58. Pengaruh Lama Fermentasi Terhadap Kadar Serat Kasar Dan Aktivitas Antioksidan Tempe Beberapa Varietas Kedelai (Glycine Sp.)

ABSTRAK

Indonesia merupakan negara produsen tempe terbesar di dunia dan menjadi pasar kedelai terbesar di Asia. Tempe memiliki efek antioksidan, antibakteri, antikanker, antihaemolitik, antialergi dan antiinfeksi, selain itu serat dalam tempe berperan dalam menurunkan kolesterol darah. Tempe digolongkan sebagai pangan fungsional dan direkomendasikan sebagai food for the future karena kandungan antioksidannya.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama fermentasi terhadap kadar serat kasar dan aktivitas antioksidan tempe beberapa varietes kedelai. Serta memilih tempe yang memiliki kadar serat kasar dan aktivitas antioksidan tertinggi. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap pola faktorial yang terdiri dari dua faktor dan diulang sebanyak dua kali.

Hasil penelitian menunjukan bahwa lama fermentasi berpengaruh terhadap kadar serat kasar dan aktivitas antioksidan tempe beberapa varietas kedelai. Semakin lama waktu fermentasi semakin tinggi kadar serat dan aktivitas antioksidan tempe beberapa varietas kedelai.
File Selengkapnya.....