Isikan Kata Kunci Untuk Memudahkan Pencarian

Perpustakaan Skripsi Online

Perpustakaan Skripsi Online


Perkembangan pendidikan secara nasional di era reformasi, yang sering disebut-sebut oleh para pakar pendidikan maupun oleh para birokrasi di bidang pendidikan sebagai sebuah harapan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di negeri ini dengan berbagai strategi inovasi, ternyata sampai saat ini masih belum menjadi harapan. Bahkan hampir dikatakan bukan kemajuan yang diperoleh.

Kalimat tersebut mungkin sangat radikal untuk diungkapkan, tapi inilah kenyataan yang terjadi dilapangan, sebagai sebuah ungkapan dari seorang Dosen yang mengkhawatirkan perkembangan pendidikan dewasa ini.

Seperti yang kita ketahui bahwa karya ilmiah, baik yang berupa skripsi, thesis, jurnal, penelitian, dan lainnya kini hanya menumpuk diperpustakaan dan dalam rak-rak buku kampus-kampus. Banyak juga karya ilmiah dari hasil mahasiswa yang sudah lulus menjadi tidak berguna karena hanya disimpan sebagai "kenang-kenangan". Padahal kalau karya tersebut terpublikasikan, besar peluangnya untuk menjadi sumber inspirasi dan media pengembangan bagi masyarakat yang haus dan peduli terhadap ilmu pengetahuan.

Berkembangnya ilmu pengetahuan tak luput dari semua pihak baik pemerintah, guru, dosen, mahasiswa dan seluruh komponen masyarakat mempunyai peranan yang besar, karena semakin kita tak peduli dengan itu, maka dampak yang ditimbulkannya dapat kita rasakan sekarang, budaya konsumerisme bangsa, meningkatnya pengangguran dan kriminalitas, selanjutnya bangsa ini akan tergilas oleh arus globalisasi yang sedemikian kompleks.

Hadirnya media online ini diharapkan dapat membantu teman-teman dalam menyusun karya ilmiah. Walaupun kami sadar terjadinya pro kontra tentang media online seperti ini karena berkaitan dengan karya akademik. Hal ini dikhawatirkan terjadinya plagiat. Plagiat adalah pendapat karya atau hasil penelitian orang lain yang diakui sebagai pendapat, karya, atau hasil penelitian sendiri. Bentuk-bentuk yang dikategorikan kegiatan plagiat adalah:

1. Mengutip pendapat orang lain tanpa menyebut sumbernya.

2. Menjiplak seluruhnya atau sebagian hasil karya orang lain, seperti makalah, skripsi, tesis, disertasi.

Untuk menghindari hal tersebut, kami sediakan forum diskusi bagi member untuk membahas karya ilmiah yang sedang dibuat.

KoleksiSkripsi.com adalah situs perpustakaan skripsi online. Kami berharap dengan adanya situs ini dapat bermanfaat dan dapat membantu dalam menyelesaikan karya ilmiah Anda. Suatu usaha tak akan menjadi sia-sia kalau kita mulai dengan niat baik dan sungguh-sungguh dalam menjalankannya, kami akan selalu terbuka jika ada saran kritik yang membangun dari anda.

Salam sukses,
www.KoleksiSkripsi.com

125. Penalaan Power System Stabilizer (Pss) Menggunakan Genetic Algorithm

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Power System Stabilizer (PSS) adalah alat kendali tambahan yang digunakan pada sistem eksitasi generator sinkron untuk meredam osilasi elektromekanik pada generator  yang  timbul  akibat  gangguan  dan  perubahan  beban  yang  terjadi  pada sistem tenaga listrik.
PSS  meredam   osilasi  pada  rotor  generator   dengan   memberikan   sinyal tambahan yang memproduksi torsi elektrik yang sefasa dengan deviasi kecepatan rotor untuk mengembalikan rotor ke kecepatan sinkron. Dalam menghasilkan torsi redaman, PSS bekerja dengan mengolah sinyal input berupa daya output generator, frekuensi output dan sudut daya [1].
Dalam penggunaannya, parameter-parameter PSS harus di tala (tuning) agar kinerjanya sesuai dengan kebutuhan serta cocok dengan karakter sistem tenaga yang dikendalikannya, sehingga mampu menstabilkan generator saat terjadi perubahan pembebanan [2].
Secara luas, penalaan PSS dilakukan dengan penentuan parameter yang membuat PSS bekerja pada kondisi yang sudah diramalkan saja, hal ini membuat PSS tidak bekerja dengan baik saat bekerja diluar kondisi yang sudah ditentukan. Genetic Algorithm sebagai kecerdasan buatan cocok untuk menyelesaikan permasalahan ini, karena dapat memperluas wilayah kerja PSS sekaligus mempersingkat penghitungan, sehingga dapat menghasilkan satu set parameter penalaan PSS yang efektif untuk segala kondisi pembebanan pada sistem tenaga [3].
Pada  tugas  akhir  ini,  penulis  memilih  PLTU  2  SUMUT  Pangkalan  Susu sebagai lokasi penelitian karena pembangkit tersebut masih baru dan sistem eksitasi 
generatornya sudah memakai PSS. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan dalam penalaan PSS pada pembangkit lain yang akan dibangun, khususnya Pembangkit Unit 3 dan 4 PLTU Pangkalan Susu yang akan segera rampung pada beberapa tahun kedepan.

