Isikan Kata Kunci Untuk Memudahkan Pencarian

Memuat...

Perpustakaan Skripsi Online

Perpustakaan Skripsi Online


Perkembangan pendidikan secara nasional di era reformasi, yang sering disebut-sebut oleh para pakar pendidikan maupun oleh para birokrasi di bidang pendidikan sebagai sebuah harapan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di negeri ini dengan berbagai strategi inovasi, ternyata sampai saat ini masih belum menjadi harapan. Bahkan hampir dikatakan bukan kemajuan yang diperoleh.

Kalimat tersebut mungkin sangat radikal untuk diungkapkan, tapi inilah kenyataan yang terjadi dilapangan, sebagai sebuah ungkapan dari seorang Dosen yang mengkhawatirkan perkembangan pendidikan dewasa ini.

Seperti yang kita ketahui bahwa karya ilmiah, baik yang berupa skripsi, thesis, jurnal, penelitian, dan lainnya kini hanya menumpuk diperpustakaan dan dalam rak-rak buku kampus-kampus. Banyak juga karya ilmiah dari hasil mahasiswa yang sudah lulus menjadi tidak berguna karena hanya disimpan sebagai "kenang-kenangan". Padahal kalau karya tersebut terpublikasikan, besar peluangnya untuk menjadi sumber inspirasi dan media pengembangan bagi masyarakat yang haus dan peduli terhadap ilmu pengetahuan.

Berkembangnya ilmu pengetahuan tak luput dari semua pihak baik pemerintah, guru, dosen, mahasiswa dan seluruh komponen masyarakat mempunyai peranan yang besar, karena semakin kita tak peduli dengan itu, maka dampak yang ditimbulkannya dapat kita rasakan sekarang, budaya konsumerisme bangsa, meningkatnya pengangguran dan kriminalitas, selanjutnya bangsa ini akan tergilas oleh arus globalisasi yang sedemikian kompleks.

Hadirnya media online ini diharapkan dapat membantu teman-teman dalam menyusun karya ilmiah. Walaupun kami sadar terjadinya pro kontra tentang media online seperti ini karena berkaitan dengan karya akademik. Hal ini dikhawatirkan terjadinya plagiat. Plagiat adalah pendapat karya atau hasil penelitian orang lain yang diakui sebagai pendapat, karya, atau hasil penelitian sendiri. Bentuk-bentuk yang dikategorikan kegiatan plagiat adalah:
1. Mengutip pendapat orang lain tanpa menyebut sumbernya.
2. Menjiplak seluruhnya atau sebagian hasil karya orang lain, seperti makalah, skripsi, tesis, disertasi.

Untuk menghindari hal tersebut, kami sediakan forum diskusi bagi member untuk membahas karya ilmiah yang sedang dibuat.

KoleksiSkripsi.com adalah situs perpustakaan skripsi online. Kami berharap dengan adanya situs ini dapat bermanfaat dan dapat membantu dalam menyelesaikan karya ilmiah Anda. Suatu usaha tak akan menjadi sia-sia kalau kita mulai dengan niat baik dan sungguh-sungguh dalam menjalankannya, kami akan selalu terbuka jika ada saran kritik yang membangun dari anda.

Salam sukses, www.KoleksiSkripsi.com

5. Analisis Kinerja Pegawai Balai Pengelolaan Sumber Daya Air Serayu Citanduy Dilihat Dari Sisi Tingkat Kedisiplinan, Motivasi Dan Kemampuan Kerja Pegawai

