ABSTRAK
Salah satu masalah yang dihadapi dunia pendidikan kita adalah masalah
lemahnya proses pembelajaran. Terlebih dalam pembelajaran Pendidikan
Agama Islam. Selama ini Pendidikan Agama Islam terlebih pelajaran Aqidah
Akhlak masih belum mencapai indikator. Dalam realitanya belum
menunjukkan keberhasilan yang diharapkan karena pembelajaran di sekolah
maupun di madrsah masih menggunakan strategi pembelajaran tradisional
sehingga kurang efektif dan kurang relevan dengan kebutuhan siswa serta
menjadikan siswa kurang aktif yang pada gilirannya berpengaruh terhadap
prestasi belajar siswa. Menyikapi permasalahan diatas, perlu
dikembangkan strategi pembelajaran yang efektif untuk mencapai
kompetensi yang diharapkan. Metode permainan simulasi sebagai salah satu
alternative menjadikan pembelajaran lebih efektif dan menyenangkan
diharapkan mampu meningkatkan aktifitas dan prestasi belajar siswa pada
pelajaran Aqidah Akhlak.
Beranjak dari permasalahan diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian
ini adalah : (1) Bagaimana proses pembelajaran Aqidah Akhlak di Kelas
VII A MTs Negeri Puncu Kediri?(2) Bagaimana penerapan metode permainan
simulasi dalam meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VII A mata
pelajaran Aqidah Akhlak di MTs Negeri Puncu Kediri?(3) Apakah aktivitas
siswa kelas VII A dalam pembelajaran Aqidah Akhlak dapat ditingkatkan
dengan penerapan metode permainan simulasi di MTs Negeri Puncu kediri?
Penelitian ini menggunakan desain penelitian Tindakan Kelas (classroom
research) dengan jenis kolaboratif partisipatoris. Tehnik pengumpulan
data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi.
Data yang bersifat kualitatif dianalisa dengan deskriptif kualitatif
sedangkan data yang bersifat kuantitatif dianalisa dengan analisa
deskriptif kuantitatif dan sajian visual.
Proses pembelajaran aqidah Akhlak di MTs Negeri Puncu Kediri masih
menggunakan pembelajaran yang tradisional yaitu pembelajaran dengan
menggunakan metode ceramah dan Tanya jawab. Berdsarkan data dilapangan
menunjukkan nilai rata-rata dari hasil pre test pada pelajaran Aqidah
Akhlak adalah 65,5 dari hasil ini masih dibawah standar. Selain itu
penerapan metode permainan simulasi di MTs Negeri Puncu Kediri terbukti
dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada pelajaran Aqidah Akhlak.
Dari hasil observasi dilapangan menunjukkan adanya peningkatan prestasi
dari pre test ke siklus I sebesar 11,23% dari siklus I ke siklus II
meningkat sebesar 12,41% dan dari pre test ke siklus II sebesar 25,04%.
Dan penerapan metode permainan simulasi juga dapat meningkatkan
aktifitas siswa. Hal ini terbukti dari peningkatan hasil prestasi siswa
yang didaptkan dari hasil belajar dan juga dari observasi keaktifan
siswa. Dari hasil observasi lapangan menunjukkan keaktifan siswa
meningkat dari pre test ke siklus I sebesar 44%, dari siklus I ke siklus
II meningkat sebesar 38,8% dan dari pre test ke siklus II meningkat
sebesar 100%.
Adapun saran penelitian sebagai berikut: (1)Tenaga pengajar, diharapkan
dapat menerapkan metode permainan simulasi yang dapat menarik siswa
untuk lebih semanagat, aktif serta dapat menimbulkan minat siswa dan
pada gilirannya dapat meningkatkan prestasi yang diharapakan. (2) Perlu
dilakukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan desain penelitian
kualitatif sehingga data diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang
penerapan metode permainan simulasi dalam meningkatkan prestasi belajar
siswa terhadap pelajaran Aqidah Akhlak.