ABSTRAK
Pendidikan Agama Islam merupakan salah satu faktor penunjang dalam
pendidikan moral. Orang yang bermoral adalah orang yang memiliki sikap
batin yang baik dan melakukan perbuatan-perbuatan yang baik pula. Sikap
batin itu sering kali juga disebut hati. Orang yang baik memiliki hati
yang baik. Akan tetapi sikap batin yang baik baru dapat dilihat oleh
orang lain setelah terwujud dalam perbuatan lahiriyah yang baik pula.
Selain itu itu pendidikan Islam merupakan salah satu faktor yang
membentuk kepribadian yang luhur bagi anggota pramuka. Selain membentuk
kepribadian yang luhur, pendidikan agama Islam juga bertujuan menanamkan
keimanan pada diri anggota pramuka yang tercermin dalam akhlak mereka
sehari-hari.
Untuk mengetahui implementasi pendidikan Agama Islam dalam pembinaan
akhlak anggota pramuka dilakukan penelitian yang bertujuan untuk
mengetahui keadaan moralitas anggota pramuka, bagaimana implementasi
Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan moral mereka, faktor apa saja
yang mempengaruhi dalam pendidikan moral. Setelah penelitian ini
dilaksanakan, diharapkan menjadi salah satu gambaran bagi pendidik agam
Islam dalam meningkatkan metode pembelajarannya.
Dalam merealisasikan tujuan tersebut diatas, maka digunakan dua
pendekatan yaitu pendekatan teoritis yaitu dengan melakukan studi
kepustakaan yang ada kaitannya dengan judul skripsi dengan menggunakan
metode deduktif dan induktif. Dan pendekatan empiris yang bertujuan
untuk mengetahui secara langsung gambaran obyek penelitian yang
dilakukan dengan mencari, mengamati, dan mengolah data yang diperoleh
dari hasil penelitian.
Penelitian ini dilakukan di pramuka UIN Malang. Metode pengumpulan data
yang digunakan adalah observasi, wawancara, angket dan dokumentasi,
sedangkan metode analisisnya menggunakan analisis deskriptif kuantitatif
dengan menggunakan prosentase sebagai berikut : P = F/N x 100%
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam
berpengaruh dalam pembentukan moralitas anggota pramuka. Pendidikan yang
efektif dilakukan adalah dengan membentuk lingkungan yang agamis
sehingga dapat berpengaruh langsung dengan aktifitas mereka. Sedangkan
lingkunagn yang kurang mendukung dalam pembentukan moral mereka adalah
adat istiadat pergaulan serta kemajuan teknologi yang tidak diimbangi
dengan kedalaman spiritual dan kematangan jiwa.
Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan agar dilakukan
penelitian lebih lanjut mengenai pendidik dalam memberikan pendidikan,
pengaruh kemajuan teknologi yang secara tidak langsung memberikan dampak
pada perilaku seseorang. Dalam pendidikan moral perlu diperhatikan
latar belakang yang timbul dari masing-masing individu.