326.Konversi Sputum Bta Pada Fase Intensif Tb

ABSTRAK  

Objektif : Untuk mengetahui konversi sputum BTA, dengan pemberian  OAT Generik dan OAT  KDT pada fase intensif  pengobatan TB paru  kategori I di RSUP H. Adam Malik Medan.  
Metode   : Penelitian ini merupakan Uji Klinis Acak Terkontrol, paralel,  tersamar tunggal
Hasil    : Dari 70 responden yang memenuhi kriteria, dibagi menjadi 2  kelompok, 35 orang  dengan OAT Generik dan 35 orang dengan  pengobatan OAT KDT selama 2 bulan. Tidak ada perbedaan bermakna dalam segi demografi responden: umur, jenis kelamin, pendidikan ,  pekerjaan (p>0.05). Tingkat kepositifan sputum juga tidak ada perbedaan  bermakna antar kedua kelompok(p>0.05), Keluhan utama terutama  dengan keluhan batuk berdahak.Perbaikan dari keluhan Utama responden  tidak ada perbedaan bermakna antara kedua kelompok. Satu reponden  mengalami keluhan mual, pening dan gatal-gatal pada kulit,dengan  pemakain KDT tetapi masih dapat ditoleransi sehingga tidak perlu menghentikan pengobatan. Foto toraks responden dengan lesi luas(46%)  pada kelompok KDT dan (57%) pada kelompok OAT Generik.Karakteristik  konversi BTA sputum pada minggu ke 4 antara kedua kelompok adalah  sama sejumlah 24 orang (69%). Tidak ada perbedaan bermakna antara  kedua kelompok.Di minggu ke 4 beberapa orang responden yang tidak  mengalami konversi, sebanyak 9 orang (26%) pada kelompok KDT dan 10  orang (29%) pada kelompok OAT Generik. Pada pemeriksaan BTA  sputum minggu ke 8, responden yang mengalami konversi sama pada  kedua kelompok sebanyak 31 orang  ( 87%), sedangkan responden yang  tidak ada dahak sebanyak 1 orang (3%) pada kedua kelompok. 9 orang   (26 %) responden pada kelompok KDT yang tidak mengalami konversi  BTA sputum pada minggu ke 4  mengalami konversi BTA sputum pada  minggu ke 8 sebanyak 6 orang (17%).Pada kelompok OAT generik yang  mengalami konversi sputum BTA pada minggu ke 8 ( minggu ke 4 belum  konversi) sebanyak 7 orang (20%).Sedangkan responden yang tidak   mengalami konversi BTA sputum sampai minggu ke 8,  masing- masing 3  orang (9%)  pada kedua kelompok . (p>0.05)  
Kesimpulan  :. Dari hasil penelitian yang dilakukan di RSUP. H.
Adam Malik Medan terhadap penggunaan OAT jenis KDT dan OAT  Generik pada pasien - pasien TB paru, tidak dijumpai perbedaan dalam  hal konversi sputum (p > 0.05).  

Kata Kunci :  OAT Generik, KDT, Konversi BTA Sputum.  
File Selengkapnya.....