Isikan Kata Kunci Untuk Memudahkan Pencarian

Perpustakaan Skripsi Online

Perpustakaan Skripsi Online


Perkembangan pendidikan secara nasional di era reformasi, yang sering disebut-sebut oleh para pakar pendidikan maupun oleh para birokrasi di bidang pendidikan sebagai sebuah harapan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di negeri ini dengan berbagai strategi inovasi, ternyata sampai saat ini masih belum menjadi harapan. Bahkan hampir dikatakan bukan kemajuan yang diperoleh.

Kalimat tersebut mungkin sangat radikal untuk diungkapkan, tapi inilah kenyataan yang terjadi dilapangan, sebagai sebuah ungkapan dari seorang Dosen yang mengkhawatirkan perkembangan pendidikan dewasa ini.

Seperti yang kita ketahui bahwa karya ilmiah, baik yang berupa skripsi, thesis, jurnal, penelitian, dan lainnya kini hanya menumpuk diperpustakaan dan dalam rak-rak buku kampus-kampus. Banyak juga karya ilmiah dari hasil mahasiswa yang sudah lulus menjadi tidak berguna karena hanya disimpan sebagai "kenang-kenangan". Padahal kalau karya tersebut terpublikasikan, besar peluangnya untuk menjadi sumber inspirasi dan media pengembangan bagi masyarakat yang haus dan peduli terhadap ilmu pengetahuan.

Berkembangnya ilmu pengetahuan tak luput dari semua pihak baik pemerintah, guru, dosen, mahasiswa dan seluruh komponen masyarakat mempunyai peranan yang besar, karena semakin kita tak peduli dengan itu, maka dampak yang ditimbulkannya dapat kita rasakan sekarang, budaya konsumerisme bangsa, meningkatnya pengangguran dan kriminalitas, selanjutnya bangsa ini akan tergilas oleh arus globalisasi yang sedemikian kompleks.

Hadirnya media online ini diharapkan dapat membantu teman-teman dalam menyusun karya ilmiah. Walaupun kami sadar terjadinya pro kontra tentang media online seperti ini karena berkaitan dengan karya akademik. Hal ini dikhawatirkan terjadinya plagiat. Plagiat adalah pendapat karya atau hasil penelitian orang lain yang diakui sebagai pendapat, karya, atau hasil penelitian sendiri. Bentuk-bentuk yang dikategorikan kegiatan plagiat adalah:

1. Mengutip pendapat orang lain tanpa menyebut sumbernya.

2. Menjiplak seluruhnya atau sebagian hasil karya orang lain, seperti makalah, skripsi, tesis, disertasi.

Untuk menghindari hal tersebut, kami sediakan forum diskusi bagi member untuk membahas karya ilmiah yang sedang dibuat.

KoleksiSkripsi.com adalah situs perpustakaan skripsi online. Kami berharap dengan adanya situs ini dapat bermanfaat dan dapat membantu dalam menyelesaikan karya ilmiah Anda. Suatu usaha tak akan menjadi sia-sia kalau kita mulai dengan niat baik dan sungguh-sungguh dalam menjalankannya, kami akan selalu terbuka jika ada saran kritik yang membangun dari anda.

Salam sukses,
www.KoleksiSkripsi.com

12. Perubahan Beberapa Sifat Kimia Tanah Dan Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea maysL.) Akibat Pemberian Limbah Kertas Rokok

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan limbah padat pabrik kertas rokok, sebagai bahan kapur untuk mengatasi kemasaman tanah Ultisol serta peningkatan unsur hara akibat pemberian pupuk kandang ayam. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2016 sampai dengan Februari 2017, menggunakan metode penelitian Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor dimana faktor 1 (limbah padat pabrik kertas rokok) terdiri dari 4 taraf dan faktor 2 (pupuk kandang ayam) terdiri dari 3 taraf dengan 3 ulangan yang kemudian diuji dengan uji T. Analisis sampel tanah dilakuka n di Laboratorium Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) dan Laboratorium Kimia Tanah Fakultas Pertanian USU, parameter  yang diamati meliputi pH tanah,  Al-dd, P-tersedia, tinggi tanaman, serta berat kering tajuk dan akar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah padat pabrik kertas rokok mampu menurunkan pH tanah Ultisol, mempengaruhi tinggi tanaman dan berat kering tajuk, serta berpotensi dalam menurunkan Al-dd dan berpotensi memenuhi ketersediaan P dalam tanah. Pupuk kandang ayam mampu menurunkan pH tanah Ultisol dan meningkatkan kandungan P tanah Ultisol serta berpotensi dalam menurunkan Al-dd tanah.