ABSTRAKSI

Rendahnya kinerja pegawai yang ada di Balai PSDA Serayu Citanduy telah
mendorong penulis untuk melakukan penelitian, yang berjudul Analisis Kinerja
Pegawai Balai Pengelolaan Sumber Daya Air Serayu Citanduy Dilihat Dari Sisi
Tingkat Kedisiplinan, Motivasi dan Kemampuan Kerja Pegawai. Permasalahan
utama dalam penelitian ini adalah rendahnya tingkat kedisiplinan, motivasi dan
kemampuan kerja pegawai.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh masing-masing variabel bebas
kedisiplinan, motivasi dan kemampuan kerja terhadap kinerja pegawai. Data dalam
penelitian ini dikumpulkan dengan metode observasi berdasarkan keadaan di
lapangan serta wawancara dengan responden. Alat analisa yang digunakan dalam
penelitian ini adalah analisa Kendall’s Tau Correlation dengan menggunakan
program SPSS versi 13.0
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif dan
signifikan antara variabel bebas tingkat kedisiplinan, motivasi dan kemampuan kerja
pegawai terhadap variabel terikat kinerja pegawai. Besarnya hubungan masingmasing
variabel adalah sebagai berikut : disiplin kerja 0,681, motivasi 0,724 dan
kemampuan kerja pegawai 0,758. Besaran tingkat signifikansi hubungan antara ketiga
variabel bebas secara bersama-sama terhadap variabel terikat kinerja pegawai adalah
47,6%.
Rekomendasi dari penelitian ini adalah (i) pembaharuan standar kerja, (ii)
peningkatan waskat serta pemberian sanksi bagi pegawai yang melanggar disiplin,
(iii) peningkatan dorongan moral oleh pimpinan kepada pegawai, (iv) pemberian
penghargaan (insentif) yang sesuai dengan volume pekerjaan pegawai,
(v) peningkatan pemahaman pegawai terhadap tugas dan tanggung jawab dengan
jalan membangun suatu komunikasi yang intensif antara atasan dengan bawahan (vi)
dilakukan penelitian sejenis dengan variabel bebas di luar variabel disiplin, motivasi
dan kemampuan..

Kata kunci : Kinerja pegawai, disiplin, motivasi dan kemampuan kerja.
File Selengkapnya.....

7. Perencanaan Pembangunan Di Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi

ABSTRAKSI

Studi Partisipasi Masyarakat dalam Perencanaan Pembangunan
Di Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi
Kata kunci: Partisipasi masyarakat, Perencanaan Pembangunan, Ciri-ciri
perencanaan Partisipatif.
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan dan menganalisis
proses perencanaan pembangunan di Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi;
2) mendeskripsikan dan menganalisis partisipasi masyarakat dalam perencanaan
pembangunan di Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukan\bumi.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tujuan utama
mendeskripsikan atau melukiskan secara terperinci dan mendalam mengenai
partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan di Kecamatan Cibadak
Kabupaten Sukabumi . Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini
menggunakan wawancara semi terstruktur dan observasi. Analisis data dalam
penelitian ini menggunakan interactive model analysis dari Miles dan Huberman
yang meliputi tahap Reduksi data, penyajian data dan verifikasi data atau
penarikan simpulan.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa:
1. Proses perencanaan pembangunan belum dilaksanakan dengan baik di
Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi, dimana: a) beberapa tahapan
proses perencanaan pembangunan di masing-masing desa belum
dilaksanakan, diantaranya tahapan persiapan dan tahapan pembahasan
kegiatan/penetapan prioritas kegiatan yang akan disampaikan ke tingkat
musrenbang Kecamatan, seperti Kelurahan Cibadak, Desa Pamuruyan,
Desa Sukasirna, dan Desa Warnajati; b) Di tingkat Musrenbang
Kecamatan beberapa tahapan proses perencanaan pembangunan belum
dilaksanakan, terutama pada tahapan dimana masyarakat belum dilibatkan
memutuskan prioritas kegiatan yang akan diajukan ke tingkat Kabupaten.
2. Partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan di Kecamatan
Cibadak Kabupaten Sukabumi masih rendah.
Untuk itu perlu penyempurnaam tahapan pelaksanaan perencanaan
partisipatif, mengoptimalkan kegiatan identifikasi masalah dan kebutuhan
masyarakat, dan perlu peningkatan pemahaman perangkat desa/kecamatan, unsur
pembangunan dan unsur masyarakat mengenai perencanaan pembangunan.
File Selengkapnya.....

10. Studi Pengaruh Penggunaan Sistem Informasi Terhadap Kinerja Karyawan Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro Semarang