1.2 Perumusan Masalah
Dalam tugas akhir ini dirumuskan beberapa masalah, yaitu:
1.   Bagaimana cara meningkatkan stabilitas sistem tenaga menggunakan PSS
serta cara penerapannya di PLTU 2 SUMUT Pangkalan Susu?
2.   Bagaimana  cara  yang  tepat  untuk  menerapkan  Genetic  Algorithm  agar dapat  digunakan  untuk  penalaan  PSS  pada  PLTU  2  Sumut  Pangkalan Susu?

1.3 Tujuan
Tujuan dari tugas akhir ini adalah:
1.   Menerapkan metode Genetic Algorithm pada penalaan PSS dengan studi kasus di PLTU 2 Sumut Pangkalan Susu
2.   Membandingkan stabilitas sistem tenaga saat sebelum dan sesudah PSS ditala menggunakan Genetic Algorithm

1.4 Batasan Masalah
Batasan masalah dalam tugas akhir ini adalah:
1. Kestabilan yang diteliti adalah small signal stability
2. Analisis   dan   percobaan   disimulasikan   menggunakan   software   Matlab (Simulink)

124. Studi Pemanfaatan Tenaga Listrik Pumped Storage Sebagai Penunjang Infrastruktur Geopark Danau Toba

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Listrik merupakan kebutuhan primer bagi kehidupan manusia, tidak hanya untuk penerangan, melainkan juga untuk kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat. Permasalahan yang ada saat ini adalah terbatasnya suplai energi listrik yang menimbulkan ketidakseimbangan antara suplai dan permintaan daya listrik, sehingga pada waktu beban puncak akan terjadi pemadaman. Kondisi ini dapat menjadi kendala bagi tumbuhnya sektor industri, usaha pengembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Saat isu pemanasan global semakin terdengar, pengembangan sumber daya air untuk   memenuhi   kebutuhan   energi   listrik   menjadi   alternatif   tepat   energi terbarukan dan ramah lingkungan yang sesuai dengan potensi sumber daya alam di wilayah Indonesia. Sumber daya air sebagai pembangkit energi listrik dapat mengurangi pemanasan global, sesuai dengan konvensi perubahan iklim (United NationsFramework Convention in Climate Change = UNFCCC) dan Protokol Kyoto. Kenyataan bahwa alam Indonesia memiliki banyak air  terjun, danau atau jenis lainnya yang menjadi tempat aliran air dan ketersediaan teknologi membuat aliran air yang mempunyai tinggi jatuh dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik.
Salah satu potensi sumber daya air di Indonesia yang dapat dikembangkan menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) adalah pada aliran sungai dan danau. Sungai dan danau mempunyai tinggi jatuh dan debit ideal yang merupakan syaratutama dalam pengembangan pembangkit air. Aliran sungai telah dimanfaatkan dalam pengembangan PLTA, serta untuk kedepannya direncanakan pengembangan PLTAlainya. Dalam penerapanya, pemanfaatan teknologi PLTA membutuhkan perencanaan yang matang sehingga perlu dilakukan kajian untuk menentukan kapasitas pembangkit yang sesuai berdasarkan potensi sungai atau danau yang tersedia. Oleh sebab itu, penelitian ini mengambil judul “Studi Pemanfaatan  Tenaga  Listrik  Pumped  Storage Sebagai  Penunjang  Infrastruktur Geopark Danau Toba Kabupaten Samosir”. Dengan adanya penelitian ini diharapkan  dapat  menjadi  solusi  yang  tepatdalam perencanaan  pengembangan PLTA sebagai penunjang infrastruktur Danau Toba agar dapat dipromosikan menjadi destinasi wisata internasional. Sehingga dapat dibagun berbagai fasilitas umum seperti penerangan jalan, hotel, dan sarana transportasi berupa kereta gantung (cable car) yang menghubungkan Camping Ground Parapat hingga Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean Simalungun, serta beberapa kecamatan lainnya.

