Isikan Kata Kunci Untuk Memudahkan Pencarian

Memuat...

Perpustakaan Skripsi Online

Perpustakaan Skripsi Online


Perkembangan pendidikan secara nasional di era reformasi, yang sering disebut-sebut oleh para pakar pendidikan maupun oleh para birokrasi di bidang pendidikan sebagai sebuah harapan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di negeri ini dengan berbagai strategi inovasi, ternyata sampai saat ini masih belum menjadi harapan. Bahkan hampir dikatakan bukan kemajuan yang diperoleh.

Kalimat tersebut mungkin sangat radikal untuk diungkapkan, tapi inilah kenyataan yang terjadi dilapangan, sebagai sebuah ungkapan dari seorang Dosen yang mengkhawatirkan perkembangan pendidikan dewasa ini.

Seperti yang kita ketahui bahwa karya ilmiah, baik yang berupa skripsi, thesis, jurnal, penelitian, dan lainnya kini hanya menumpuk diperpustakaan dan dalam rak-rak buku kampus-kampus. Banyak juga karya ilmiah dari hasil mahasiswa yang sudah lulus menjadi tidak berguna karena hanya disimpan sebagai "kenang-kenangan". Padahal kalau karya tersebut terpublikasikan, besar peluangnya untuk menjadi sumber inspirasi dan media pengembangan bagi masyarakat yang haus dan peduli terhadap ilmu pengetahuan.

Berkembangnya ilmu pengetahuan tak luput dari semua pihak baik pemerintah, guru, dosen, mahasiswa dan seluruh komponen masyarakat mempunyai peranan yang besar, karena semakin kita tak peduli dengan itu, maka dampak yang ditimbulkannya dapat kita rasakan sekarang, budaya konsumerisme bangsa, meningkatnya pengangguran dan kriminalitas, selanjutnya bangsa ini akan tergilas oleh arus globalisasi yang sedemikian kompleks.

Hadirnya media online ini diharapkan dapat membantu teman-teman dalam menyusun karya ilmiah. Walaupun kami sadar terjadinya pro kontra tentang media online seperti ini karena berkaitan dengan karya akademik. Hal ini dikhawatirkan terjadinya plagiat. Plagiat adalah pendapat karya atau hasil penelitian orang lain yang diakui sebagai pendapat, karya, atau hasil penelitian sendiri. Bentuk-bentuk yang dikategorikan kegiatan plagiat adalah:
1. Mengutip pendapat orang lain tanpa menyebut sumbernya.
2. Menjiplak seluruhnya atau sebagian hasil karya orang lain, seperti makalah, skripsi, tesis, disertasi.

Untuk menghindari hal tersebut, kami sediakan forum diskusi bagi member untuk membahas karya ilmiah yang sedang dibuat.

KoleksiSkripsi.com adalah situs perpustakaan skripsi online. Kami berharap dengan adanya situs ini dapat bermanfaat dan dapat membantu dalam menyelesaikan karya ilmiah Anda. Suatu usaha tak akan menjadi sia-sia kalau kita mulai dengan niat baik dan sungguh-sungguh dalam menjalankannya, kami akan selalu terbuka jika ada saran kritik yang membangun dari anda.

Salam sukses, www.KoleksiSkripsi.com

4. Analisis Penerapan Konsep Balanced Scorecard (BSC) Sebagai Suatu Alat Pengukuran Kinerja Sumber Daya Manusia di PT. Excelcomindo Pratama, Tbk Regional Sumatera

