Abstraksi
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memberikan wacana atas penggunaan metode perhitungan zakat perusahaan terutama pada perusahaan dagang dengan membandingkan aplikasi perhitungan zakat pada perusahaan dagang lisha mart dengan hasil simulasi perhitungan zakat dengan menggunakan berbagai jenis metode yang dapat digunakan dalam perhitungan zakat perusahaan. Pendekatan yang penulis lakukan adalah pendekatan deskriptif dengan menganalisis data hasil penelitian berupa kebijakan akuntansi perusahaan dagang lisha mart untuk menentukan metode yang paling tepat untuk diaplikasikan dengan mempelajari neraca dan laba rugi sebagai dasar perhitungan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi suatu kekeliruan dalam perhitungan zakat perusahaan. Zakat dihitung tidak berdasarkan pada konsep akuntansi dan konsep fiqih zakat perusahaan zakat hanya dianggap sebagai bagaian dari laba pemilik sehingga tidak dibuat suatu pencatatan atas pengeluaran zakat ini. Konsep akuntansi yang jelas sangat diperlukan dalam penilaian akun-akun objek perhitungan zakat dalam suatu perusahaan untuk menentukan nishab zakat dari jenis harta kekayaan yang dikategorikan kena zakat. Dengan konsep akuntansi yang jelas dalam penilaian dan perhitungan zakat akan diketahui bagaimana kemampuan zakat suatu perusahaan.