Kata Kunci     : Limbah Padat Pabrik Kertas Rokok, Pupuk Kandang Ayam, Sifat Kimia Tanah, Pertumbuhan Tanaman Jagung
File Selengkapnya.....

11. Pemberian Kno3 Dan Air Kelapa Pada Uji Viabilitas Benih Pepaya (Carica papaya L.)

ABSTRAK
Pepaya merupakan tanaman monokotil yang hanya dapat dikembangkan dengan biji, sehingga diperlukan benih yang bermutu guna menunjang produksi yang baik dilapangan. Untuk mendapatkan benih yang berkualitas baik dan meningkatkan produksinya dapat dilakukan beberapa alternatif diantaranya melakukan pematahan dormansi benih dengan memberikan KNO3 dan air kelapa. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Benih Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Medan pada bulan April 2016 sampai dengan Mei 2016 menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 2 faktor. Faktor pertama yaitu konsentrasi KNO3 yaitu M0 (0%); M1 (2.5%); M2 (5%); M3 (7.5%) dan faktor kedua yaitu konsentrasi air kelapa yaitu N0 (0%); N1 (25%); N2 (50%); N3 (75%); N4 (100%). Parameter yang diamati adalah kadar air benih, laju perkecambahan, uji daya kecambah (kecambah normal, abnormal, dan benih yang belum tumbuh), indeks vigor, bobot segar kecambah, dan bobot kering kecambah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi KNO3 berpengaruh nyata terhadap laju  perkecambahan, kecambah normal, benih yang belum tumbuh, indeks vigor, bobot segar kecambah dan bobot kering kecambah. Perlakuan konsentrasi Air kelapa berpengaruh nyata terhadap kadar air benih, laju perkecambahan, indeks vigor, dan bobot kering kecambah. Interaksi antara perlakuan konsentrasi KNO3 dan konsentrasi air kelapa berpengaruh tidak nyata terhadap seluruh parameter pengamatan.

Kata kunci : Air kelapa, KNO3, Pepaya
File Selengkapnya.....

10. Respon Pertumbuhan Beberapa Varietas Kentang (Solanum tuberosum L.) Pada Tanah yang Diinokulasikan Nematoda (Meloidogynespp.) dan Pemberian Beberapa Bahan Organik

ABSTRAK
Nematoda puru akar (Meloidogyne spp.) merupakan salah satu patogen penting yang menyebabkan penurunan hasil tanaman kentang. Sehingga diperlukan pengendalian untuk mencegah penurunan hasil tanaman serta aman bagi lingkungan. Salah satu metodenya yaitu biofumigasi dengan menggunakan sisa tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan limbah pertanian dalam mengendalikan Meloidogyne spp. Dilakukan di Kebun Percobaan Balai Penelitian Tanaman   Sayuran   dan   Hortikultura   Tongkoh, Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 9 perlakuan, yaitu K0  (Kontrol), K1 (limbah  Brassicaceae), K2 (limbah  Leguminoceae),  K3 (limbah Solanaceae), K4 (limbah Brassicaceae dan Leguminoceae), K5 (limbah Brassicaceae dan Solanaceae) , K6 (limbah Leguminoceae dan Solanaceae, K7 (limbah Leguminoceae dan Solanaceae), K8 (Karbofuran). Tiap perlakuan terdiri dari 3 ulangan dan masing-masing diinokulasikan ± 500 nematoda. Hasil penelitian menunjukkan llimbah Brassicaceae+Solanaceae (K5) adalah biofumigan terbaik untuk menekan nematoda dengan presentase keparahan terendah yaitu 3,87 % dan jumlah puru dengan rataan terendah yaitu 9,16. Dan limbah Solanaceae (K3) berperan paling baik sebagai biofertilizer pada tanaman.