ABSTRAKSI

Studi kualitatif berjudul ’Studi Pengaruh Penggunaan Sistem Informasi
Terhadap Kinerja Karyawan Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro Semarang’,
bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan sistem informasi
terhadap kinerja karyawan Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro, untuk
mengetahui sejauh mana kinerja karyawan Fakultas Ekonomi UNDIP sebelum dan
sesudah penggunaan sistem informasi, serta bagaimana pelayanan yang diharapkan user.
Penelitian dilakukan dengan melakukan survei terhadap penggunaan sistem
informasi akademik yang berbasis internet (SIMAWEB) dan pengaruhnya terhadap
kinerja karyawan dengan metode observasi maupun wawancara secara mendalam
untuk memperoleh informasi sebanyak-banyaknya dari semua responden/informan.
Jumlah informan adalah 17 orang terbagi dalam kelompok manajemen fakultas,
dosen, staf administrasi/karyawan dan mahasiswa yang memiliki pengalaman di
bidang tugasnya masing-masing, mengetahui secara mendalam dan banyak berperan
dalam proses penggunaan sistem informasi.
Berdasarkan hasil penelitian, memperlihatkan bahwa dengan penggunaan
sistem informasi/Simaweb di Fakultas Ekonomi yang merupakan salah satu fasilitas
guna kelancaran kegiatan proses belajar mengajar, terbukti memberikan kemudahan,
banyak keuntungan dan manfaatnya yang sangat menunjang tugas-tugas karyawan
dalam melayani dosen, mahasiswa dan pihak luar yang membutuhkan. Hal tersebut
berarti mempunyai segi positif bagi semua pihak sehingga berpengaruh terhadap
kinerja karyawa dan dapat memberikan kualitas pelayanan kepada dosen, mahasiswa
dan pihak luar yang membutuhkan.

Kata kunci : Sistem informasi, kinerja karyawan, kualitas pelayanan
File Selengkapnya.....

11. Analisis Hubungan Manajemen Pelayanan pada Dinas Kelautan dan Perikanan dengan Kepuasan Nelayan Kabupaten Bengkulu Selatan

ABSTRAKS  

Penelitian ini bermaksud untuk menjawab pertanyaan bagaimana pelaksanaan  Manajemen  Layanan  dalam  pemberian  fasilitas  sarana/prasarana  tangkap  yang  dilakukan  oleh  Dinas  Kelautan  dan  Perikanan  Kabupaten  Bengkulu  Selatan,  bagaimana tingkat kepuasan  nelayan dan  adakah hubungan Manajemen Pelayanan  dengan Kepuasan Nelayan Kabupaten Bengkulu Selatan
Manajemen Pelayanan dikaji  dari  tiga dimensi  manajemen,  yaitu:  dimensi
perencanaan  pelayanan,  dimensi  pelaksanaan  pelayanan,  dimensi  pengawasan  pelayanan.  Kepuasan nelayan diukur dengan pendekatan enam dimensi kepuasan dan  untuk  mengetahui  hubungan  Manajemen  Pelayanan  dengan  Kepuasan  Nelayan  dilakukan dengan menghitung koefisien korelasi.
Berdasarkan analisis frekuensi, manajemen pelayanan  pada Dinas Kelautan dan
Perikanan, secara simultan kecenderungan kualitasnya  adalah jelek (55,9 %)  hingga  sedang (41,7 %).  Dimensi perencanaan dan pengawasan termasuk kategori  sedang  tetapi pada dimensi pelaksanaan  pelayanannya masih jelek.
Dari  enam  dimensi  kepuasan  terdapat  tiga  dimensi  kepuasan  yang  tingkat
kepuasannya masih jelek.  Ketiga dimensi kepuasan dimaksud adalah dimensi akses,  dimensi  sikap dan  dimensi  kemampuan.  Indikator  ketiga  dimensi  yang  tingkat  kepuasannya dirasakan nelayan masih rendah adalah keadilan dalam mendapatkan  layanan,  kesopanan pelayanan dan kecakapan petugas layanan.
Berdasarkan analisis koefisien korelasi antara manajemen pelayanan baik secara
parsial maupun secara keseluruhan dengan kepuasan konsumen temyata mempunyai  hubungan  yang  signifikan.  Koefisien  korelasi  dimensi  perencanaan  pelayanan  sebesar  0,630,  koefisien  korelasi  dimensi  pelaksanaan  pelayanan  sebesar  0,716  koefisien  korelasi  dimensi  pengawasan  pelayanan  sebesar  0,860  dan  koefisisen  korelasi  secara simultan antara manajemen pelayanan dengan  kepuasan nelayanan  sebesar 0,830.

