Isikan Kata Kunci Untuk Memudahkan Pencarian

Perpustakaan Skripsi Online

Perpustakaan Skripsi Online


Perkembangan pendidikan secara nasional di era reformasi, yang sering disebut-sebut oleh para pakar pendidikan maupun oleh para birokrasi di bidang pendidikan sebagai sebuah harapan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di negeri ini dengan berbagai strategi inovasi, ternyata sampai saat ini masih belum menjadi harapan. Bahkan hampir dikatakan bukan kemajuan yang diperoleh.

Kalimat tersebut mungkin sangat radikal untuk diungkapkan, tapi inilah kenyataan yang terjadi dilapangan, sebagai sebuah ungkapan dari seorang Dosen yang mengkhawatirkan perkembangan pendidikan dewasa ini.

Seperti yang kita ketahui bahwa karya ilmiah, baik yang berupa skripsi, thesis, jurnal, penelitian, dan lainnya kini hanya menumpuk diperpustakaan dan dalam rak-rak buku kampus-kampus. Banyak juga karya ilmiah dari hasil mahasiswa yang sudah lulus menjadi tidak berguna karena hanya disimpan sebagai "kenang-kenangan". Padahal kalau karya tersebut terpublikasikan, besar peluangnya untuk menjadi sumber inspirasi dan media pengembangan bagi masyarakat yang haus dan peduli terhadap ilmu pengetahuan.

Berkembangnya ilmu pengetahuan tak luput dari semua pihak baik pemerintah, guru, dosen, mahasiswa dan seluruh komponen masyarakat mempunyai peranan yang besar, karena semakin kita tak peduli dengan itu, maka dampak yang ditimbulkannya dapat kita rasakan sekarang, budaya konsumerisme bangsa, meningkatnya pengangguran dan kriminalitas, selanjutnya bangsa ini akan tergilas oleh arus globalisasi yang sedemikian kompleks.

Hadirnya media online ini diharapkan dapat membantu teman-teman dalam menyusun karya ilmiah. Walaupun kami sadar terjadinya pro kontra tentang media online seperti ini karena berkaitan dengan karya akademik. Hal ini dikhawatirkan terjadinya plagiat. Plagiat adalah pendapat karya atau hasil penelitian orang lain yang diakui sebagai pendapat, karya, atau hasil penelitian sendiri. Bentuk-bentuk yang dikategorikan kegiatan plagiat adalah:

1. Mengutip pendapat orang lain tanpa menyebut sumbernya.

2. Menjiplak seluruhnya atau sebagian hasil karya orang lain, seperti makalah, skripsi, tesis, disertasi.

Untuk menghindari hal tersebut, kami sediakan forum diskusi bagi member untuk membahas karya ilmiah yang sedang dibuat.

KoleksiSkripsi.com adalah situs perpustakaan skripsi online. Kami berharap dengan adanya situs ini dapat bermanfaat dan dapat membantu dalam menyelesaikan karya ilmiah Anda. Suatu usaha tak akan menjadi sia-sia kalau kita mulai dengan niat baik dan sungguh-sungguh dalam menjalankannya, kami akan selalu terbuka jika ada saran kritik yang membangun dari anda.

