan teknik random pada siswa dari keluarga lengkap sebanyak 25 siswa. instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah Skala Psikologi. Setelah dilakukan analisis one saple T-test, diperoleh nilai t hitung lebih besar dari nilai t tabel yaitu 4,206 > 1,676, atau p < α. Maka hasil data yang dilakukan diketahui bahwa ada perbedaan tingkat asertivitas antara siswa dari keluarga lengkap dengan siswa dari keluarga single parent dengan kata lain hipotesis Ho di tolak. File Selengkapnya.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan Komentar yang membangun demi perkembangan Blog ini. Terima kasih buat semuanya yang telah memberikan komentar.
Lihat semua Komentar Klik Disini