Isikan Kata Kunci Untuk Memudahkan Pencarian

102. Mekanisme Dan Trouble Shooting Sistem Differensial Pada Toyota Kijang 5k


ABSTRAK

Perkembangan teknologi pada bidang otomotif khususnya pada mobil sangat pesat. Hal ini mendorong manusia untuk selalu belajar guna mengetahui lebih mendalam tentang sistem pemindah daya (power train) dan berdasarkan dari permasalahan yang diangkat dalam penulisan Proyek Akhir ini adalah ingin mengetahui konstruksi, mekanisme kerja, cara mengatasi gangguan dan cara memelihara differensial pada Toyota Kijang 5K.

Komponen-komponen utama differensial pada Toyota Kijang adalah : Roda gigi pinion (drive pinion), poros pinion (pinion shaft), roda gigi sisi (side gear), differensial (gigi pinion), roda gigi cincin (ring gear) dan differensial carrier, bantalan-bantalan, mur penyetel bantalan, perapat oli (oil seal) dan poros-poros roda belakang.

Cara kerja dari differensial pada Toyota Kijang adalah putaran poros engkol dari mesin melalui transmisi oleh propeller shaft diperkecil sesuai dengan tenaga yang diteruskan drive pinion ke ring gear, sebaliknya momennya bertambah dan arah transmisi berubah tegak lurus terhadap arah asalnya.

Dua buah gigi pinion (differensial pinion) dan dua buah roda gigi sisi (side gear) diletakkan dalam differensial case menjadi satu dengan ring gear, sehingga bila differensial case berputar, differensial pinion yang terikat pada differensial case melalui differensial poros pinion (pinion shaft) ikut berputar menyebabkan roda gigi sisi (side gear) juga berputar.

Proses kerja differensial dapat terganggu jika terdapat gangguan operasional pada komponen-komponen differensial. Hal ini dapat diidentifikasi pemeriksaan kerusakan yang terjadi. Gangguan yang sering terjadi pada differensial biasanya disebabkan oleh komponen-komponen yang telah mengalami kerusakan antara lain : ring gear, drive pinion, side gear, pinion gear dan pinion shaft ring gear.

Differensial dapat berfungsi dengan baik apabila komponen-komponennya tidak mengalami kerusakan dan jangan sampai terlambat dalam pemberian/penggantian minyak pelumas pada gardan, sebab hal tersebut dapat mengakibatkan singgungan gigi yang keras dan akibatnya gigi akan aus serta posisi drive pinion dan ring gear akan berubah dan berilah minyak pelumas sesuai dengan konstruksi gigi-gigi dan jenis differensial.
File Selengkapnya.....

Teman KoleksiSkripsi.com

Label

Administrasi Administrasi Negara Administrasi Niaga-Bisnis Administrasi Publik Agama Islam Akhwal Syahsiah Akuntansi Akuntansi-Auditing-Pasar Modal-Keuangan Bahasa Arab Bahasa dan Sastra Inggris Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Bimbingan Konseling Bimbingan Penyuluhan Islam Biologi Dakwah Ekonomi Ekonomi Akuntansi Ekonomi Dan Studi pembangunan Ekonomi Manajemen Farmasi Filsafat Fisika Fisipol Free Download Skripsi Hukum Hukum Perdata Hukum Pidana Hukum Tata Negara Ilmu Hukum Ilmu Komputer Ilmu Komunikasi IPS Kebidanan Kedokteran Kedokteran - Ilmu Keperawatan - Farmasi - Kesehatan – Gigi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Keperawatan Keperawatan dan Kesehatan Kesehatan Masyarakat Kimia Komputer Akuntansi Manajemen SDM Matematika MIPA Muamalah Olahraga Pendidikan Agama Isalam (PAI) Pendidikan Bahasa Arab Pendidikan Bahasa Indonesia Pendidikan Bahasa Inggris Pendidikan Biologi Pendidikan Ekonomi Pendidikan Fisika Pendidikan Geografi Pendidikan Kimia Pendidikan Matematika Pendidikan Olah Raga Pengembangan Masyarakat Pengembangan SDM Perbandingan Agama Perbandingan Hukum Perhotelan Perpajakan Perpustakaan Pertambangan Pertanian Peternakan PGMI PGSD PPKn Psikologi PTK PTK - Pendidikan Agama Islam Sastra dan Kebudayaan Sejarah Sejarah Islam Sistem Informasi Skripsi Lainnya Sosiologi Statistika Syari'ah Tafsir Hadist Tarbiyah Tata Boga Tata Busana Teknik Arsitektur Teknik Elektro Teknik Industri Teknik Industri-mesin-elektro-Sipil-Arsitektur Teknik Informatika Teknik Komputer Teknik Lingkungan Teknik Mesin Teknik Sipil Teknologi informasi-ilmu komputer-Sistem Informasi Tesis Farmasi Tesis Kedokteran Tips Skripsi