12. Analisis Kualitas Pelayanan Bagi Peserta Asuransi Kesehatan Masyarakat Miskin (Askeskin)Di Puskesmas Candilama Semarang

ABSTRAKSI

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan dan menilai
tingkat kepuasan pelanggan pada Puskesmas Candilama Semarang untuk
mengetahui aspek-aspek yang perlu dipertahankan dan aspek-aspek yang menjadi
prioritas untuk diperbaiki.
Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling.
Kuesioner disebar kepada 150 orang responden. Teknik analisis data yang
digunakan adalah deskripsi kuantitatif-kualitatif.
Temuan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan kualitas
kinerja pelayanan Puskesmas Candilama Semarang kepada peserta Askeskin
dapat dikategorikan baik. Akan tetapi, beberapa aspek masih harus diperbaiki,
walaupun beberapa aspek lainnya sudah memperlihatkan kinerja yang bagus.
Beberapa aspek yang kinerjanya sudah bagus antara lain : kejelasan alur
dalam prosedur pelayanan, kesederhanaan mengenai prosedur pelayanan,
kepastian mengenai identitas dan tanggung jawab petugas pelayanan, kejujuran
petugas dalam memberikan pelayanan, kemampuan intelektual petugas,
kesopanan dan keramahan petugas pelayanan, penghormatan dan penghargaan
antara petugas dengan masyarakat, kejelasan rincian biaya pelayanan, dan
kejelasan jadwal pelayanan.
Kemudian beberapa aspek lainnya yang masih harus diperbaiki kinerjanya
antara lain : kemudahan untuk menemui/menghubungi petugas pelayanan,
kepastian tanggung jawab petugas pelayanan, kehandalan jadwal pelayanan,
kebersihan dan kerapian lingkungan tempat pelayanan, ketersediaan fasilitas
pendukung pelayanan, kemutahiran dan kelengkapan sarana dan prasarana,
keamanan lingkungan tempat pelayanan, keamanan sarana dan prasarana
pelayanan yang digunakan dan keamanan terhadap resiko-resiko yang diakibatkan
dari pelaksanaan pelayanan.
File Selengkapnya.....

13. Evaluasi Penyelenggaran Pendidikan dan Latihan Luar Negeri (Proses Rekruitmen) di TNI AL

ABSTRAK  

 Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebaga i alat negera dituntut harus mampu  menghadapi berbagai bentuk ancaman terhadap keutuhan wilayah negara kasatuan  Republik Indonesia. Untuk itu diperlukan personel TNI yang memiliki profesionalisme  tinggi agar dapat melaksanakan tugas-tugas TNI sesuai dengan perannya.
 Salah satu upaya membina profesionalisme personel TNI adalah melalui  pendidikan dan latihan (Diklat) di luar negeri. Hal ini dilakukan untuk medapatkan  bahan perbandingan, menambah/memperdalam pengetahuan, keahlian dan keterampilan  dalam melaksanakan tugas pokok TNI.
 TNI AL sebagai komponen utama pertahanan di laut yang memiliki visi dan misi  serta peran yang universal juga memiliki kepentingan untuk menjadikan personel TNI  AL yang profesional. Hal ini tidak lepas dari Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista)   yang dimiliki oleh TNI AL merupakan produk tehnologi luar negeri dan adanya postur  TNI AL yang Besar, Kuat dan Profesional.
 Merujuk pada tugas pokok, visi dan misi serta tujuan pendidikan dan latihan  (Diklat) luar negeri, TNI AL ikut berperan terhadap keberadaan Diklat luar negeri. Hal   ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya personel TNI  AL. Namun dalam pelaksanaannya TNI AL belum mampu mengisi semua program-program pendidikan yang ditawarkan oleh  negara-negara sponsor. Sehingga banyak  peluang yang dimiliki oleh TNI AL hilang begitu saja. Oleh karena itu perlu adanya  evaluasi terhadap penyelenggaraan pendidikan dan latihan (Diklat) luar negeri di TNI  AL. Upaya ini untuk mengantisipasi meningkatnya tawaran program dari negara  sponsor dan mencari solusi terhadap permasalahan-permasalahan yang dihadapi TNI AL  khususnya Dinas Pendidikan Angkatan Laut (Disdikal).
 Dari hasil analisis data, diperoleh informasi bahwa banyak kendala-kendala yang  dihadapi oleh personel TNI AL/calon peserta Diklat luar negeri baik yang menyangkut  jenis program yang ditawarkan, prosedur maupun birokrasi yang berlaku di TNI AL.  Oleh karena perlu adanya perbaikan-perbaikan yang harus dilakukan oleh TNI AL agar  apa yang diharapkan dari penyelengaraan Diklat luar negeri sebagai upaya peningkatan  profesionalisme prajurit dapat tercapai.
File Selengkapnya.....