Salam sukses,
www.KoleksiSkripsi.com

31. Kinerja Konselor Ditinjau Dari Kompetensi Profesional Di Sma Negeri Se-Kabupaten Batang

ABSTRAK

Penelitian ini dilakukan berdasar pada fenomena di sekolah yaitu kinerja guru   bimbingan konseling   yang   belum   optimal.Pelayanan   bimbingan   dan konseling   format   kelompok   dan format   individu   kurang   berjalan   dengan maksimal. Selain itu adanya penyusunan program yang tidak berdasarkan atas hasil need assessment menunjukkan implementasi aplikasi instrumentasi dan himpunan data kurang optimal dilakukan. Tujuan penelitian untuk mendapatkan informasi kinerja konselor ditinjau dari kompetensi professional di SMA Negeri Se-Kabupaten Batang.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh guru bimbingan  konseling di SMA Negeri Se-Kabupaten Batang dengan jumlah 25 orang guru bimbingan konseling. Oleh karena subyeknya kurang dari 100, sehingga penelitian ini menggunakan  sampel  jenuh.Instrumen  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini adalah angket.Angket  yang  digunakan  menggunakan  model  skala  Likert.Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif persentase.
Hasil analisis deskriptif persentase diperoleh data kinerja konselor ditinjau dari  kompetensi professional  di  SMA  Negeri  Se-Kabupaten  Batangtergolong tinggi  (83,1%).  Rata-rata pencapaian  persentase  pada  tiap  komponen  juga termasuk dalam kriteria tinggi yaitu menguasai konsep dan praksis asesmen untuk memahami kondisi, kebutuhan, dan masalah konseli (82%); menguasai kerangka teoritik dan praksis bimbingan dan konseling (86%); merancang program bimbingan dan konseling (86%); mengimplementasikan program bimbingan dan konseling yang komprehensif (83%); menilai proses dan hasil kegiatan bimbingan dan konseling (74,5%); memiliki kesadaran dan komitmen terhadap etika professional (83%).
Simpulan penelitian ini yakni konselor SMA Negeri Se-Kabupaten Batang telah dapat menguasai dan mengaplikasikan kompetensi profesionalnya dalam pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling dengan kriteria tinggi.Adapun saran yang diajukan kepada guru bimbingan konseling untuk senantiasa meningkatkan kinerjanya dan kepada pihak sekolah untuk memfasilitasi dan mendorong   guru   dalam   upaya   meningkatkan   kualitas   kinerjanya   dalam pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling.

Kata kunci: kompetensi professional, guru bimbingan dan konseling, konselor.
File Selengkapnya.....

26. Meningkatkan Pemahaman Perencanaan Karir Melalui Layanan Informasi Karir Pada Siswa Kelas X Busana Butik 4 Smk Negeri

ABSTRAK

Pemahaman perencanaan karier adalah kesanggupan siswa dalam menentukan  langkah  yang akan dilakukan  dalam  karier  yang  diinginkannya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sesuai dengan pemahaman dan persyaratan yang dimiliki. Pemahaman perencanaan karier siswa kelas X Busana Butik (BB) 4 termasuk dalam kategori rendah berdasarkan hasil analisis Daftar Cek Masalah bidang   karier.   Tujuan   penelitian   ini   untuk   mengetahui peningkatkan pemahaman perencanaan karier melalui layanan informasi karier pada siswa kelas X BB 4 SMK Negeri 1 Pringapus.
Jenis penelitian adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian Pre Eksperimen Design dengan jenis One Group Pre-test and Post-test Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 1 Pringapus. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling di mana sampel adalah siswa kelas X Busana Butik (BB) 4 berjumlah 34 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan skala psikologi. Validitas instrumen menggunakan  rumus product moment. Reliabilitasnya menggunakan rumus Alpha. Sedangkan metode analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase dan ujit (ttest).
Hasil penelitian menunjukkan gambaran siswa sebelum diberikan layanan informasi karier memiliki presentase rata-rata pemahaman perencanaan karier 59,99%   (kategori   cukup).   Setelah memperoleh   layanan   informasi   karier meningkat menjadi 75,2% (kategori baik). Berdasarkan analisis uji wilcoxon diperoleh   Zhitung=0   dan   Ztabel=2,048,   jadi   nilai   Zhitung
Simpulan dari penelitian ini adalah perencanaan karir siswa dapat ditingkatkan melalui layanan informasi karir. Saran bagi Guru BK, agar dapat mengoptimalkan layanan informasi karir sebagai alternatif untuk meningkatkan perencanaan   karir.   Bagi   kepala   sekolah,   agar memberikan   fasilitas   dan mendukung pemberian layanan informasi begitu pula layanan bimbingan dan konseling yang lain. Bagi peneliti lain, agar dapat dijadikan sebagai acuan penelitian pendahulu.

