338.Hubungan Nilai Ankle Brachial Indexs (Abi)

ABSTRAK  

Latar belakang : Peripheral Arterial Disease (PAD) merupakan salah satu bentuk yang  paling sering dari Peripheral Vascular Disease (PVD) yang merupakan  suatu penyakit aterosklerotik oklusif pada arteri yang menyuplai  ekstremitas bawah. PAD merupakan salah satu faktor resiko terjadinya penyakit kardiovaskuler dan serebrovaskuler. Pasien PVD dapat  menunjukkan adanya defisit neurofisiologi dan adanya disfungsi otak  ringan yang terkait dengan vaskularisasi. Penelitian ini bertujuan  mengetahui hubungan nilai ABI dengan gangguan fungsi kognitif.
ekslusi dengan 21 orang pria dan 14 orang wanita. Nilai rerata ABI 0,79 ±  0,09, nilai rerata CDT 4,60 ± 2,26 dan nilai rerata MMSE 22,06 ± 4,66.   Hubungan antara nilai ABI dengan nilai CDT diuji dengan menggunakan  uji statistik korelasi Spearman’s didapatkan hasil p = 0,0001, dengan          r = - 0,727, maka disimpulkan ada hubungan korelasi yang terbalik antara  nilai ABI dengan nilai CDT. Sedangkan hubungan nilai ABI dengan nilai  MMSE setelah dilakukan uji statistik korelasi didapatkan hasil p = 0,0001,  dengan r = 0,926 ada korelasi   yang positif  antara nilai ABI dengan nilai  MMSE. Kesimpulan :  Terdapat  hubungan korelasi yang terbalik antara nilai ABI dengan nilai i  CDT. Sedangkan hubungan berkorelasi   yang positif  antara nilai ABI  dengan nilai MMSE  

Kata kunci : Peripheral arterial disease, nilai Ankle Brachial Index, Ganguan fungsi  kognitif