14. Evaluasi dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kinerja Keuangan PDAM WAY Bumi Kabupaten Lampung Utara

ABSTRAKSI  

Penyediaan air minum telah menjadi permasalahan utama terutama di  Negara-negara yang sedang berkembang. Hal ini tidak lepas dari betapa  pentingnya fungsi air bagi kehidupan manusia. Indonesia sebagai salah satu  negara berkembang dengan jumlah penduduk yang sangat besar juga mengalami  permasalahan ini. Pengelolaan penyediaan air minum di Indonesia dilakukan oleh  PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) sebagai penyelenggara utama pelayanan  air minum (sebagaimana diatur dalam Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri  Nomor: 690-069 tahun 1994).
Dalam perkembangannya, tanggung jawab yang diemban oleh PDAM
untuk memberikan pelayanan penyediaan air minum yang maksimal kepada  masyarakat tidak dapat terwujud. Data menunjukkan bahwa 90 % dari 300-an  PDAM yang ada di seluruh Indonesia masuk dalam kategori sakit, menanggung  beban utang yang cukup besar (Tempo interaktif,27 April 2007). Hal ini yang  menarik peneliti untuk melakukan penelitian tentang kinerja keuangan PDAM  dan faktor-faktor yang mempengaruhi dengan mengambil study kasus PDAM  Way Bumi Kota Bumi Kabupaten Lampung Utara.  
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan PDAM Way
Bumi Kabupaten Lampung Utara dilihat dari kesehatan keuangan PDAM Way  Bumi Kota Bumi dalam kapasitasnya sebagai BUMD dan ingin mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kinerja keuangan PDAM Way Bumi Kabupaten  Lampung Utara.  
Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan tujuan
evaluatif. Pengumpulan data dengan penelitian lapangan (Field research),  dokumentasi, dan wawancara mendalam (in depth interview). Data variabel  kinerja keuangan dianalisa dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari indikator  faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan akan dianalisa dengan  pendekatan kualitatif dan sebagai data pendukung dari hasil data indikator  kinerja keuangan.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil dari
masing-masing indikator kinerja keuangan sebagai berikut : indikator Rasio Laba  terhadap aktiva produktif (nilai kinerja 3), Rasio Laba terhadap penjualan (nilai  kinerja 2), Rasio aktiva lancar terhadap utang lancar (nilai kinerja 5), Rasio utang  jangka panjang terhadap total utang (nilai kinerja 1), Rasio total aktiva terhadap  utang (nilai kinerja 3), Rasio biaya produksi terhadap pendapatan operasi (nilai  kinerja 3), Rasio laba operasi sebelum biaya penyusutan terhadap angsuran  pokok dan bunga jatuh tempo (nilai kinerja 3), asio aktiva produktif terhadap  penjualan air (nilai kinerja 3), jangka waktu penagihan piutang (nilai kinerja 1),  dan efektivitas penagihan (nilai kinerja 2). Secara keseluruhan dapat disimpulkan  bahwa skor yang diperoleh PDAM Way Bumi Kota Bumi adalah 26 masuk dalam
kategori  Kurang Sehat.Keadaan keuangan PDAM Way Bumi Kota Bumi yang  kurang sehat tersebut, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan disebabkan  oleh : Tingginya biaya operasional yang dikeluarkan oleh PDAM Way Bumi Kota  Bumi untuk menghasilkan per M3 air yang disebabkan oleh kondisi jaringan yang  sudah tidak sesuai, dan penggunaan alat yang tidak sesuai dengan kebutuhan,  Rendahnya sumber daya manusia sebagai alat pelaksana kebijakan, Struktur tarif  yang tidak sesuai dengan biaya operasional yang dikeluarkan.
File Selengkapnya.....


