19. Penerapan Model Pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning)

ABSTRAK Pendekatan kontekstual merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimiliki dengan penerapannya dalam kehidupan siswa sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) pembelajaran dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari siswa yang mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik, lebih memberdayakan siswa dan tidak mengharuskan siswa menghafal fakta-fakta, tetapi lebih mendorong siswa untuk membangun sendiri pengetahuannya melalui interaksi dengan objek, pengetahuan awal yang mereka miliki, pengalaman, dan lingkungan siswa. Berpijak pada latar belakang di atas maka permasalahan yang timbul adalah: 1) Bagaimana penerapan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) pada mata pelajaran sejarah kelas X.6 di SMAN 1 Malang? 2) Bagaimana hasil belajar siswa kelas X.6 di SMAN 1 Malang setelah diterapkan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning)? 3) Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan metode CTL (Contextual Teaching and Learning) dalam pembelajaran sejarah di SMAN 1 Malang? Adapun tujuan yang ingin diketahui dari permasalahan tersebut di atas adalah: 1) Mendeskripsikan penerapan model CTL (Contextual Teaching and Learning) pada mata pelajaran sejarah siswa kelas X.6 di SMAN 1 Malang. 2) Mendeskripsikan hasil belajar siswa kelas X.6 di SMAN 1 Malang setelah diterapkan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning). 3) Mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan metode CTL (Contextual Teaching and Learning) dalam pembelajaran Penelitian yang penulis lakukan ini adalah termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan beberapa metode yaitu: metode observasi, metode dokumentasi, dan metode wawancara, adapun yang menjadi responden adalah Ibu Yayuk Ernawati dan Ibu Effi Harsiwiniwati selaku Guru Sejarah dan Siswa kelas X.6 SMAN 1 Malang, kemudian dianalisis melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa selama ini penerapan metode CTL pada Mata Pelajaran Sejarah telah dapat meningkatkan prestasi belajar siswa khususnya pada indikator siswa dapat mengidentifikasi kebudayaan Sa Huynh dan India yang berpengaruh terhadap kebudayaan Indonesia. Meski masih banyak sekali kendala yang dihadapi dalam penerapan metode ini. Untuk mengatasi berbagai macam kendala yang menghambat, maka guru menggunakan beberapa solusi diantaranya adalah dengan melengkapi sarana yang dibutuhkan atau dengan melakukan perbaikan terhadap peralatan yang mengalami kerusakan.
File Selengkapnya.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan Komentar yang membangun demi perkembangan Blog ini. Terima kasih buat semuanya yang telah memberikan komentar.
Lihat semua Komentar Klik Disini