ABSTRAK
Implementasi pendidikan agama Islam di tengah kemajuan dan berkembangnya
ilmu pengetahuan teknologi yang semakin kurang bahkan tidak mendukung
proses optimalisasi pendidikan agama Islam di kebanyakan pendidikan
umum.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat membuat
para generasi penerus bangsa lebih menikmati hasil dari kecanggihan
teknologi yang berbentuk ponsel/handphone, play station, media player
3-5 (MP 3-5), internet dan perangkat sejenisnya. Maka dari latar
belakang ini, rumusan masalah tersusun sebagai berikut: a. Bagaimana
implementasi pendidikan agama Islam di fullday school SMA Negeri 5
Malang. b. Apa saja faktor-faktor pendukung dan penghambat implementasi
pendidikan agama Islam di fullday school SMA Negeri 5 Malang.
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan
implementasi pendidikan agama Islam di fullday school SMA Negeri 5
Malang. Penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah termasuk
penelitian deskriptif kualitatif. Dan dalam menyimpulkan data, penulis
menggunakan metode observasi, interview dan dokumentasi. Sedangkan untuk
analisisnya, penulis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif
yaitu berupa penggambaran dengan kata-kata atau kalimat yang
dipisah-pisahkan menurut kategori data penelitian guna mendapatkan suatu
kesimpulan.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan, bahwa implementasi pendidikan
agama Islam di fullday school SMA Negeri 5 Malang adalah melalui mata
pelajaran pendidikan agama Islam, mengaji sebelum pelajaran pagi
dimulai, shalat sunnah dhuha berjamaah dan efektifnya program kerja dari
kegiatan ekstrakurikuler Badan Dakwah Islam (BDI). Untuk faktor-faktor
pendukung implementasi pendidikan agama Islam di fullday school SMA
Negeri 5 Malang adalah sebagai berikut: a. Mushola. b. Guru pendidikan
agama Islam yang berkualitas. c. Lingkungan yang Agamis. d. Kepala
Sekolah Yang Berjiwa Agamis. e. Ekstrakurikuler keagamaan yang maju. f.
Banyaknya siswa yang mempunyai wawasan agama yang mendalam. Sedangkan
faktor-faktor penghambat implementasi pendidikan agama Islam yang paling
berpengaruh adalah minimnya durasi waktu mata pelajaran pendidikan
agama Islam, kawasan bebas internet dan siswa yang meremehkan atau
menomorduakan mata pelajaran pendidikan agama Islam.