336.Hubungan Kadar Adiponektin Dan Trigliserida Serum Dengan Volume Infark Dan Outcome Pada Pasien Stroke.

ABSTRAK  

Latar belakang : Stroke merupakan suatu abnormalitas fungsi otak akibat  terputusnya sirkulasi ke otak. Beberapa studi menyatakan adiponektin dan  trigliserida serum berhubungan dengan volume infark dan outcome pasca  stroke, sehingga berguna untuk memprediksi kerusakan otak dan  outcome  yang terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  hubungan kadar adiponektin dan trigliserida serum dengan volume infark  dan outcome pada pasien stroke iskemik akut.  

Metode : Penelitian ini merupakan studi observasional terhadap 32 pasien  stroke iskemik akut yang dirawat di Bangsal Neurologi FK-USU/RSUP.H.Adam Malik Medan periode Pebruari 2008 hingga Oktober  2008. Diagnosis stroke dilakukan dengan anamnesis, pemeriksaan klinis  dan neurologik serta neuroimejing. Pengambilan darah vena untuk  pemeriksaan kadar adiponektin dan trigliserida dilakukan dalam 72 jam  setelah pasien masuk rumah sakit. Pengukuran outcome dilakukan  dengan National Institute of Health Stroke Scale (NIHSS), Barthel Index  (BI) dan Modified Rankin Scale (mRS) pada hari pertama, ketujuh dan  keempat belas.  
Hasil : Subjek terdiri dari 17 laki-laki (53,1%) dan 15 perempuan (46,9%)  dengan rerata umur 62,16 tahun. Nilai rerata adiponektin dan trigliserida  masing-masing 6,07±11,51 μg/mL dan 120,53±46,93 mg/dL. Terdapat  korelasi negatif antara kadar adiponektin dengan : skor NIHSS hari  pertama (r=-0,407 p=0.021), hari ketujuh (r=-0,390 p=0,027), hari keempat  belas (r=-0,270 p=0,135) dan mRS hari pertama (r=-0,447 p=0,010), hari  ketujuh (r=-0,400 p=0,023), hari keempat belas (r=-0,393 p=0,026) ; serta  berkorelasi positif dengan skor  BI hari pertama (r=0.504 p=0,003), hari  ketujuh (r=0,467 p=0,007) dan hari keempat belas (r=0,452 p=0,009).  Terdapat korelasi negatif antara kadar trigliserida dengan : skor NIHSS  hari pertama (r=-0,137 p=0.455), hari ketujuh (r=-0,115 p=0,532), hari  keempat belas (r=-0,079 p=0,667) dan mRS hari pertama (r=-0,182  p=0,319), hari ketujuh (r=-0,127 p=0,488) dan hari keempat belas (r=-0,103 p=0,577); serta berkorelasi positif dengan skor  BI hari pertama  (r=0.504 p=0,003), hari ketujuh (r=0,467 p=0,007) dan hari keempat belas  (r=0,452 p=0,009). Volume infark berkorelasi negatif dengan kadar  adiponektin (r=-0,139 p=0,449) dan trigliserida (r=-0,340 p=0,057).
Kesimpulan : Peningkatan kadar adiponektin serum berhubungan  bermakna dengan penurunan skor NIHSS dan mRS; dan peningkatan  skor BI. Peningkatan kadar trigliserida serum berhubungan dengan :  penurunan skor NIHSS dan mRS; dan peningkatan skor BI, namun tidak  bermakna. Peningkatan kadar adiponektin dan trigliserida serum  berhubungan dengan penurunan volume infark, namun tidak signifikan.  

Kata Kunci : Adiponektin – Trigliserida - Stroke iskemik - Barthel  Index - Modified Rankin Scale - National Institute of Health Stroke  Scale.
File Selengkapnya.....