122. Penerapan Living Values Education Program (LVEP) Di Ra Tiara Chandra

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan LVEP di RA Tiara Chandra. Living Values Education Program (LVEP) adalah sebuah program pendidikan dengan memberikan arahan, bimbingan, dan pembiasaan kepada peserta  didik  tentang nilai-nilai  kehidupan,  sehingga peserta didik  akan  sadar betapa pentingnya berperilaku sesuai dengan nilai-nilai yang baik.
Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif.  Setting penelitian    di    RA  Tiara  Chandra  Yogyakarta.    Subjek penelitian   adalah RA Tiara Chandra dengan narasumber kepala sekolah, guru, peserta   didik,   dan   orang   tua.   Metode   pengumpulan data   menggunakan wawancara,  observasi,  dan  dokumentasi.  Teknik  analisis  data  menggunakan model interaktif Miles & Huberman yaitu pengumpulan data, pengembunan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan ketekunan pengamatan, dan triangulasi sumber serta metode.
Hasil   penelitian   menunjukkan   bahwa   alasan   RA   Tiara   Chandra menjadikan LVEP sebagai program unggulan karena dianggap sebagai upaya perbaikan kualitas pendidikan nilai dalam pendidikan Indonesia, sebagai panduan dalam mendidik anak-anak, dan sebagai upaya dalam pembentukan generasi muda yang  berkarakter  unggul,  berbudi  pekerti  luhur,  cerdas,  kreatif  dan berakhlaq mulia. Penerapan living values education program (LVEP) di RA Tiara Chandra melibatkan  seluruh  masyarakat  sekolah  meliputi  kepala  sekolah,  guru,  dan petugas sekolah seperti petugas keamanan dan kebersihan sekolah serta orang tua peserta didik yaitu menerapkan dan membiasakan nilai-nilai LVE pada kegiatan anak selama di sekolah dan di rumah. Penerapan LVEP dalam kegiatan intrakurikuler dilakukan saat kegiatan belajar mengajar di sekolah. Pada kegiatan ekstrakurikuler penerapan LVEP lebih ditekankan pada kegiatan melukis, menari, iqro, dan drum band. Pada lingkungan keluarga dilakukan dengan cara sekolah bekerjasama serta memberikan pelatihan kepada orangtua tentang pentingnya penerapan LVEP. Faktor pendukung adalah adanya dukungan positif dari pemerintah, sekolah,  guru, orangtua, siswa, dan  ketersediaan sarana prasarana sebagai faktor yang mendukung proses pembelajaran. Faktor penghambat adalah kebiasaan keluarga yang kurang konsisten dalam menerapkan LVEP di rumah, minimnya pengetahuan orang tua tentang LVEP, LVEP pada praktiknya membutuhkan waktu lama, lemahnya pengawasan aparat sekolah, dan belum ada sanksi tegas ketika siswa melakukan pelanggaran terhadap nilai yang diajarkan.

Kata kunci: penerapan, living values education program (LVEP) 
File Selengkapnya.....