1.2 Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah pada tugas akhir ini adalah mengetahui pemamfaatan  tenaga listrik  yang di  hasilkan  pumped  storage dan  mengetahui ekonomi pembangkitnya.

1.3 Batasan Masalah
Dalam penelitian ini, penulis membatasi permasalahan sebagai berikut:
1. Hanya membahas secara umum tentang komponen utama pumped storage
2.  Tidak  membahas  secara  detail  tentang  desain  sipil  dan  desain  elektrical mekanikal
3. Hanya membahas manajemen kebutuhan energinya.

123. Analisis Perbandingan Efisiensi Dan Torsi Motor Dc Seri Akibat Pergeseran Sikat Dengan Menggunakan Metode Field’s Test

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1       Latar Belakang
Motor arus searah adalah sebuah mesin arus searah yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik.Motor arus searah sangat banyak digunakan dalam bidang industri.Penggunaan motor arus searah dapat dijumpai misalnya sebagai motor penggerak beban mekanik seperti pompa,penggerak kipas angin,blower,lift,eskalator,penggerak pulley konveyor,dan   lain-lain.Motor   arus   searah   yang   digunakan   dibidang industri pada umumnya memiliki kapasitas daya yang relatif besar dan disesuaikan dengan beban mekanis serta jumlah produksi yang diinginkan.
Untuk memenuhi semuanya itu,maka diperlukan motor arus searah yang memiliki efisiensi dan torsi tinggi. Pada motor arus searah suplai daya yang diperoleh berasal dari sumber tegangan listrik arus searah. Dimana sumber tegangan searah ini diberikan kepada kumparan jangkar dan kumparan medan dari motor tersebut.
Disaat motor diberi beban,maka fluksi akan berkurang dan amper- turn medan akan berkurang juga. Hal ini disebabkan oleh karena adanya reaksi jangkar.Reaksi jangkar sangat berpengaruh terhadap kinerja,efisiensi,dan torsi dari motor tersebut.Untuk mengurangi reaksi jangkar ini,ada tiga cara atau teknik yang dapat dilakukan yaitu melakukan penggeseran sikat(brush shifting),kutub-kutub komutasi (comutating poles/interpoles),dan belitan kompensasi (compensating windings). 
Pada tugas akhir ini,penulis akan membahas tentang Analisis perbandingan efisiensi dan torsi motor dc seri akibat pergeseran sikat dengan menggunakan metode field’s test.

1.2       Perumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dari tugas akhir ini adalah :
1.   Bagaimana pengaruh pergeseran sikat terhadap efisiensi motor arus searah penguatan seri dengan menggunakan metode field’s test
2.   Bagaimana pengaruh pergeseran sikat terhadap torsi motor arus searah penguatan seri dengan menggunakan metode field’s test
3.   Bagaimana  pengaruh  kutub  kutub  komutasi  terhadap  efisiensi motor  arus  searah  penguatan  seri  dengan menggunakan metode field’s test
4.   Bagaimana pengaruh kutub kutub komutasi terhadap torsi motor arus searah penguatan seri dengan menggunakan metode field’s test.

1.3       Tujuan
Adapun tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk :
1.   Mengetahui pengaruh pergeseran sikat terhadap efisiensi dan torsi motor  arus  searah  penguatan  seri  dengan menggunakan metode field’s test.
2.   Mengetahui  pengaruh  kutub  kutub  komutasi  terhadap  efiesiensi dan torsi motor arus searah penguatan seri dengan menggunakan metode field’s test. 
3.   Memperlihatkan perbandingan efisiensi dan torsi antara pergeseran sikat  dengan  kutub  kutub  komutasi  dan  pergeseran  sikat  tanpa kutub kutub komutasi motor arus searah penguatan seri dengan menggunakan metode field’s test.

