ABSTRAK
Masyarakat nelayan merupakan masyarakat yang hidup dengan mengelola sumber daya kemiskinan. Kesulitan melepas diri dari kemiskinan karena mereka dilanda oleh beberapa keterbatasan di bidang kualitas sumberdaya manusia, akses dan penguasaan teknologi, pasar, dan modal. Masyarakat merupakan pelaku utama bagi pembangunan. Untuk menggali potensi yang dimiliki oleh manusia maka diperlukan adanya pendidikan. Dalam pelaksanaan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Pendidikan anak dipengaruhi beberapa faktor yaitu tidak seragamnya keadaan sosial ekonomi maupun lingkungan tempat individu tinggal, adat istiadat, kebiasaan, psikologis, birokrasi, pandangan dan sikap terhadap sekolah dll. Berdasarkan latar belakang di atas serta dasar pemikiran yang terdapat di dalamnya, maka rumusan masalah sebagai berikut: bagaimana perspektif nelayan terhadap pendidikan anak di Desa Mlaten Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan, dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi perspektif nelayan terhadap pendidikan anak di Desa Mlaten Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan. Dengan tujuan penelitian untuk mengetahui perspektif nelayan terhadap pendidikan anak di Desa Mlaten Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan, dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perspektif nelayan terhadap pendidikan anak di Desa Mlaten Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini termasuk penelitian pendekatan kualitatif dan jenis deskriptif, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi. Kemudian data yang telah terkumpul berupa kata-kata dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Dari hasil pembahasan dan penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: bagaimana perspektif nelayan terhadap pendidikan anak di Desa Mlaten Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan adalah pendidikan anak itu sangat penting/ perlu sekali. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi perspektif nelayan terhadap pendidikan anak di Desa Mlaten Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan adalah pertama, faktor intern, a. Perekonomian keluarga, penghasilan yang tidak menentu, mengakibatkan tidak mampu untuk menyekolahkan anak. b. Rendahnya pendidikan orang tua, dengan pendidikan orang tua yang cukup/ memadai akan membantu memotivasi anak. Kedua faktor ekstern, a. Biaya sekolah yang mahal, sekolah memerlukan biaya yang banyak dan mahal b. Lingkungan, Banyak diantara anak-anak nelayan yang tidak melanjutkan sekolah terutama anak laki-lakinya, entah karena orang tua yang tidak mau membiayai / anaknya sendiri yang malas karena sudah terbiasa memegang uang dan berfoya-foya dari hasil kerjanya sebagai nelayan, sehingga mereka lupa dengan tujuan utamanya yaitu menuntut ilmu/ sekolah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berikan Komentar yang membangun demi perkembangan Blog ini. Terima kasih buat semuanya yang telah memberikan komentar.
Lihat semua Komentar Klik Disini