ABSTRAK

Balanced scorecard merupakan suatu alat pengukuran kinerja yang paling
banyak mendapat perhatian dunia bisnis saat ini. Pengukuran finansial belum mampu
mendeteksi kemampuan asset yang bersifat intangible seperti kemampuan karyawan
perusahaan yang brilliant, bisnis proses perusahaan yang handal, cepat dan tidak
birokrasi serta pelanggan perusahaan yang sangat dinamis dan loyal. Yang
kemungkinan bisa saja faktor-faktor tersebut mendorong keunggulan perusahaan
bersaing dan berkompetisi dengan perusahaan lainnya.
Balanced Scorecard memiliki empat perspektif yang mendasari yaitu
perspektif pembelajaran dan pertumbuhan karyawan, perspektif bisnis proses,
perspektif pelanggan dan perspektif finansial. Penelitian ini difokuskan pada
perspektif pembelajaran dan pertumbuhan karyawan, sebagai akar dari proses menuju
kesuksesan bagi perusahaan. Dibantu dengan varibel kepuasan karyawan dalam
bekerja, pelatihan ataupun training yang dilakukan oleh karyawan, turnover karyawan
dalam perusahaan dan produktivitas karyawan.
Hipotesis penelitian ini dirumuskan bahwa perspektif pembelajaran dan
pertumbuhan karyawan berpengaruh terhadap kinerja sumberdaya manusia pada PT.
Excelcomindo Pratama Tbk, Regional Sumatera.
Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang didukung
oleh metode survey. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 44 orang. Data yang
dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan satuan skala Likert. Uji validitas dan
uji reliabilitas dilakukan dengan menggunakan SPSS versi 16.
Dari hasil penelitian diketahui variabel kepuasan dalam bekerja (X1) dan
pelatihan (X2), turnover (X3) dan produktivitas karyawan (X4) secara bersama-sama
mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja sumberdaya manusia pada PT.
Excelcomindo Pratama Tbk, Regional Sumatera.
Secara parsial, variabel kepuasan dalam bekerja (X1) dan pelatihan (X2),
turnover (X3) dan produktivitas karyawan (X4) secara parsial berpengaruh signifikan
dan nyata terhadap kinerja sumberdaya manusia pada PT Excelcomindo Pratama Tbk
Regional Sumatera. Variabel kepuasan karyawan dalam bekerja (X1) merupakan
variabel yang paling dominan terhadap kinerja sumberdaya manusia pada PT
Excelcomindo Pratama, Tbk Regional Sumatera. Teknik analisa regresi berganda
untuk menguji hipotesis digunakan uji F dan uji t pada tingkat kepercayaan 95 %
dengan α 0,05.
Dari koefisien determinasi (Adjusted R Square) dihasilkan regresi sebesar
0,863 yang berarti 86,3% kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh variasi variabel
kepuasan dalam bekerja, pelatihan, turnover dan produktivitas karyawan sedangkan
sisanya 13,7% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti.

Kata kunci: Kinerja, Kepuasan Dalam Bekerja dan Balanced Scorecard.
File Selengkapnya.....

8. Analisis Pengaruh Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosi

ABSTRAKSI

Kinerja karyawan sangat membantu perusahaan dalam meraih tujuan jangka
pendek maupun jangka panjang. Kinerja karyawan sebagai tujuan akhir dan merupakan
cara berbagai manajer untuk memastikan bahwa aktivitas karyawan dan output yang
dihasilkan sesuai dengan tujuan organisasi. Beberapa penelitian yang telah dilakukan
berusaha melakukan kajian tentang pengaruh kecerdasan intelektual, kecerdasan emosi
dan kecerdasan spiritual dengan kinerja karyawan. Sayangnya penelitian-penelitian
sebelumnya menunjukkan hasil yang berbeda-beda, sehingga perlu adanya penelitian
yang kembali mengkaji tentang pengaruh kecerdasan intelektual, kecerdasan emosi dan
kecerdasan spiritual terhadap kinerja karyawan.
Pertanyaan penelitian yang diajukan dalam penelitian ini adalah : (1) pengaruh
kecerdasan intelektual terhadap kinerja karyawan, (2) pengaruh kecerdasan emosi
terhadap kinerja karyawan, (3) pengaruh kecerdasan sporotual terhadap kinerja
karyawan, dan (4) pengaruh kecerdasan intelektual, kecerdasan emosi dan kecerdasan
spiritual terhadap kinerja karyawan secara bersama-sama serta faktor kecerdasan mana
yang paling mempengaruhi.
Penelitian ini dilakukan di Hotel Horison Semarang. Terdapat 95 responden yang
telah dipilih sebagai sampel dengan menggunakan teknik pengambilan sampel berupa
random sampling. Metode pengambilan data adalah dengan menggunakan kuesioner dan
tes IQ. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda.
Penelitian menemukan bahwa seluruh hipotesis dalam penelitian ini telah terbukti secara
signifikan. Kecerdasan intelektual, kecerdasan emosi dan kecerdasan spiritual
berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Variabel yang memiliki
pengaruh paling besar adalah kecerdasan emosi. Implikasi pada penelitian ini adalah
kecerdasan intelektual, kecerdasan emosi dan kecerdasan spiritual memiliki peran yang
sama penting baik secara individu atau secara bersama-sama dalam meningkatkan kinerja
karyawan.