Kata kunci: perencanaan karir; layanan informasi
File Selengkapnya.....

38. Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Agresivitas Pada Persepsi Siswa Kelas Ix Di Smp Kesatrian 2 Semarang

ABSTRAK

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan fenomena yang ada di SMP Kesatrian 2 Semarang, yang mana menunjukan bahwa terdapat agresivitas dikalangan  siswa-siswi.  Agresivitas  merupakan suatu bentuk  perilaku  yang ditandai dengan adanya penyerangan untuk melukai atau menjatuhkan orang lain dengan sengaja. Agresivitas dapat muncul pada diri siswa karena beberapa hal, salah satunya ialah pola asuh yang diberikan orang tua terhadap anak. Rumusan masalah yaitu bagaimana pengaruh pola asuh orang tua dengan sub variabel pola asuh otoriter, demokratis, permisif terhadap agresivitas pada siswa. Tujuan dari penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  seberapa  besar pengaruh  pola asuh otoriter, demokratis, permisif terhadap agresivitas siswa.
Sampel yang digunakan dalam penelitian ini merupakan siswa kelas IX  di SMP Kesatrian 2 Semarang sebanyak 66 siswa dari 228 siswa. Variabel yang dikaji dalam penelitian ini  yaitu variabel pola asuh  orang tua dan agresivitas siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kusioner atau angket. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif dan teknik analisis regresi berganda.
Hasil dari analisis regresi ganda penelitian ini yaitu Y = 21,836 + 1,073 X1 + 0,393 X2  + 0,963 X3. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat kontribusi secara simultan sebesar 62,7%. Hal tersebut menunjukan bahwa Ada pengaruh yang positif antara pola asuh orang tua otoriter, demokratis dan permisif terhadap agresivitas  secara parsial.  Sedangkan  sub  pola  asuh  orang tua yang memiliki pengaruh paling besar terhadap munculnya agresivitas ialah pola asuh otoriter.
Kesimpulan  penelitian  ini  yaitu  ada  korelasi  positif  pola  asuh  orang  tua terhadap agresivitas secara  simultan  maupun  parsial.  Saran  untuk  konselor sekolah diharapkan lebih memberikan perhartian kepada siswa-siswi disekolah, dan mampu memberikan pemahaman atau memberikan sebuah layanan yang berisikan mengenai sikap dan kepribadian, sehingga dapat membantu siswa-siswi disekolah untuk memperbaiki perilaku-perilaku yang keliru didalam diri siswa- siswi. Sedangkan, Bagi peneliti lain yang tertarik untuk memperkuat penelitian ini, agar dapat melakukan penelitian dengan pemahaman agresivitas yang lebih luas lagi.

Kata Kunci: pengaruh pola asuh orang tua terhadap agresivitas
File Selengkapnya.....

37. Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Role Playing Untuk Meningkatkan Minat Belajar Matematika Pada Siswa Kelas V Di Sd Negeri Manggungan Kabupaten Banyumas

