ABSTRAK
Pendidikan merupakan masalah penting yang memperoleh prioritas utama
sejak awal kehidupan manusia. Bahkan Rasulullah Saw sendiri telah
mengisyaratkan bahwa proses belajar bagi setiap manusia adalah sejak ia
masih dalam kandungan ibunya, sampai ia sudah mendekati liang kuburnya.
Sebagai agama yang mengutamakan pendidikan, maka sepanjang kurun
kehidupan umat Islam hingga kini, telah muncul banyak ahli pendidikan
yang menyumbangkan buah pikirannya dalam bidang pendidikan. Dan pada
umumnya sepakat menyatakan bahwa dari semua unsur pendidikan yang ada,
guru dan murid menempati unsur yang utama dan taratas dari yang lain.
Penelitian ini memiliki rumusan masalah dan ruang lingkup yang akan
membahas mengenai bagaimana profil guru dan murid dalam perspektif
Al-Ghazali, sehingga bertujuan untuk mengetahui pandangan Al-Ghazali,
tentang profil guru dan profil murid tersebut, serta dapat pula
dijadikan rujukan bagi para guru maupun anak didik di masa sekarang ini.
Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dan lebih spesifiknya
adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan
metode pendekatan historis dan filosofis serta content analisys sebagai
pisau analisisnya, kemudian hasil dari penelitian ini disajikan dalam
bentuk deskriptif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; Al-Ghazali memiliki kontribusi
yang besar dalam rangka membangun profil guru dan murid yang baik dan
sesuai dengan syari’at Islam. Hal ini terlihat dari Bagaimana Imam
al-Ghazali memberikan pengertian, syarat, tugas dan kewajiban serta adab
yang sejalan dengan tuntutan atau ajaran agama Islam, baik bagi guru
maupun murid. Sehingga secara operasional, konsepnya dapat diaplikasikan
dan dijadikan alternatif acuan bagi seorang guru maupun murid di masa
sekarang, khususnya dalam ruang lingkup pendidikan Islam itu sendiri,
namun harus tetap menggunakan bentuk pendekatan baru serta diperlukan
penyempurnaan yang searah dengan perkembangan dan kemajuan zaman.