301. Peran Konselor Dalam Menanggulangi Kenakalan Siswa

ABSTRAK Dewasa ini kenakalan remaja yang ada dikalangan masyarakat dan juga dikalangan sekolah semakin merambah dengan semakin berpesatnya era globalisasi maka semakin parah tingkat kenakalan remaja masa kini. Kenakalan remaja (siswa) pada usia sekolah seharusnya menuntut ilmu ternyata sebagian dari mereka melakukan tindakan yang tidak terpuji. Dengan melihat realita sesungguhnya bentuk-bentuk dari kenakalan-kenakalan di SMA Negeri Gondangwetan Pasuruan meliputi membolos sekolah, merokok, tawur antar gank dan tindakan-tindakan itu tidak lepas dari faktor intern dan faktor ekstern, maka dari itu konselorlah sangat berperan untuk menanggulangi permasalahan-permasalahan yang ada disekolah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kenakalan siswa, faktor-faktor kenakalan siswa dan peran konselor dalam menanggulangi kenakalan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, maksudnya dalam penelitian kualitatif data yang dikumpulkan bukan berupa angka, melainkan data tersebut berasal dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan empat responden yang benar-benar bermasalah dan yang diwawancarai adalah responden, konselor, teman responden dan guru siswa yang bermasalah. Dalam pengumpulan data menggunakan teknik observasi partisipan secara fungsional, maksudnya peneliti sebenarnya bukan anggota asli kelompok yang diteliti,melainkan dalam peristiwa-peristiwa tertentu yaitu data yang diperoleh lewat pihak lain dan tidak langsung diperoleh oleh peneliti dari subyek lainnya dan berpartisipasi dengan subjek yang diteliti dalam kapasitas sebagai pengamat dan teknik wawancara bebas terpimpin. Dan teknik analisa datanya adalah berdasar pada data yang telah diperoleh dalam penelitian dan sifatnya terbuka. Sedang analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Yaitu metode yang menguraikan, menafsirkan, dan menggambarkan data yang terkumpul. Hasil penelitian yang didapat adalah bentuk-bentuk kenakalan siswa di SMA Negeri Gondangwetan Pasuruan meliputi merokok, membolos, mencuri, tawuran antar gank, minum-minuman keras, faktor-faktor kenakalan disebabkan karena faktor intetrn dan faktor ekstern yang meliputi faktor keluarga, sekolah dan masyarakat, dan peran konselor dalam menanngulangi kenakalan siswa yang diterapkan konselor pada sekolah adalah bimbingan, konseling, kerjasama antara konselor dengan murid, kerjasama konselor dengan orang tua murid.
File Selengkapnya.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan Komentar yang membangun demi perkembangan Blog ini. Terima kasih buat semuanya yang telah memberikan komentar.
Lihat semua Komentar Klik Disini