Kata Kunci: Limbah pertanian, Biofumigan, Meloidogyne spp., Kentang
File Selengkapnya.....

9. Respon Pertumbuhan Beberapa Varietas Kentang (Solanum tuberosum L.) Pada Tanah yang Diinokulasikan Nematoda (Meloidogynespp.) dan Pemberian Beberapa Bahan Organik

ABSTRAK
AMRY MELINDRA : Respon Pertumbuhan Beberapa Varietas Kentang (Solanum tuberosumL.) pada Tanah yang di Inokulasikan Nematoda (Meloidigyne spp.) dan Pemberian Beberapa Bahan Organik di bimbing oleh LUTHFI A. M SIREGAR dan KHAIRUNNISA LUBIS. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui respon pertumbuhan beberapa varietas yang kentang diaplikasikan bahan organik ke dalam media tanam inokulasi nematoda. Penelitian ini dilakukan di kebun balai penelitian tanaman berastagi, provinsi sumatera utara dari  bulan mei  2016  sampai november  2016.  Menggunakan  rancangan  acak  kelompok dengan dua faktor ; faktor pertama adalah bahan organik (mucuna dan kacang tanah) dan faktor kedua adalah varietas (Tenggo, Maglia, dan Margahayu). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan organik meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah tajuk, bobot basah akar, bobot umbi dan jumlah umbi. Namun, bahan organik juga meningkatkan jumlah nematoda. Varietas tenggo dan maglia menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap semua karakter yang diamati. Interaksi kedua perlakuan tersebut berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, bobot basah tajuk, jumlah puru akar dan jumlah umbi. Namun, tidak ada pengaruh nyata pada peubah amatan jumlah daun, berat basah akar, dan bobot umbi.

Kata kunci : bahan organik, nematoda, varietas
File Selengkapnya.....

8. Populasi Serangga Penyerbuk Kelapa Sawit Elaeidobius kamerunicus Faust (Coleoptera; Curculionidae) yang Efektif dalam Menyerbuk Bunga Kelapa Sawit

ABSTRAK
Buah jadi terbentuk oleh adanya penyerbukan. Penyerbukan merupakan proses bertemunya kepala putik dengan benang sari. Salah satu teknik penyerbukan dapat dilakukan dengan bantuan Elaeidobius kamerunicus Faust. Elaeidobius kamerunicus Faust. merupakan salah satu serangga yang efektif dalam menyerbuk kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah populasi serangga penyerbuk kelapa sawit yang efektif dalam menyerbuk bunga kelapa sawit. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 4 perlakuan yaitu J0 (0 ekor), J1 (100 ekor), J2 (200 ekor), J3 (300 ekor). Tiap perlakuan terdiri dari 6 ulangan. Inokulasi 200 ekor adalah perlakuan paling efektif terhadap rataan berat tandan (9.858 kg) dan berat brondolan (7.146 kg). Sedangkan inokulasi 100 ekor merupakan perlakuan yang efektif terhadap rataan nilai fruit set yaitu 56.90 %. Fruit set adalah perbandingan antara buah jadi dengan buah seluruh tandan.

Kata Kunci: Elaeidobius kamerunicus Faust, Penyerbukan, Bunga Kelapa Sawit, Fruit set
File Selengkapnya.....

7. Pemberian Biochar Dari Beberapa Bahan Baku Untuk Mengurangi Pencemaran Logam Berat Cd Di Tanah

ABSTRAK
Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menentukan  jenis  bahan  baku  biochar yang terbaik dalam mengurangi pencemaran logam berat Cd di tanah. Penelitian dilakukan di laboratorium menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) non faktorial dengan perlakuan kontrol, 3 jenis biochar dari bahan baku yang berbeda meliputi brangkasan jagung, jerami padi dan TKKS, sebanyak 5 ulangan. Parameter yang diamati adalah pH H2O, pH KCl, Cd ekstrak DTPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga jenis biochar mampu meningkatkan pH H2O, pH KCl tanah.Cd ekstrak DTPA menurun secara nyata akibat pemberian biochar jerami padi dan TKKS, kecuali biochar brangkasan jagung. Kapasitas serapan biochar terhadap logam berat Cd diurutkan dari yang terbesar hingga terkecil adalah  biochar  TKKS,  biochar  jerami  padi  dan  biochar  brangkasan jagung.