ABSTRAK

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan fenomena yang ada di kelas V SD Negeri Manggungan Banyumas yang menunjukkan tingkat minat belajar matematika siswa yang rendah, dengan indikator pemusatan perhatian, pengamatan/kesan, rasa tertarik, dorongan untuk mengenal, perasaan yakin bahwa matematika itu mudah, perasaan yakin bahwa matematika itu dapat berguna di masa depan, dan peran serta siswa dalam mengikuti pelajaran matematika. Rumusan  masalah  yaitu apakah  ada pengaruh  layanan  bimbingan  kelompok dengan teknik role playing minat belajar matematika siswa kelas V di SD Negeri Manggungan Banyumas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh dari layanan bimbingan kelompok teknik role playing untuk meningkatkan minat belajar matematika siswa kelas V SD Negeri Manggungan Banyumas. Manfaat penelitian ini memperkaya kajian tentang minat belajar matematika melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing.
Jenis Penelitian  yang digunakan  adalah  pre-eksperiment dengan desain penelitian one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah 21 siswa kelas V dan sebagai sampelnya adalah 10 siswa kelas V dari kategori sangat tinggi, tinggi, dan rendah. Teknik sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala minat belajar matematika. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis deskriptif persentase dan Uji Wilcoxon.
Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing untuk meningkatkan minat belajar matematika siswa kelas V SD Negeri Manggungan Banyumas. Tingkat minat belajar matematika siswa sebelum diberi perlakuan berupa layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing berada pada kriteria rendah (56,42%), dan setelah diberi perlakuan berupa layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing masuk dalam kategori sangat tinggi (84,2%). Hasil uji wilcoxon, menunjukkan bahwa nilai Zhitung= -2,803 dan Ztabel= 1,645, jadi nilai Zhitung < Ztabel. Dengan demikian, layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing berpengaruh untuk meningkatkan minat belajar matematika pada siswa kelas V SD Negeri Manggungan Banyumas.
Simpulan dari penelitian ini adalah layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing berpengaruh untuk meningkatkan minat belajar matematika siswa kelas V. Saran bagi guru/wali kelas hendaknya lebih perhatian dengan siswa yang mempunyai minat belajar yang rendah. Bagi Kepala Sekolah, sebaiknya merekrut tenaga pendidik yang berkompeten dalam bidangnya.

Kata kunci: minat belajar matematika; layanan bimbingan kelompok; teknik role playing.
File Selengkapnya.....

36. Pengaruh Layanan Penguasaan Konten Teknik Mind Mapping Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas V Sd Negeri

ABSTRAK

Penelitian ini dilakukan berdasar pada fenomena di kelas V SD Negeri Plalangan  01 Gunungpati  yang  memiliki  motivasi  belajar  rendah  berdasarkan hasil analisis Daftar Cek Masalah (DCM) pada siswa kelas V. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui motivasi belajar siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan penguasaan konten teknik mind mapping dan apakah layanan penguasaan konten teknik mind mapping berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa.
Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian yaitu one group pre test-post test. Penelitian eksperimen adalah penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu. Penelitian ini dilaksanakan dengan delapan kali pemberian perlakuan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas  V dengan jumlah 37 siswa dan sampelnya menggunakan sampling jenuh sehingga jumlah subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V. Alat  pengumpulan data  menggunakan  skala  psikologis  yaitu  skala  motivasi belajar. Teknik analisis data menggunakan deskriptif persentase dan uji t-test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa sebelum dan sesudah diberikan treatment berupa layanan penguasaan konten teknik mind mapping mengalami peningkatan sebesar 9,23%. Rata-rata prosentase pada tiap indikator  motivasi  belajar  sebelum  mendapatkan  layanan penguasaan  konten teknik mind mapping termasuk dalam kategori sedang, sedangkan setelah mendapatkan layanan penguasaan konten teknik mind mapping termasuk dalam kategori   tinggi. Peningkatan   motivasi   belajar   siswa   yang   lebih   spesifik ditunjukkan dari hasil analisis uji t-test dengan menggunakan taraf signifikan 5%, hasil analisis uji beda diperoleh thitung = 10,465 dan ttabel = 2,021, jadi thitung > ttabel sehingga dinyatakan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Hal tersebut menunjukkan bahwa adanya pengaruh pada motivasi belajar siswa sebelum dan sesudah mendapatkan perlakuan berupa layanan penguasaan konten teknik mind mapping.
Simpulan dari penelitian ini bahwa setelah diberikan perlakuan berupa layanan penguasaan konten teknik mind mapping terdapat peningkatan motivasi belajar pada siswa kelas V SD Negeri Plalangan 01. Saran yang dapat diberikan hendaknya guru selalu berusaha melakukan inovasi dalam menggunakan model pembelajaran, sehingga siswa tidak merasa bosan dan semangat dalam mengikuti pelajaran.

Kata Kunci: motivasi belajar, layanan penguasaan konten, mind mapping.
File Selengkapnya.....

35. Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Ranah Kognitif Pada Siswa Kelas Viii Smp N 13 Semarang

ABSTRAK

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan fenomena yang ada di kelas  8 SMP Negeri 13 Semarang yang menunjukkan tingkat hasil belajar kognitif siswa rendah.   Rumusan   masalah   yaitu Apakah layanan   bimbingan   kelompok berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif pada siswa kelas VIII SMP N 13 Semarang. Manfaat penelitian ini memperkaya kajian tentang pengaruh hasil belajar kognitif melalui layanan bimbingan kelompok. Jenis Penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain penelitian one group pretest-posttest design. Subyek penelitian adalah kelas 8. Metode pengumpulan data menggunakan skala psikologis hasil belajar kognitif. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis deskriptif presentase dan uji hipotesis (wilcoxon).
Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh terhadap hasil belajar kognitif. Rata-rata hasil belajar kognitif sebelum diberi perlakuan berupa layanan bimbingan kelompok berada pada kriteria sedang (66,90%). Setelah diberi perlakuan berupa layanan bimbingan kelompok, rata-rata hasil belajar kognitif masuk dalam kategori tinggi (73,08%). Hasil uji wilcoxon menunjukkan bahwa diketahui  thitung = 120 dan  ttabel = 25, arti Ho penelitian ditolak dan Ha diterima, jadi nilai thitung > ttabel. Dengan demikian, hasil belajar kognitif siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Semarang dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok.
Simpulan  dari   penelitian   ini   adalah   hasil   belajar   kognitif   sebelum diberikan  layanan bimbingan  kelompok  masuk  dalam  kategori  sedang  karena siswa belum memahami indikator-indikator hasil belajar, hasil belajar kognitif siswa setelah diberikan informasi masuk dalam kategori tinggi dan ada pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar kognitif siswa. Bagi guru bk agar memanfaatkan   layanan   bimbingan   kelompok   dengan   cara   melaksanakan bimbingan kelompok sesuai dengan kebutuhan siswa untuk meningkatkan hasil belajar  kognitif  siswa.  Bagi  peneliti  lain  yang  tertarik  untuk  memperkuat penelitian ini, agar dapat melakukan penelitian dengan tema yang berbeda. Dapat pula digunakan sebagai acuan penelitian lanjutan.

Kata kunci: Hasil belajar kognitif, layanan bimbingan kelompok.
File Selengkapnya.....

34. Hubungan Kematangan Emosi Dengan Pengambilan Keputusan Karir Pada Siswa Kelas Xii Sma N 1 Mijen-Demak

ABSTRAK

Kematangan emosi merupakan suatu kondisi dimana seseorang telah mencapai tingkat kedewasaan emosinya. Pengambilan keputusan karir merupakan suatu proses berpikir untuk memilih strategi atas berbagai pilihan karir yang ada. Rumusan masalah yang diajukan dalam penelitian ini adalah (1) gambaran kematangan emosi siswa (2) gambaran pengambilan keputusan karir siswa (3) hubungan kematangan emosi dengan pengambilan keputusan karir siswa.
Penelitian ini termasuk kedalam penelitian ex post facto dengan menggunakan metode kuantitatif korelasional. Responden diminta untuk mengisi skala kematangan emosi skala pengambilan keputusan karir. Uji hipotesis dengan menggunakan   uji   korelasi   Product   Moment.   Sampel   dalam   penelitian   ini berjumlah 114 siswa dengan populasi sebesar 170 siswa.
Hasil   penelitian   ini   yaitu   (1)   sejumlah   13   siswa   memiliki   tingkat kematangan emosi sangat tinggi, 99 siswa memiliki tingkat kematangan emosi tinggi dan 2 siswa memiliki tingkat kematangan emosi sedang, sehingga dinyatakan bahwa siswa memiliki tingkat kematangan emosi tinggi  (2) sejumlah 10 siswa memiliki kemampuan pengambilan keputusan karir sangat tinggi, 98 siswa memiliki kemampuan pengambilan keputusan karir tinggi dan 6 siswa mempunyai kemampuan pengambilan   keputusan   karir   sedang,   sehingga dinyatakan  bahwa  siswa  memiliki kemampuan pengambilan  keputusan  karir tinggi (3) terdapat hubungan yang signifikan dengan arah hubungan yang positif dan tingkat hubungan yang rendah. Hal ini dibuktikan dengan menggunakan uji korelasi Product Moment dengan nilai sig = 0,000 = 0% kurang dari α = 5% dengan koefisien korelasi sebesar 0,348. Dari hasil sig < α, maka Ha diterima dan Ho ditolak.
Simpulan dari penelitian ini adalah (1) kematangan emosi siswa tinggi (2) pengambilan keputusan siswa tinggi dan (3) terdapat hubungan yang signifikan antara kematangan emosi dengan pengambilan keputusan karir dengan tingkat hubungan rendah. Saran bagi konselor sekolah diharapkan dapat meningkatkan pemberian layanan-layanan bimbingan dan konseling. Bagi kepala sekolah diharapkan memfasilitasi program pemberian layanan bimbingan dan konseling.

