284.Kadar C-Reactive Protein Pada Penderita

ABSTRAK  

Untuk mengetahui kadar CRP dengan derajat keparahan PPOK Eksaserbasi.  
Metode: Penelitian potong lintang dilakukan terhadap 40 penderita PPOK Eksaserbasi yang  rawat inap dan kontrol kepoliklinik Divisi Pulmonologi dan Alergi Imunologi RSUP H  Adam Malik dan RSUD Dr Pirngadi Medan dari bulan Maret hingga Juni 2008.  
Dilakukan anamnesis, pemeriksaan fisik, rontgen dada, spirometri dan pemeriksaan  kadar CRP serum. Penilaian dengan menggunakan Uji Korelasi Spearman dan Uji  Anova.  
Hasil: Terdapat korelasi positif antara kadar CRP dengan derajat keparahan PPOK  Eksaserbasi dengan koefisien korelasi (r) 0,490 (p=0,001).  
Kesimpulan: Kadar CRP serum berkorelasi positif dengan derajat keparahan PPOK Eksaserbasi.  
Latar Belakang: Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) merupakan penyakit low grade systemic  inflammation. Inflamasi lokal saluran nafas berhubungan dengan beban inflamasi  sistemik. CRP sebagai protein fase akut inflamasi sistemik diduga berhubungan  dengan derajat keparahan PPOK.

Kata Kunci : PPOK, Derajat keparahan, C-reactive Protein, CRP.