16. Hubungan Kemampuan, Kepuasan Dan Disiplin Kerja Dengan Kinerja Pegawai Di Kecamatan Tanggungharjo Kabupaten Grobogan

ABSTRAKSI

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara masing – masing
variabel bebas kemampuan , kepuasan, dan disiplin kerja dengan kinerja pegawai
di Kecamatan Tanggungharjo Kabupaten Grobogan.
Data penelitian ini dikumpulkan dengan metode observasi berdasarkan
keadaan dilapangan serta wawancara dengan responden.Metode penelitian bersifat
analisis kuantitatif, data yang diperoleh berdasarkan jawaban kuesioner dianalisis
dengan teknik statistik korelasi kendall tau.
Dari hasil penelitian ini ditemukan berdasarkan variabel yang diteliti
menunjukkan ada hubungan yang positif baik secara sendiri – sendiri maupun
secara bersama – sama dengan variabel terikat kinerja.
Rekomendasi dari penelitian ini adalah ( i ) perlunya prosedur atau standar
kerja yang bisa diimplementasikan oleh pegawai, ( ii ) pentingnya kerjasama
dengan rekan sekerja, ( iii ) penataan personil disesuaikan dengan latar belakang
pendidikan, ( iv ) peningkatan keikutsertaan pegawai dalam pendidikan dan
latihan, ( v ) peningkatan pemahaman pegawai dengan komunikasi yang intensif,
( vi ) perlunya pemberian tunjangan yang disesuaikan dengan keahlian/fungsi,
( vii ) pemberian penghargaan bagi pegawai yang berprestasi, ( viii ) pemberian
sanksi bagi pegawai yang melanggar disiplin, ( ix ) peningkatan pengawasan
melekat ( waskat ).

Kata kunci : Kinerja pegawai, Kemampuan, Kepuasan dan Disiplin kerja
File Selengkapnya.....