Kata Kunci : Kematangan Emosi, Pengambilan Keputusan Karir
File Selengkapnya.....

33. Meningkatkan Pemahaman Siswa Tentang Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Melalui Layanan Informasi Pada Siswa Kelas Viii Di Smp Negeri 34 Semarang

ABSTRAK

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan fenomena yang ditemukan di SMP Negeri 34 Semarang yang menunjukkan adanyasiswa yang menyalahgunakan narkoba. Data ini diperkuat dengan hasil wawancara pada guru BK, dimana guru BK disana hanya memberikan tindakan pada siswa yang menyalahgunakan narkoba, dan tidak memberikan tindak pencegahan pada siswa yang tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah apakah pemahaman siswa tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dapat ditingkatkan  melalui layanan  informasi.  Sedangkan  tujuan  dari  penelitian  ini adalah untuk memperoleh data empiris tentang peningkatan pemahaman bahaya penyalahgunaan narkoba melalui layanan informasi.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen, dengan desain one group pre test-post test design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMA N 34 Semarang yang berjumlah 256 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah random sampling dan diperoleh sampel penelitian siswa kelas VIII F sejumlah 32 siswa, pengambilan sampel ini diperkuat dengan adanya satu anak yang menyalahgunakan narkoba dalam kelas ini. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah instrument tes. Analisis data yang digunakan melalui analisis deskriptif presentase dan uji t-test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman siswa tentang bahaya penyalahgunaan narkoba sebelum diberikan layanan informasi memiliki kategori tinggi dengan rata-rata persetase sebesar 67,49%. Setelah diberikan layanan informasi mengalami peningkatan dengan kategori sangat tinggi dan rata-rata persentase sebesar 94,21%. Selain itu diperoleh data melalui uji t-test dengan taraf signifikansi 5% didapatkan nilai thitung> ttabelmenunjukkan thitung = 30,115 dan ttabel = 2,042 sehingga menunjukkan hasil Ha diterima dan Ho ditolak.
Simpulan  penelitian  ini  adalah  pemahaman  tentang  bahaya penyalahgunaan narkoba pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 34 Semarang tahun ajaran 2015/2016 dapat ditingkatkan melalui layanan informasi. Sehubungan dengan hasil penelitian ini diharapkan guru BK tidak hanya mengatasi masalah siswa yang telah menggunakan narkoba, tetapi juga melakukan tindak pencegahan bagi siswa yang tidak menggunakan narkoba agar tidak terpengaruh oleh teman atau lingkungannya untuk mengkonsumsi narkoba, salah satu tindak pencegahan tersebut adalah melalui pemberian layanan informasi.

Kata Kunci: Pemahaman bahaya penyalahgunaan narkoba; layanan informasi.
File Selengkapnya.....