Kata kunci : Biochar, Cd
File Selengkapnya.....

6. Aplikasi Tithonia diversifolia dan Pupuk Kandang Ayam dengan Pupuk SP-36 Terhadap Serapan P dan Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea mays L.) pada Tanah Ultisol Labuhan Batu

LATAR BELAKANG
Tanah Ultisol mempunyai sebaran yang sangat luas, meliputi hampir 25% dari total daratan Indonesia. Penampang tanah yang dalam dan kapasitas tukar kation yang  tergolong  sedang  hingga tinggi menjadikan tanah ini mempunyai peranan yang penting dalam pengembangan pertanian lahan kering di Indonesia (Prasetyo dan Suridikarta, 2006). Oleh karena itu, pengelolaan kesuburan tanah masam seperti Ultisol perlu mendapat perhatian.
Secara umum tanah Ultisol mempunyai kendala untuk pengembangan usaha tani, hal tersebut dikarenakan miskin kandungan bahan organik, pH rendah, C-Organik  sangat  rendah, dan N-total sangat  rendah sedangkan kejenuhan  Al termasuk tinggi. Tanah ini juga miskin kandungan hara lainnya terutama P dan kation-kation dapat tertukar lainnya, seperti Ca, Mg, Na dan K, kapasitas tukar kation (KTK) rendah, dan peka terhadap erosi (Sudaryono, 2009).
Upaya yang dilakukan untuk memperbaiki sifat tanah Ultisol antara lain adalah dengan cara penambahan bahan organik untuk memperbaiki sifat  fisik, kimia, biologi tanah, serta pemupukan untuk penyediaan unsur hara makro seperti penambahan pupuk P (Tan, 2007). Penambahan bahan organik yang berasal dari sisa tanaman  dan kotoran hewan  selain  menambah  bahan organik  tanah juga memberikan konstribusi terhadap ketersedian hara N, P, dan K, serta mengefisienkan penggunaan pupuk anorganik (Rachman, dkk, 2008).
Beberapa  bahan  organik  (kompos)  yang  dimanfaatkan  untuk meningkatkan P dalam tanah yaitu tanaman semak belukar,yaitu Tithonia diversifoliamerupakan gulma yang banyak tumbuh di tepi jalan raya dan dataran  tinggi. Menurut hasil penelitan Hakim, dkk (2008), komposT. diversifolia dapat mengurangi kebutuhan pupuk buatan sebanyak 50% bagi tanaman melon, tomat, cabai,  jahe, jagung, dan kedelai pada tanah Ultisol. T. diversifolia juga dapat menurunkan Al dan menaikkan pH tanah. Kompos T. diversifolia mengandung 0,37% P, sehingga dapat digunakan sebagai salah satu sumber P bagi tanaman (Hartatik, 2007).
Pupuk kandang memiliki sifat yang alami dan tidak merusak tanah, menyediakan unsur hara makro (N, P, K, Ca, dan S) dan mikro (Fe, Zn, B dan Co). Pupuk kandang ayam mempunyai kandungan P (1 - 2%) yang lebih tinggi dibandingkan pupuk kandang yang lainnya (Melati dan Andriyani, 2005). Sutejo (2002) mengemukakan bahwa kandungan unsur hara dari pupuk kandang ayam lebih tinggi karena bagian cair (urin) bercampur dengan bagian padat.
emupukan P merupakan hal yang umum dilakukan pada budidaya pertanian pada Tanah Ultisol agar tanaman memperoleh P dalam jumlah optimal dengan harapan produktivitas tanaman yang tinggi dapat dicapai. Permasalahan utama dalam pemupukan P adalah unsur hara P yang berasal dari pupuk P akan mengalami berbagai reaksi seperti fiksasi dan retensi. Reaksi – reaksi tersebut akan menyebabkan P menjadi tidak tersedia bagi tanaman (Tambunan dkk, 2014). Semakin tinggi kadar Fe dan Al pada tanah, maka akan semakin tinggi jerapan P yang dapat terjadi. Unsur Al dan Fe yang banyak larut pada tanah masam akan mudah mengikat P, sehingga penambahan pupuk P kurang bermanfaat bagi tanaman (Sukmawati, 2011).
Berdasarkan  uraian  diatas  maka  penulis  tertarik  melakukan  penelitian tentang Aplikasi T. diversifolia dan Pupuk Kandang Ayam dengan Pupuk SP-36 Terhadap P-Potensial, Serapan P dan Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea mays L.) pada Tanah Ultisol Labuhan Batu Selatan.
File Selengkapnya.....