Kata kunci : kecerdasan intelektual, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual dan kinerja
karyawan
File Selengkapnya.....

11. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Kepuasan Kerja Karyawan Sebagai Variabel Intervening

ABSTRAKSI

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh budaya organisasi
dan gaya kepemimpinan terhadap kepuasan kerja untuk meningkatkan kinerja
pegawai. Penggunaan variable-variabel tersebut berdasarkan hasil penelitian
terdahulu, yaitu: Chatman dan Bersade (1997), She (1999), Abdul Rashid (2003)
dan Yammarino et al., (1993).
Penelitian ini dilakukan di PT. Asuransi Jasa Indonesia (persero),
responden yang digunakan sebanyak 115 karyawan, menggunakan Structural
Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan budaya organisasi dan
gaya kepemimpinan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan
kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan.
Pengaruh dari gaya kepemimpinan terhadap kepuasan kerja adalah
signifikan dan positif, pengaruh dari budaya organisasi terhadap kepuasan kerja
adalah signifikan dan positif; pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja
pegawai adalah signifikan dan positif; pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja
pegawai adalah signifikan dan positif; dan pengaruh kepuasan kerja terhadap
kinerja pegawai adalah signifikan dan positif.

Kata Kunci: gaya kepemimpinan, budaya organisasi, kepuasan kerja dan kinerja
pegawai
File Selengkapnya.....

23. Analisis Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Komitmen Organisasional Sebagai Variabel Intervening

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja karyawan outsourcing PT.
Semeru Karya Buana Semarang. Penelitian ini menggunakan variabel kepuasan kerja dan
motivasi untuk menganalisis pengaruh kinerja karyawan outsourcing tersebut. Selain itu,
Penelitian ini juga menggunakan komitmen organisasional sebagai variabel intervening
untuk menganaisis pengaruh tingkat komitmen karyawan outsourcing terhadap
perusahaan.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan outsourcing PT. Semeru
Karya Buana dari semua divisi perusahaan baik yang memiliki jangka kontrak kerja
kurang dari satu tahun maupun lebih dari satu tahun. Populasi ini berjumlah 100
karyawan antara lain menempati bagian produksi (log dan packing), assembling, dan
quality control. Dalam penelitian ini digunakan metode sensus yaitu dengan memberikan
kuesioner pada seluruh populasi yang berjumlah 100 orang yang terdiri dari karyawan
outsourcing dalam semua bagian perusahaan. Data dikumpulkan dengan menggunakan
metode kuesioner yaitu dengan memberikan daftar pertanyaan atau kuesioner secara
langsung kepada para responden. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan
analisis SEM (Structural Equation Modelling) yang dioperasikan melalui program
AMOS 7.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kepuasan kerja berpengaruh
signifikan positif terhadap komitmen organisasional, namun variabel motivasi
menunjukkan hasil yang tidak signifikan positif terhadap komitmen organisasional. Lebih
lanjut, variabel kepuasan kerja dan motivasi menunjukkan pengaruh yang signifikan
positif terhadap kinerja karyawan. Di sisi lain, hubungan antara komitmen organisasional
tidak signifikan positif terhadap kinerja karyawan.

Kata kunci: Kinerja Karyawan, Komitmen Organisasional, Kepuasan Kerja,
Motivasi, Karyawan outsourcing
File Selengkapnya.....

27. Analisis Pengaruh Budaya Organisasi Dan Keterlibatan Kerja Terhadap Komitmen Organisasi Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan

ABSTRAKSI

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh budaya organisasi
dan keterlibatan kerja terhadap komitmen organisasi untuk meningkatkan kinerja
karyawan. Penggunaan variable-variabel tersebut berdasarkan hasil penelitian
terdahulu, yaitu: Blau dan Boal, (1987), Di Tomasso (1992), Nystrom (1993),
McNeese-Smith (1996), Moon M Jae, 2000), Fey dan Denison (2000), Burton et
al., (2002), dan Darufitri Kartikandari (2002),
Penelitian ini dilakukan di Bank BTN Cabang Semarang, responden yang
digunakan sebanyak 136 karyawan, menggunakan Structural Equation Modeling
(SEM). Hasil penelitian menunjukkan budaya organisasi dan keterlibatan kerja
mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi dalam
meningkatkan kinerja karyawan.
Pengaruh dari budaya organisasi terhadap komitmen organisasi adalah
0,34; pengaruh dari keterlibatan kerja terhadap komitmen organisasi adalah 0,21;
pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan adalah 0,22; pengaruh
keterlibatan kerja terhadap kinerja karyawan adalah 0,24; dan pengaruh komitmen
organisasi terhadap kinerja karyawan adalah 0,23.