32. Pengaruh Layanan Penguasaan Konten Tentang Strategi Belajar Mind Mapping Terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran Ipa Pada Siswa Kelas Viii Di Mts Al-Asror

ABSTRAK

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan fenomena pada kelas VIII MTs Al-Asror Gunungpati, Semarang yaitu rata-rata siswa mendapatkan nilai yang rendah yaitu dibawah kriteria kelulusan minimal (KKM) pada mata pelajaran IPA, dan strategi  belajar yang digunakan siswa dalam belajar kurang efektif. Kebanyakan siswa cenderung mendengarkan ceramah dari materi yang disampaikan oleh guru, dan kemudian meringkasnya berbentuk catatan biasa (linier note). Akibatnya, siswa menjadi mudah bosan dan tidak memiliki minat belajar yang tinggi dikarenakan catatan mereka yang terlihat kaku dan monoton. Penggunaan strategi belajar mind mapping dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan belajarnya sehingga dapat mencapai prestasi belajar yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah layanan penguasaan konten tentang strategi belajar mind mapping memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA.
Jenis penelitian adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian one group pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII MTs Al-Asror Gunungpati, Semarang yang berjumlah 38 siswa (20 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan). Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik cluster random sampling dengan sampel penelitian adalah siswa kelas VIII C MTs Al-Asror Gunungpati, Semarang. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes prestasi dengan topik getaran dan gelombang sebanyak 30 butir soal pilihan ganda. Instrument tersebut telah diujicobakan untuk digunakan dalam penelitian. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif dan uji Wilcoxon.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA sebelum dan sesudah diberikan treatment berupa layanan penguasaan konten tentang strategi  belajar  mind mapping  mengalami  peningkatan  rata-rata  sebesar  8,4%.  Strategi belajar mind mapping dapat digunakan untuk mempermudah siswa memahami dan dan mengingat  materi  pelajaran  dengan lebih  cepat  dan  sederhana  sekaligus  mengasah kreativitas dalam belajar. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon diperoleh    = 4,567, p<0 diterima.="" hipotesis="" maka="" p="">
Berdasarkan  hasil  penelitian  yang  telah  dilakukan,  dapat  disimpulkan  bahwa setelah diberikan treatment berupa layanan penguasaan konten tentang strategi belajar mind mapping terdapat peningkatan prestasi belajar mata pelajaran IPA pada siswa kelas VIII MTs Al-Asror Gunungpati, Semarang. Saran yang dapat diberikan hendaknya konselor dan guru  mata  pelajaran  untuk  dapat memperkenalkan  (mensosialisasikan)  dan mengembangkan lebih lanjut strategi belajar mind mapping kepada para siswa sebagai salah satu alternatif cara belajar yang efektif.

Kata kunci: prestasi belajar, layanan penguasaan konten, mind mapping
File Selengkapnya.....