5. Pengaruh Sistem Tanam Jajar Legowo Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Beberapa Varietas Padi Sawah (Oryza Sativa L.)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui pengaruh sistem tanam jajar legowo terhadap pertumbuhan dan produksi beberapa varietas padi sawah (Oryza sativa L.). Penelitian ini dilaksanakan di lahan sawah Balai Benih Induk Padi Murni Tanjung Morawa Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara dengan ketinggian  +  20  meter  di  atas  permukaan  laut,  mulai  bulan November  2016 sampai dengan Maret 2017. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 Faktor Perlakuan. Faktor pertama adalah sistem tanam jajar legowo yang terdiri atas 3 taraf yaitu L 0 = Kontrol (10 x 25 cm), L1 = 2:1 (10 x 25 cm), L2  = 4:1 (10 x 25 cm) dan faktor kedua adalah varietas padi yang terdiri atas 4 jenis yaitu V1  (mekongga), V2  (situ bagendit), V3  (inpari 32), V4  (inpari 30). Hasil penelitian menunjukkan sistem tanam legowo berpengaruh meningkatkan produktivitas padi sawah (Oryza sativa L.).

Kata kunci : padi sawah, sistem tanam jajar legowo, varietas
File Selengkapnya.....

4. Sifat Fisika dan Kimia Tanah Pada Tanah Supresive Terhadap Keberadaan Ganoderma Boninensis Pada Kelapa Sawit

ABSTRAK
Muhammad Al-Fakhry Puspika.. 2017. “Sifat Fisika dan Kimia Tanah pada Tanah Supresif terhadap Keberadaan Ganoderma boninense pada Kelapa Sawit”. Di bawah bimbingan Mukhtar Iskandar Pinem.Penyakit busuk pangkal batang yang disebabkan oleh Ganoderma boninense pada tanaman kelapa sawit merupakan penyakit yang penting karena dapat menyebabkan kematian tanaman kelapa sawit hingga 100%. Penyebaran G. boninense dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal tanaman. Faktor internal tanaman meliputi kesehatan tanaman dan daya tahan   terhadap infeksi   patogen.   Sedangkan   untuk   faktor   eksternal   yaitu lingkungan sekitar wilayah tumbuh terutama kondisi tanah, dalam hal ini yang berkaitan dengan status hara tanah.Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan sifat fisika tanah yaitu tekstur tanah, dan sifat kimia tanah yaitu pH-H2O, pH-KCl, kadar C-organik, Kapasitas Tukar Kation (KTK) Tanah, Kation Basa - basa Tukar (K, Ca, Mg dan Na) Tanah, kadar Nitrogen tanah, kadar P-tersedia dan kadar hara mikro (Mn, Zn, Cu, Fe, Al dan B) pada tanah terinfestasi dan tanah supresif terhadap serangan G. boninense. Penelitian dilakukan di Perkebunan Kelapa Sawit PT. Marihat, Pematang Siantar dengan metode Survei. Sampel diambil dengan metode simple random sampling (SRS). Sampel tanah di analisis di Laboratorium PT. Socfin Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur hara tidak berpengaruh terhadap keberadaan G. boninense pada tanah supresif tetapi persentase pasir dalam tanah mempengaruhi penyebaran G. boninense.

