ABSTRAK
Meneliti guru sebagai salah seorang pelaksana pendidikan di sekolah atau
madrasah sangat diperlukan. Tidak jarang ditemukan guru yang kurang
memiliki gairah dalam melakukan tugasnya, yang berakibat kurang
berhasilnya tujuan yang ingin dicapai. Hal itu disebabkan oleh berbagai
faktor, salah satunya adalah kurangnya motivasi guru dalam bekerja.
Motivasi dapat dipandang sebagai energi dalam diri seseorang yang
ditandai oleh munculnya feeling dan didahului dengan tanggapan terhadap
adanya tujuan. dan sebagai Kepala Sekolah yang salah satu fungsinya
sebagai motivator haruslah mampu meningkatkan motivasi kerja bawahannya.
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh seorang pemimpin. Cara itu
mencerminkan gaya atau tipe kepemimpinan yang dijalankan.
Penelitian ini dilakukan di MAN Malang II Batu. Yang bertujuan untuk
mengetahui pengaruh antara gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap
motivasi kerja guru di MAN Malang II Batu.
Adapun variabel dalam penelitian ini yaitu gaya kepemimpinan kepala
sekolah sebagai variabel bebas (X) yang mencakup gaya Otoriter,
Laissez-faire dan Demokratis seperti yang dikembangkan oleh Ralph White
dan Ronald Lippitt sedangkan motivasi kerja guru sebagai variable
terikat (Y). Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah semua guru
MAN Malang II Batu yaitu berjumlah 54 orang. Penelitian ini merupakan
penelitian populasi dimana semua populasi yang ada dijadikan sampel
karena jumlahnya kurang dari 100. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui apakah ada pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap
motivasi kerja guru di MAN Malang II Batu.
Untuk membuktikan hipotesis dalam penelitian ini metode mengumpulan data
yang digunakan adalah tehnik angket, interview, observasi dan dokumen.
Uji validitas menggunakan tehnik korelasi product moment dari Pearson.
Sedangkan uji relibialitas mengunakan tehnik Alpha dengan bantuan SPSS V
10. Selanjutnya untuk mengetahui hasil data yang dikumpulkan dilakukan
perhitungan dengan menggunakan tehnik regresi linier berganda.
Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan tehnik regresi linier
berganda bahwa sumbangan efektif penelitian sebesar (0.728 x 100% = 72,8
%) yang artinya 72,8 % motivasi kerja guru dipengaruhi oleh gaya
kepemimpinan kepala sekolah sedangkan sisanya yaitu 27,2% dipengaruhi
oleh factor lain diluar pembahasan dari penelitian ini. Dan berdasarkan
data yang terkumpul dan analisis didapatkan hasil yang signifikan
(44.662 dengan signifikansi sebesar 0.000 < 0.05) artinya semakin
tinggi gaya kepemimpinan maka motivasi kerja semakin baik.