ABSTRAK
Kinerja karyawan merupakan usaha yang dilakukan karyawan untuk mencapai tujuan dan menjalankan visi misi perusahaan yang didasarkan pada kemampuan usaha dan kesempatan yang dimiliki. Proses pencapaian tujuan ini akan dipimpin oleh seorang yang bertanggung jawab dan mampu membawa anak buahnya menjalankan visi misi dan tujuan yang benar sehingga karyawan termotivasi untuk meningkatkan kinerja. Gaya kepemimpinan yang digunakan untuk menanamkan visi misi karyawan sehingga karyawan mampu meningkatkan motivasi untuk bekerja adalah gaya kepemimpinan transformasional. Karyawan menjadi termotivasi dan menjadi percaya, kagum, hormat serta setia kepada pemimpinnya. Meningkatnya usaha karyawan disebabkan memiliki motivasi kerja intrinsik yang mendorong untuk bekerja mandiri.
Metode penelitian kuantitatif yang berjenis korelasional, bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara dua variabel atau beberapa variabel yang menjadi obyek penelitian. Subyek penelitian yang digunakan adalah divisi Maintenance Enginering dengan populasi sebanyak 58 orang dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Total Sampling. Untuk mengukur persepsi karyawan tentang gaya kepemimpinan transformasional menggunakan angket, hal ini dikarenakan diukur dari persepsi karyawan dari seberapa sering pemimpin mempraktekkan gaya tersebut. Sedangkan untuk mengukur kinerja karyawan, dapat dilihat dari penilaian kinerja karyawan (Performance Appraisal) yang dilaksanakan setiap akhir tahun. Dari penilaian kinerja ini dapat dilihat kinerja karyawan dari tahun ke tahun sehingga akan diberi tindak lanjut berupa kenaikan gaji ataupun jabatan. Untuk mengetahui hubungan antara persepsi karyawan tentang gaya kepemimpinan transformasional denagn kinerja karyawan maka menggunakan rumus Product Momment.
Hasil penelitian diperoleh bahwasanya hubungan antara gaya kepemimpinan Transformasional dan kinerja karyawan adalah bersifat positif. Hal ini dapat dilihat darinilai koefisien korelasi (rxy) antara persepsi karyawan tentang gaya kepemimpinan Transformasional dengan kinerja karyawan adalah sebesar 0,374 dan peluang ralat (p)=0,001 pada taraf signifikan 0,05. Dengan ini dapat disimpulkan apabila gaya kepemimpinan yang diterapkan semakin transformasional maka kinerja karyawanpun juga akan semakin meningkat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berikan Komentar yang membangun demi perkembangan Blog ini. Terima kasih buat semuanya yang telah memberikan komentar.
Lihat semua Komentar Klik Disini