308. Hubungan Kontrol Diri Dengan Motivasi Berprestasi

ABSTRAK Dunia pendidikan menghadapi fakta bahwa semakin majunya teknologi dan derasnya arus globalisasi menuntut untuk bisa melahirkan generasi yang siap bersaing dan bisa mengenali potensi diri serta bisa mengembangkan seoptimal mungkin kemampuan yang ada. Agar lahir dari dunia pendidikan sumber daya manusia-sumber daya manusia yang handal, maka dari itu dibutuhkan suatu dorongan untuk mengembangkan potensi diri seluas-luasnya yang lebih dikenal dengan motivasi berprestasi. Motivasi berfungsi sebagai pendorong kemampuan, usaha, keinginan, menentukan arah dan menyeleksi tingkah laku (kontrol diri).Yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kontrol diri, tingkat motivasi berprestasi dan untuk mengetahui hubungan kontrol diri dan motivasi berprestasi. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan analisis data korelasional. Sampel diambil dengan sebanyak 106 siswa dari populasi seluruh siswa SMAN 1 Sutojayan yang berjumlah 804 siswa. Pengambilan data dengan metode koesioner dan dokumentasi. Instrument penelitian sebanyak 46 item dari angket kontrol diri dan 44 aitem dari angket motivasi berprestasi. Uji validitas dengan rumus product moment dan uji reliabilitas dengan menggunakan Alpha Chornbach. Dari hasil data yang diperoleh dan dianalisis ditemukan tingkat kontrol diri dan motivasi berprestasi siswa SMAN 1 Sutojayan pada taraf sedang dengan presentase sebesar untuk kontrol diri 47,17% atau 50 siswa, dan motivasi berprestasi dengan presentase 34,91% atau 37 siswa, sedangkan korelasi diperoleh hasil nilai koefisien korelasi atau rhit 0,464>rtabel 0,1909, atau korelasi positif dengan tingkat signifikansi 0,000, atau sangat signifikan. File Selengkapnya.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan Komentar yang membangun demi perkembangan Blog ini. Terima kasih buat semuanya yang telah memberikan komentar.
Lihat semua Komentar Klik Disini