Kata Kunci : G. boninense, tanah supresif, tanah terinfestasi, kelapa sawit
File Selengkapnya.....

3. Peran Berbagai Sumber N Terhadap Pertumbuhan dan

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran berbagai sumber N terhadap  pertumbuhan dan  produksi  tiga  varietas  kedelai  di  lahan  kering. Penelitian ini dilaksanakan di lahan masyarakat Kelurahan Namo Gajah Kecamatan Medan Tuntungan, Sumatera Utara yang berada pada ketinggian + 25 meter diatas permukaan laut, mulai bulan Agustus 2016 sampai November 2016 dengan  menggunakan Rancangan  Acak  Kelompok Faktorial dengan 2  faktor. Faktor pertama varietas dengan 3  jenis  yaitu  varietas Cikurai,  Grobogan dan Dering. Faktor kedua sumber N 4 jenis yaitu tanpa nitrogen, sumber N-Anorganik (Urea), sumber  N-Hayati (Illetrisoy), dan Sumber N-Organik (Biochar  jerami padi). Peubah amatan adalah tinggi tanaman, diameter batang, total luas daun, jumlah klorofil, jumlah cabang produktif, bobot kering tajuk, bobot kering akar, umur berbunga, umur panen, jumlah polong per sampel, jumlah polong berisi, produksi per sampel, produksi per plot dan bobot 100 biji.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Varietas berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada 2,3,5 dan 6 mst, bobot 100 biji dan bobot biji per plot dan sumber N berpengaruh nyata terhadap  bobot kering tajuk dan jumlah polong berisi. Interaksi tiga varietas terhadap pemberian berbagai sumber hara N berpengaruh tidak nyata terhadap semua peubah amatan.

Kata Kunci : Kedelai, Sumber N, Varietas
File Selengkapnya.....

Teman KoleksiSkripsi.com

Label

Administrasi Administrasi Negara Administrasi Niaga-Bisnis Administrasi Publik Agama Islam Akhwal Syahsiah Akuntansi Akuntansi-Auditing-Pasar Modal-Keuangan Bahasa Arab Bahasa dan Sastra Inggris Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Bimbingan Konseling Bimbingan Penyuluhan Islam Biologi Dakwah Ekonomi Ekonomi Akuntansi Ekonomi Dan Studi pembangunan Ekonomi Manajemen Farmasi Filsafat Fisika Fisipol Free Download Skripsi Hukum Hukum Perdata Hukum Pidana Hukum Tata Negara Ilmu Hukum Ilmu Komputer Ilmu Komunikasi IPS Kebidanan Kedokteran Kedokteran - Ilmu Keperawatan - Farmasi - Kesehatan – Gigi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Keperawatan Keperawatan dan Kesehatan Kesehatan Masyarakat Kimia Komputer Akuntansi Manajemen SDM Matematika MIPA Muamalah Olahraga Pendidikan Agama Isalam (PAI) Pendidikan Bahasa Arab Pendidikan Bahasa Indonesia Pendidikan Bahasa Inggris Pendidikan Biologi Pendidikan Ekonomi Pendidikan Fisika Pendidikan Geografi Pendidikan Kimia Pendidikan Matematika Pendidikan Olah Raga Pengembangan Masyarakat Pengembangan SDM Perbandingan Agama Perbandingan Hukum Perhotelan Perpajakan Perpustakaan Pertambangan Pertanian Peternakan PGMI PGSD PPKn Psikologi PTK PTK - Pendidikan Agama Islam Sastra dan Kebudayaan Sejarah Sejarah Islam Sistem Informasi Skripsi Lainnya Sosiologi Statistika Syari'ah Tafsir Hadist Tarbiyah Tata Boga Tata Busana Teknik Arsitektur Teknik Elektro Teknik Industri Teknik Industri-mesin-elektro-Sipil-Arsitektur Teknik Informatika Teknik Komputer Teknik Lingkungan Teknik Mesin Teknik Sipil Teknologi informasi-ilmu komputer-Sistem Informasi Tesis Farmasi Tesis Kedokteran Tips Skripsi