Kata Kunci: keterlibatan kerja, budaya organisasi, komitmen organisasi dan kinerja
karyawan
File Selengkapnya.....

29. Analisis Pengaruh Budaya Organisasi, Kepuasan Kerja, Dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Komitmen Organisasional Sebagai Variabel Interverning

ABSTRAKSI

Penelitian ini ditujukan untuk menguji pengaruh Budaya Organisasi dan Gaya
Kepemimpinan terhadap Kepuasan Kerja, menguji pengaruh Kepuasan Kerja terhadap
Komitmen Organisasional, dan menguji pengaruh Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan, dan
Kepuasan kerja terhadap Kinerja Karyawan melalui Komitmen Organisasional sebagai variabel
interverning. Penggunaan variabel-variabel tersebut dengan alasan hasil penelitian terdahulu
yaitu Koesmono (2005), Kirk L. Rogga (2001), Yuwalliatin (2006), Masrukhin & Waridin
(2006), Morrison (1997), Samad (2005), Shea, M. (1999) dan Lok, Peter (2004) yang
menemukan pengaruh langsung Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan terhadap Kepuasan
Kerja, menguji pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Komitmen Organisasional, dan menguji
pengaruh Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan, dan Kepuasan kerja terhadap Kinerja
Karyawan melalui Komitmen Organisasional sebagai variabel interverning. Penggunaan
variabel-variabel tersebut dapat memecahkan permasalahan yang terjadi pada PT. PLN (Persero)
APJ Semarang.
Sample penelitian ini adalah karyawan PT. PLN (Persero) APJ Semarang sejumlah 100
orang. Structural Equation Model (SEM) yang dijalankan dengan perangkat lunak AMOS
digunakan untuk menganalisis data. Hasil analisis menunjukkan bahwa Budaya Organisasi dan
Gaya Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja, Kepuasan
Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Komitmen Organisasional, Budaya Organisasi
berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja karyawan, Gaya Kepemimpinan
berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan dan Budaya Organisasi,
Kepuasan Kerja dan Gaya Kepemimpinan melalui Komitmen Organisasional berpengaruh postif
terhadap Kinerja Karyawan.
Temuan Empiris tersebut mengindikasikan bahwa untuk meningkatkan Kepuasan Kerja,
Komitmen Organisasional, Gaya Kepemimpinan dan Budaya Organisasi yang merupakan
penyebab terjadinya Kinerja Karyawan yang rendah, manajemen perusahaan seharusnya
memperhatikan faktor-faktor seperti Budaya Organisasi, Kepuasan Kerja, Gaya Kepemimpinan
dan Komitmen Organisasional, karena faktor-faktor tersebut terbukti mempengaruhi tinggi
rendahnya Kepuasan Kerja, Komitmen Organisasi dan Kinerja Karyawan tersebut. Implikasi
teoritis dan saran-saran bagi penelitian yang akan datang juga diuraikan pada bagian akhir dalam
penelitian ini.
File Selengkapnya.....

30. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kompetensi Tenaga Penjualan Untuk Meningkatkan Kinerja Tenaga Penjualan