18. Kualitas Layanan Puskesmas Simpur Kecamatan Tanjung Karang Pusat Kota Bandar Lampung

BAB I  
PENDAHULUAN  

A. Latar Belakang  

Kesehatan merupakan salah satu unsur yang sangat penting dari mutu  kehidupan dalam pembangunan nasional untuk mewujudkan manusia Indonesia  seutuhnya. Pembangunan kesehatan bertujuan untuk memberikan kesempatan yang  seluas-luasnya bagi masyarakat untuk memperoleh derajat kesehatan yang optimal  yang diwujudkan antara lain dengan membangun Puskesmas di seluruh Indonesia  (UU Kesehatan No. 23 Tahun 1992).
Untuk dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat banyak hal yang  perlu dilakukan, salah satu diantaranya dengan menyelenggarakan pelayanan  kesehatan. Pelayanan kesehatan adalah setiap upaya yang diselenggarakan sendiri  atau secara bersama-sama dalam suatu organisasi untuk memelihara dan  meningkatnya kesehatan perorangan, keluarga, kelompok dan ataupun masyarakat  (Azrul Azwar, 1996).
Selama ini pembangunan dan pelayanan kesehatan masih dipahami sebagai
permasalahan teknis belaka, dimana pelayanan kesehatan hanya melibatkan dokter,  perawat dan petugas medis lainnya. Sementara dari sisi kebijakan dan visi  pembangunan dan pelayanan kesehatan belum banyak dibawa ke ruang publik untuk  dibicarakan dan menjadi bahan renungan bersama secara lebih mendalam. Selama itu  pula pembangunan dan pelayanan kesehatan dianggap telah mampu untuk  melakukan perubahan secara otomatis dan responsif terhadap setiap perubahan sosial  dan politik yang terjadi di masyarakat.
Dari keadaan tersebut maka sudah seharusnya menjadi kewajiban kita bahwa  tidak hanya tugas para dokter, perawat dan tenaga paramedis saja untuk peduli  terhadap pelayanan dan pembangunan kesehatan masyarakat (Mardiasmo 2002;74-75). Salah satu paradigma yang cukup membumi yaitu: kesehatan untuk semua  “Health for All” adalah pelayanan jasa publik yang harus dapat diakses oleh setiap  masyarakat dari segala macam lapisan yang ada. Konsekuensi dari kesehatan untuk  semua adalah prinsip yang mendasari pelaksanaan otonomi daerah yaitu, keadilan,  demokrasi dan partisipasi, efisiensi, serta efektifitas. Desentralisasi kesehatan juga  menjadikan sektor kesehatan sebagai urusan pemerintah daerah yang harus  dipertanggungjawabkan kepada masyarakatnya (Public Accountability). Sehingga  dengan demikian Pembangunan Kesehatan yang dilakukan dan Pelayanan Kesehatan  yang diberikan oleh pemerintah daerah dapat dijadikan salah satu ukuran untuk  menilai kinerja pemerintah daerah terhadap masyarakat.
Pelayanan kesehatan yang langsung menyentuh pada lapisan masyarakat
yang paling bawah dan sangat diperlukan oleh masyarakat adalah sangat penting hal  ini dikarenakan pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh puskesmas akan  memberikan perlindungan kesehatan kepada warga masyarakat khususnya bagi  warga kurang mampu. Puskesmas diharapkan mampu memberikan jaminan bagi  warga masyarakat sekitarnya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang sangat  dibutuhkan.
Sehingga jelaslah bahwa pemerintah mempunyai kewajiban untuk  menyediakan pelayanan kesehatan minimum yang dibutuhkan rakyatnya. Kelalaian  pemerintah untuk menyediakan pelayanan kesehatan yang optimal (minimum) yang
mampu diberikan oleh pemerintah akan menimbulkan keresahan sosial di  masyarakat. Bagi penyelenggara pelayanan kesehatan prinsip yang harus dipegang  dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat adalah bagaimana  masyarakat puas dan nyaman dalam menerima pelayanan kesehatan yang diberikan  dan keberadaan Puskesmas sebagai media untuk memberikan pelayanan kesehatan  haruslah dijalankan dengan baik sehingga kualitas pelayanan yang diberikan sesuai  dengan apa yang dikehendaki oleh masyarakat.
Puskesmas adalah unit pelaksana teknis Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
yang bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan disuatu wilayah  kerja (Kebijakan Dasar Puskesmas, Depkes RI 2004)
Keberadaan Puskesmas di tengah masyarakat sangatlah penting karena
Puskesmaslah yang menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan yang diberikan oleh  Pemerintah Daerah. Pelayanan kesehatan yang baik yang mampu diberikan oleh  penyelenggara pemerintahan secara tidak langsung akan meringankan beban  pemerintah. Kesehatan yang menjadi kunci utama semua kegiatan yang mampu  dilakukan oleh manusia harus mendapatkan jaminan dari pemerintah bahwa  masyarakat berhak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.  Masyarakat yang sehat maka akan membuat mereka produktif dan produktivitas  masyarakat akan menumbuhkan perekonomian daerah yang secara tidak langsung  akan meningkatkan pendapatan daerah.
Di sisi lain manfaat yang didapat oleh masyarakat terhadap pelayanan  kesehatan adalah kepastian dari pemerintah bahwa mereka akan mendapatkan
pelayanan kesehatan yang baik yang mereka butuhkan dengan biaya yang relatif  murah dan jarak untuk mendapatkan pelayanan tersebut relatif dekat.
Jumlah Puskesmas di kota Bandar Lampung seluruhnya ada 25 puskesmas,
yang berada di 13 kecamatan. Puskesmas Simpur sebagai salah satu pusat pelayanan  kesehatan di Kecamatan Tanjung Karang Pusat memiliki kunjungan pasien yang  sangat banyak.
Dalam Perencanaan Tingkat Puskesmas (PTP) Puskesmas Simpur
memperlihatkan bahwa masyarakat yang mendapatkan pelayanan kesehatan di  puskesmas dari tahun ke tahun semakin meningkat, yaitu pada dua tahun terakhir  dari bulan Januari sampai Desember 2005 pada Puskesmas Simpur jumlah  kunjungan rawat jalan 31.329 pasien dan tahun 2006 jumlah kunjungan rawat jalan  36.442 pasien (PTP Puskesmas Simpur tahun 2007). Hal ini bukan saja disebabkan  oleh menurunnya tingkat kesehatan masyarakat sebagai akibat menurunnya kondisi  perekonomian Indonesia yang menyebabkan beberapa sektor industri melakukan  Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap sebagian karyawan sehingga  masyarakat tidak lagi secara optimal mampu untuk memenuhi kebutuhan kesehatan  untuk diri dan keluarganya sehingga mereka rentan terhadap penyakit. Selain itu  meningkatnya kunjungan pasien rawat jalan juga disebabkan seluruh Puskesmas  di  Kota Bandar Lampung sejak awal tahun 2006 sampai dengan sekarang (tahun 2007) memberikan pelayanan gratis.
Berdasarkan uraian maka yang menjadi permasalahan adalah apakah kualitas
layanan yang diberikan puskesmas kepada masyarakat juga meningkat dan sesuai  dengan apa yang menjadi kehendak dari masyarakat.