30. Keefektifan Layanan Informasi Untuk Meningkatkan Pemahaman Kesehatan Reproduksi Siswa Kelas 9 Smp N

ABSTRAK

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan fenomena yang ada di kelas 9 SMP Negeri 1 Bonang Demak yang menunjukkan tingkat pemahaman kesehatan reproduksi siswa yang sedang, dengan indikator kebersihan organ-organ genital, akses  terhadap  pendidikan  kesehatan,  hubungan  seksual pranikah, penyalahgunaan NAPZA, pengaruh media massa, akses terhadap pelayanan kesehatan reproduksi, hubungan harmonis dengan keluarga, penyakit menular seksual. Rumusan masalah yaitu Apakah layanan informasi dapat meningkatkan pemahaman kesehatan reproduksi siswa kelas 9 SMP Negeri 1 Bonang Demak. Manfaat penelitian ini memperkaya kajian tentang pemahaman kesehatan reproduksi melalui layanan informasi.
Jenis Penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain penelitian one group pretest-posttest design. Subyek penelitian adalah kelas 9C. Metode pengumpulan data menggunakan skala Psikologis pemahaman kesehatan reproduksi. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis deskriptif prosentase dan uji beda ( t-test).
Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh terhadap pemahaman kesehatan reproduksi. Tingkat pemahaman kesehatan reproduksi siswa sebelum diberi perlakuan berupa layanan informasi berada pada kriteria sedang (65,44%), dengan analisis persentase rata-rata per indikator masuk dalam kategori sedang (66,60%). Setelah diberi perlakuan berupa layanan informasi, pemahaman kesehatan reproduksi  siswa  masuk  dalam  kategori  tinggi  (78,04%),  dengan analisis persentase rata-rata per indikator masuk dalam kategori tinggi (78,25%). Hasil uji t-test menunjukkan bahwa nilai thitung = 10,027 dan ttabel = 2,042, jadi nilai thitung    >   ttabel.   Dengan   demikian,   pemahaman kesehatan reproduksi   siswa meningkat melalui layanan informasi. Simpulan dari penelitian ini adalah pemahaman kesehatan reproduksi siswa sebelum diberikan layanan informasi masuk dalam kategori sedang karena siswa belum memahami indikator-indikator pemahaman  kesehatan reproduksi, pemahaman  kesehatan   reproduksi   siswa setelah diberikan informasi masuk dalam kategori tinggi dan ada pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman kesehatan reproduksi siswa. Bagi guru bk agar memanfaatkan  layanan  informasi  dengan  cara  menyampaikan  materi  dengan kreatif dan menarik seperti menayangkan video digunakan oleh guru BK untuk meningkatkan pemahaman kesehatan reproduksi. Bagi peneliti lain yang tertarik untuk memperkuat penelitian ini, agar dapat melakukan penelitian dengan tema yang berbeda. Dapat pula digunakan sebagai acuan penelitian lanjutan.

Kata kunci: Pemahaman kesehatan reproduksi, layanan informasi.
File Selengkapnya.....

Teman KoleksiSkripsi.com

Label

Administrasi Administrasi Negara Administrasi Niaga-Bisnis Administrasi Publik Agama Islam Akhwal Syahsiah Akuntansi Akuntansi-Auditing-Pasar Modal-Keuangan Bahasa Arab Bahasa dan Sastra Inggris Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Bimbingan Konseling Bimbingan Penyuluhan Islam Biologi Dakwah Ekonomi Ekonomi Akuntansi Ekonomi Dan Studi pembangunan Ekonomi Manajemen Farmasi Filsafat Fisika Fisipol Free Download Skripsi Hukum Hukum Perdata Hukum Pidana Hukum Tata Negara Ilmu Hukum Ilmu Komputer Ilmu Komunikasi IPS Kebidanan Kedokteran Kedokteran - Ilmu Keperawatan - Farmasi - Kesehatan – Gigi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Keperawatan Keperawatan dan Kesehatan Kesehatan Masyarakat Kimia Komputer Akuntansi Manajemen SDM Matematika MIPA Muamalah Olahraga Pendidikan Agama Isalam (PAI) Pendidikan Bahasa Arab Pendidikan Bahasa Indonesia Pendidikan Bahasa Inggris Pendidikan Biologi Pendidikan Ekonomi Pendidikan Fisika Pendidikan Geografi Pendidikan Kimia Pendidikan Matematika Pendidikan Olah Raga Pengembangan Masyarakat Pengembangan SDM Perbandingan Agama Perbandingan Hukum Perhotelan Perpajakan Perpustakaan Pertambangan Pertanian Peternakan PGMI PGSD PPKn Psikologi PTK PTK - Pendidikan Agama Islam Sastra dan Kebudayaan Sejarah Sejarah Islam Sistem Informasi Skripsi Lainnya Sosiologi Statistika Syari'ah Tafsir Hadist Tarbiyah Tata Boga Tata Busana Teknik Arsitektur Teknik Elektro Teknik Industri Teknik Industri-mesin-elektro-Sipil-Arsitektur Teknik Informatika Teknik Komputer Teknik Lingkungan Teknik Mesin Teknik Sipil Teknologi informasi-ilmu komputer-Sistem Informasi Tesis Farmasi Tesis Kedokteran Tips Skripsi