ABSTRAKSI

Persaingan yang cukup ketat antar perbankan di bidang penjualan kartu
kredit sebagai produk consumer banking, membutuhkan kompetensi tenaga
penjualan yang handal. BRI Kantor Cabang Kudus, dengan dukungan 119 tenaga
penjualan dalam penelitian ini belum mampu untuk menghasilkan kinerja
penjualan yang baik dengan masih kurangnya kompetensi yang dibutuhkan oleh
tenaga penjualan kartu Kredit di BRI Kantor Cabang Kudus.
Penelitian ini bertujuan menganalisa pengaruh variabel orientasi bekerja
cerdas, kualitas sistem kontrol dan kualitas sales training terhadap kompetensi
tenaga penjualan dan pengaruhnya terhadap kinerja tenaga penjualan. Data
dikumpulkan dari 119 responden dan diolah menggunakan Analisis Jalur dengan
program AMOS 7.0.
Dari hasil analisis terhadap model penelitian yang diuji menunjukkan
bahwa model dapat diterima berdasarkan indeks-indeks model seperti Chi Square
= 5.282, p = 0.152, TLI (0,958); CFI (0,987); CMIN/DF (1,761); RMSEA
(0,082); GFI (0,982), nilai AGFI (0,911) sehingga dapat disimpulkan bahwa
model memenuhi kriteria goodness of fit. Sedangkan pengaruh orientasi bekerja
cerdas terhadap kompetensi tenaga penjualan sebesar 0.208; pengaruh kualitas
sistem kontrol terhadap kompetensi tenaga penjualan sebesar 0.385; pengaruh
kualitas sales training terhadap kompetensi tenaga penjualan sebesar 0.163; dan
pengaruh kompetensi tenaga penjualan terhadap kinerja tenaga penjualan sebesar
0.546.
Semua hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima, sehingga
model tersebut dapat menggambarkan hubungan kausalitas yang terjalin antar
variabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh antara orientasi bekerja
cerdas, kualitas sistem kontrol dan kualitas sales training terhadap kompetensi
tenaga penjualan. Serta ada pengaruh positif antara kompetensi tenaga penjualan
terhadap kinerja tenaga penjualan.

Kata kunci : Orientasi Bekerja Cerdas, Kualitas Sistem Kontrol, Kualitas Sales
Training, Kompetensi Tenaga Penjualan, Kinerja Tenaga Penjualan
File Selengkapnya.....

34. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi OCB Pegawai Kontrak

ABTRAKSI

Sumber Daya Manusia adalah salah satu ujung tombak organisasi. Tanpa
adanya SDM seluruh sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan tidak dapat
diolah dan dikembangkan untuk keuntungan organisasi, demikian juga pada
organisasi pemerintah. Setiap organisasi, termasuk organisasi pemerintah
mempunyai Organizational Citizenship Behavior atau OCB yang sangat
membantu para pegawai termasuk para pegawai kontrak, dalam lingkup sosial
pekerjaan mereka. Beberapa aspek yang dibutuhkan dan sekaligus dapat
menentukan tinggi rendahnya kadar OCB para karyawan baik kontrak ataupun
permanen adalah loyalitas, kepatuhan dan partisipasi mereka terhadap instansi
pemerintah yang menaungi.
Tingkat loyalitas, kepatuhan dan partisipasi pegawai kontrak di sektor
pemerintahan merupakan suatu hal yang menarik untuk diteliti. Oleh karena itu
penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji faktor-faktor yang
berpengaruh terhadap OCB pegawai kontrak dalam instansi pemerintah, dengan
menggunakan faktor Kepuasan Kerja dan Budaya Organisasi sebagai variabel
independen dan faktor Motivasi Kerja sebagai variabel intervening. Adapun
obyek yang digunakan sebagai sample penelitian adalah pegawai kontrak di
lingkungan UNDIP Semarang. Sedangkan teknik analisis yang digunakan dalam
penelitian ini adalah SEM.
Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa secara
signifikan faktor Kepuasan Kerja dan Budaya Organisasi berpengaruh positif
terhadap Motivasi Kerja pegawai kontrak, sedangkan faktor Motivasi Kerja juga
secara signifikan ditemukan berpengaruh positif terhadap OCB pegawai kontrak.
File Selengkapnya.....

42. Analisis Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kepuasan Kerja Dan Komitmen Organisasi Untuk Meningkatkan Kinerja Karyawan

ABSTRAKSI

Penelitian ini menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan terhadap
kepuasan kerja dan komitmen organisasi untuk meningkatkan kinerja karyawan.
Obyek penelitian ini adalah RSUD Kota Semarang. Permasalahan penelitian
merujuk pada fenomena data pada RSUD Kota Semarang, yang ditunjukkan
tingkat absensi atau kemangkiran rata – rata yang mencapai 4 – 5 persen.
Permasalahan yang muncul adalah : bagaimana meningkatkan kinerja karyawan.
Sebuah permodelan telah dibangun dan lima hipotesis penelitian telah
dirumuskan.
Metode sampel menggunakan Stratified Proportional Random Sampling.
Penelitian ini mempergunakan 120 responden dan keseluruhan responden adalah
karyawan dari RSUD Kota Semarang. Analisis data mempergunakan Structural
Equation Model dengan program komputer Amos 4.01.
Hasil penelitian ini menunjukkan diantaranya bahwa gaya kepemimpinan
berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja. Kepuasan kerja berpengaruh positif
terhadap kinerja karyawan. Gaya kepemimpinan berpengaruh positif terhadap
komitmen organisasi. Komitmen organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja
karyawan. Gaya kepemimpinan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan.

Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan, Kepuasan Kerja, Komitmen Organisasi dan
Kinerja Karyawan.
File Selengkapnya.....

45. Pengaruh Stres Kerja Dan Iklim Organisasi Terhadap Turnover Intention Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening

ABSTRAKSI

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh stres kerja dan iklim
organisasi terhadap niat untuk pindah dengan kepuasan kerja sebagai variabel
intervening. Penggunaan variabel-variabel tersebut berdasarkan hasil penelitian
terdahulu, yaitu: Carmeli dan Weisberg (2006).
Penelitian ini dilakukan di Bank Internasional Indonesia, responden yang
digunakan sebanyak 125 karyawan yang bekerja pada bagian pemasaran. Data diolah
dengan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan program
Analysis of Moment Structure (AMOS) versi 16.0.
Hasil penelitian menunjukkan stres kerja mempunyai pengaruh negatif dan
signifikan terhadap kepuasan kerja, iklim organisasi mempunyai pengaruh positif dan
signifikan terhadap kepuasan kerja, dan kepuasan kerja mampu menurunkan niat untuk
pindah. Hasil dari Structural Equation Modeling (SEM) menunjukkan bahwa terdapat
pengaruh positif dan tidak langsung antara stres kerja dan niat untuk pindah, dan juga
terdapat pengaruh negatif dan tidak langsung antara iklim organisasi dan niat untuk
pindah Pengaruh dari stres kerja terhadap niat untuk pindah lebih kuat dibandingkan
dengan pengaruh dari iklim organisasi terhadap niat untuk pindah.

Kata Kunci: stress kerja, iklim organisasi, kepuasan kerja, dan niat untuk pindah.
File Selengkapnya.....

Teman KoleksiSkripsi.com

Label

Administrasi Administrasi Negara Administrasi Niaga-Bisnis Administrasi Publik Agama Islam Akhwal Syahsiah Akuntansi Akuntansi-Auditing-Pasar Modal-Keuangan Bahasa Arab Bahasa dan Sastra Inggris Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Bimbingan Konseling Bimbingan Penyuluhan Islam Biologi Dakwah Ekonomi Ekonomi Akuntansi Ekonomi Dan Studi pembangunan Ekonomi Manajemen Farmasi Filsafat Fisika Fisipol Free Download Skripsi Hukum Hukum Perdata Hukum Pidana Hukum Tata Negara Ilmu Hukum Ilmu Komputer Ilmu Komunikasi IPS Kebidanan Kedokteran Kedokteran - Ilmu Keperawatan - Farmasi - Kesehatan – Gigi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Keperawatan Keperawatan dan Kesehatan Kesehatan Masyarakat Kimia Komputer Akuntansi Manajemen SDM Matematika MIPA Muamalah Olahraga Pendidikan Agama Isalam (PAI) Pendidikan Bahasa Arab Pendidikan Bahasa Indonesia Pendidikan Bahasa Inggris Pendidikan Biologi Pendidikan Ekonomi Pendidikan Fisika Pendidikan Geografi Pendidikan Kimia Pendidikan Matematika Pendidikan Olah Raga Pengembangan Masyarakat Pengembangan SDM Perbandingan Agama Perbandingan Hukum Perhotelan Perpajakan Perpustakaan Pertambangan Pertanian Peternakan PGMI PGSD PPKn Psikologi PTK PTK - Pendidikan Agama Islam Sastra dan Kebudayaan Sejarah Sejarah Islam Sistem Informasi Skripsi Lainnya Sosiologi Statistika Syari'ah Tafsir Hadist Tarbiyah Tata Boga Tata Busana Teknik Arsitektur Teknik Elektro Teknik Industri Teknik Industri-mesin-elektro-Sipil-Arsitektur Teknik Informatika Teknik Komputer Teknik Lingkungan Teknik Mesin Teknik Sipil Teknologi informasi-ilmu komputer-Sistem Informasi Tesis Farmasi Tesis Kedokteran Tips Skripsi