19. Analisis Pengaruh Motivasi dan Kedisiplinan Terhadap Kinerja Prajurit TNI Angkatan Laut di Pangkalan TNI Angkatan laut Dumai

ABSTRAK  

Suatu organisasi dapat berjalan dengan baik apabila pengawak dari organisasi  tersebut mampu melaksanakan fungsi dan tugasnya dengan baik. Pangkalan TNI  Angkatan Laut (Lanal) Dumai merupakan organisasi dituntut kemampuannya sebagai  pendukung kesatuan TNI Angkatan Laut dalam rangka mobilitas kegiatan operasi,  maka Lanal dengan segenap kekuatannya bertugas pokok melaksanakan segala usaha,  kegiatan dan tindakan untuk mengamankan dan mempertahankan pangkalan beserta  segenap peralatan, perlengkapan dan fasilitasnya terhadap segala bentuk ancaman yang dapat merugikan terselenggaranya fungsi pangkalan.
Dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya Lanal Dumai dipengaruhi oleh
kinerja prajurit yang mengawakinya, sedangkan kinerja prajurit dipengaruhi berbagai  faktor, diantaranya motivasi dan kedisiplinan prajurit. Dalam penelitian ini bertujuan   untuk mengkaji pengaruh motivasi dan kedisiplinan terhadap kinerja prajurit yang  bertugas di Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Dumai. Penelitian ini dilakukan  dengan memakai metode survei, dan data yang diperoleh dianalisis dengan statistik  deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor  motivasi dan kedisiplinan secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang kuat dan  signifikan dengan kinerja prajurit TNI Angkatan Laut yang bertugas di Lanal Dumai.   Berdasarkan kesimpulan tersebut, maka TNI Angkatan Laut perlu
meningkatkan motivasi dan kedisiplinan dalam rangka meningkatkan kinerja  prajuritnya. Motivasi intrinsik maupun ekstrinsik juga perlu ditingkatkan untuk  menambah motivasi kerja yang pada muaranya akan meningkatkan kinerja  prajuritnya.

Kata Kunci : motivasi dan kedisiplinan.
File Selengkapnya.....

Teman KoleksiSkripsi.com

Label

Administrasi Administrasi Negara Administrasi Niaga-Bisnis Administrasi Publik Agama Islam Akhwal Syahsiah Akuntansi Akuntansi-Auditing-Pasar Modal-Keuangan Bahasa Arab Bahasa dan Sastra Inggris Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Bimbingan Konseling Bimbingan Penyuluhan Islam Biologi Dakwah Ekonomi Ekonomi Akuntansi Ekonomi Dan Studi pembangunan Ekonomi Manajemen Farmasi Filsafat Fisika Fisipol Free Download Skripsi Hukum Hukum Perdata Hukum Pidana Hukum Tata Negara Ilmu Hukum Ilmu Komputer Ilmu Komunikasi IPS Kebidanan Kedokteran Kedokteran - Ilmu Keperawatan - Farmasi - Kesehatan – Gigi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Keperawatan Keperawatan dan Kesehatan Kesehatan Masyarakat Kimia Komputer Akuntansi Manajemen SDM Matematika MIPA Muamalah Olahraga Pendidikan Agama Isalam (PAI) Pendidikan Bahasa Arab Pendidikan Bahasa Indonesia Pendidikan Bahasa Inggris Pendidikan Biologi Pendidikan Ekonomi Pendidikan Fisika Pendidikan Geografi Pendidikan Kimia Pendidikan Matematika Pendidikan Olah Raga Pengembangan Masyarakat Pengembangan SDM Perbandingan Agama Perbandingan Hukum Perhotelan Perpajakan Perpustakaan Pertambangan Pertanian Peternakan PGMI PGSD PPKn Psikologi PTK PTK - Pendidikan Agama Islam Sastra dan Kebudayaan Sejarah Sejarah Islam Sistem Informasi Skripsi Lainnya Sosiologi Statistika Syari'ah Tafsir Hadist Tarbiyah Tata Boga Tata Busana Teknik Arsitektur Teknik Elektro Teknik Industri Teknik Industri-mesin-elektro-Sipil-Arsitektur Teknik Informatika Teknik Komputer Teknik Lingkungan Teknik Mesin Teknik Sipil Teknologi informasi-ilmu komputer-Sistem Informasi Tesis Farmasi Tesis Kedokteran Tips Skripsi