73. Manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan perkembangan anak PAUD

ABSTRAK

Skripsi ini membahas manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan perkembangan anak PAUD di KB TK Islam Al Azhar 29  BSB  Semarang.  Kajiannya  dilatarbelakangi  oleh  pengelolaan sarana dan prasarana yang berfungsi sebagaimana mestinya untuk meningkatkan  perkembangan  anak  PAUD.  Studi  ini  dimaksudkan untuk permasalahan: (1) Bagaimana perencanaan sarana dan prasarana dalam meningkatkan perkembangan anak PAUD di KB TK Islam Al Azhar  29  BSB Semarang?  (2)  Bagaimana  pelaksanaan sarana  dan prasarana dalam meningkatkan perkembangan anak PAUD di KB TK Islam Al Azhar 29 BSB Semarang? (3) Bagaimana evaluasi sarana dan prasarana dalam meningkatkan perkembangan anak PAUD di KB TK  Islam  Al  Azhar  29  BSB  Semarang?  Permasalahan  tersebut
dibahas melalui studi lapangan yang dilaksanakan di KB TK Islam Al Azhar 29 BSB Semarang dijadikan sebagai sumber data untuk mendapatkan   potret   manajemen   sarana   dan   prasarana   dalam meningkatkan perkembangan anak PAUD. Datanya diperoleh dengan wawancara bebas, observasi, studi dokumentasi. Semua data dianalisis dengan fenomenologi dan analisis deskriptif menggunakan logika induksi, deduksi, dan refleksi.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh dari observasi, dokumentasi, dan wawancara. Semua data yang diperoleh dipilih dan dikelompokkan yang kemudian diuraikan dalam bentuk kata-kata untuk ditarik kesimpulan
Kajian  ini  menunjukkan  bahwa: (1)    sarana  dan  prasarana yang ada di KB TK Islam Al Azhar 29 BSB Semarang ada di program kerja  tahunan,  sarana  dan  prasarana  yang  dilakukan  oleh  sekolah
dengan   melihat   kebutuhan   barang   dan   anggaran   yang   ada. Perencanaan sarana dan prasarana dilakukan setiap akhir semester, perencanaan  sarana  dan  prasarana  berupa  pengajuan  ke  yayasan
berupa   pembaruan   atau  perbaikan.   (2)   pelaksanaan   sarana   dan prasarana di KB TK Islam Al Azhar 29 BSB Semarang meliputi: pengadaan,   inventarisasi,   penyimpanan,   penggunaan.   Pengadaan barang dilakukan sesuai dengan kebutuhan yang ada dan disesuaikan dengan dana anggaran yang ada. Inventarisasi dilakukan dengan mencatat barang-barang yang baru datang dengan memberi kode atau stiker  (pelabelan).  Penyimpanan  dilakukan  dengan  cara  membuat kode-kode dan ditempatkan sesuai dengan tempat dan kegunaannya. Sedangkan penggunaan sarana dan prasarana digunakan sesuai kebutuhan dan kegunaan dari masing-masing barang. (3) evaluasi manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan perkembangan anak PAUD di KB TK Islam Al Azhar 29 BSB Semarang dilakukan dengan mengevaluasi kekurangan sarana dan prasarana yang telah digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Kemudian waka sarpras menindak  lanjuti  jika  ditemukan  barang-barang  yang  rusak  ringan akan  segera  diperbaiki  namun  apabila  ada  terjadi  kerusakan  berat maka barang akan dihapuskan dan jika ditemukan barang yang sekiranya rusak di kelas Ibu guru mengecek kondisinya dilaporkan ke PJ (Penanggungjawab) masing-masing PJ menuliskan form pengajuan pengadaan/perbaikan ke Kepala Sekolah dan baru diajukan ke yayasan untuk ditindak lanjuti.