295.Penyakit Arteri Perifer Pada Sindroma

ABSTRAK

Penyakit Arteri Perifer pada Sindroma Metabolik Lita Septina, Dharma Lindarto Divisi Endokrin dan Metabolik – Diabetes, Departemen Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara – RSUP H Adam Malik ,Medan
Latar Belakang : Penyakit arteri perifer (PAP) disebabkan adanya oklusi  aterosklerosis pada daerah tungkai, dan akan meningkatkan resiko  kardiovaskuler. Sindroma metabolik  bukan merupakan penyakit tertentu, tetapi  sekelompok faktor (obesitas sentral, resistensi insulin, hipertensi, intoleransi glukosa dan dislipidemia) yang timbul secara bersamaan, dan menjadi resiko  kelainan kardiovaskuler. Tujuan : Untuk mengetahui peningkatan angka kejadian PAP pada sindroma  metabolik dan pengaruh komponen sindoma metabolik pada PAP
Metode : Penelitian dilakukan dengan metode potong lintang pada 208 orang  yang melakukan pemeriksaan kesehatan rawat jalan di berbagai poliklinik RS di  Medan. Diagnosa sindroma matabolik ditegakkan berdasarkan kriteria IDF 2005.
PAP ditegakkan dengan mengukur ankle-brachial index (ABI) menggunakan
Vasera VS-1000 TM (Fukuda Denshi). Nilai ABI ≤ 0,9 dianggap abnormal.
Hasil : Dari 208 pasien didapati 112 sindroma metabolik dan 96 non sindroma  metabolik. Wanita 22 orang (78,6%) lebih banyak mendapat PAP dibanding pria  6 orang (21,4%) pada kedua kelompok (p= 0,03). Perbandingan ABI tungkai  kanan dan kiri menunjukkan perbedaan bermakna (p= 0,0001). PAP berkorelasi  negatif dengan KGD puasa ( r= -0,483; p= 0,009 ). Komponen sindroma  metabolik selain obesitas sentral adalah hipertensi 23 orang (24,7%) penyebab  PAP terbanyak, diikuti HDL, TG dan KGD puasa [ 22 (27,5%); 16 (21,9%) dan  15 (25,9%)]. Insidensi PAP secara signifikan lebih tinggi pada sindroma  metabolik dibanding non sindroma metabolik (25 % vs 15,6 %; RP 1,6; IK 95% 0,910 – 2,815).  
Kesimpulan : Adanya peningkatan insiden PAP pada sindroma metabolik,  dimana komponen terbanyak adalah hipertensi.  

Kata kunci : PAP, sindroma metabolik, aterosklerosis, kardiovaskular.