1.4       Batasan  Masalah
Adapun pembatasan masalah yang dilakukan dalam penulisan tugas akhir ini adalah:
1.   Motor yang dipergunakan sebagai aplikasi adalah motor arus searah penguatan seri pada Laboratorium Konversi Energi Listrik Departemen Teknik Elektro,Fakultas Teknik,Universitas Sumatera Utara.
2.   Rugi-rugi yang di hitung adalah rugi-rugi tembaga dan rugi-rugi beban stray pada motor dc penguatan seri
3.   Motor arus searah penguatan seri dalam keadaan berbeban.
4.  Tidak membahas tentang gangguan-gangguan yang terjadi pada motor arus searah penguatan seri.
5.   Analisis data dan perhitungan berdasarkan peralatan yang tersedia di Laboratorium Konversi Energi Listrik FT-USU.

122. Pengaruh Penambahan Reflektor (Cermin Datar) terhadap Daya keluaran Polycrystalline

ABSTRAK

Sel surya merupakan salah satu teknologi terbarukan yang dapat mengkonversikan energi matahari menjadi energi listrik secara langsung. Teknologi ini sangat berpotensi untuk dikembangkan di Negara Indonesia yang berada di daerah katulistiwa dan juga beriklim tropis. Namun masih banyak kelemahan dari penggunaan teknologi ini seperti daya keluaran yang di hasilkan tidak stabil dan efisiensinya masih cukup rendah. Keadaan tersebut disebabkan oleh pacaran radiasi yang diterima modul untuk setiap saat tidak konstan. Untuk memaksimalkan daya keluaran modul dapat dilakukan dengan mengatur sudut modul, menambahkan reflektor, dan mengarahkan modul kearah posisi azimuth matahari yang tepat. Semua perlakuan ini bertujuan untuk memaksimalkan intensitas radiasi matahari yang diterima oleh modul tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan reflektor terhadap daya keluaran dan efisiensi dari modul jenis polycrystalline. Penelitian dilakukan dengan menambahkan reflektor pada empat sisi modul surya dengan masing-masing ukuran reflektornya (106,2 × 30) cm untuk panjang pnael, dan (67,5 × 30) cm untuk lebar panel, serta  variasi sudut 500, 600, dan 700 terhadap modul surya. Dari hasil pengujian didapat bahwa pada sudut 600    persentasi peningkatan rata-rata daya keluaran paling tinggi yaitu 26,49%.
Kata kunci :    Daya  keluaran,  Intensitas  radiasi  matahari,  Reflektor,  Modul
Polycrystalline

120. Pengukuran Parameter Internal Super Kapasitor Sebagai Pengganti Baterai Telepon Selular Berdasarkan Karakteristik Pengisian dan Pengosongan

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Super  kapasitor  merupakan  perangkat  baru  dalam  media  penyimpanan  energi. Super kapasitor diatur oleh persamaan dasar yang sama dengan kapasitor konvensional, tetapi super kapasitor memanfaatkan luas permukaan elektroda yang lebih dan dilektrik tipis untuk mencapai kapasitansi yang lebih besar. Hal ini memungkinkan kerapatan energi yang lebih besar dibandingkan dengan kapasitor konvensional dan kerapatan muatan yang lebih besar dibandingkan dengan baterai[1].
Sejauh ini para ahli telah melakukan penelitian terhadap super kapasitor, salah satunya penelitian tentang bagaimana mengukur parameter internal dari sebuah kapasitor dengan melihat karakteristik pengisian dan pengosongan dari super kapasitor tersebut dengan arus pengisian yang berbeda-beda. Namun jika dibutuhkan nilai tegangan yang lebih besar dari yang tersedia, maka pilihan satu-satunya adalah dengan menserikan beberapa super kapasitor agar mendapatkan nilai tegangan yang lebih besar.
Oleh sebab itu dalam Tugas Akhir ini, dilakukan simulasi terhadap baterai telepon selular untuk  mengetahui tegangan,  waktu  pengisian  dan  pengosongan  beterai  telepon selular. Setelah itu dapat dilakukan perhitungan parameter internal baterai telepon selular dan membandingkannya dengan parameter internal super kapasitor. 

1.2 Perumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dalam Tugas Akhir ini adalah :
1. Melakukan pengukuran dengan cara simulasi dan perhitungan parameter internal baterai telepon selular berdasarkan karakteristik pengisian dan pegosongan.
2. Mencari data parameter internal super kapasitor agar dapat digunakan sebagai pengganti baterai telepon selular.
3. Membandingkan pengukuran dengan cara simulasi dan perhitungan parameter internal telepon selular berdasarkan karakteristik pengisian dan pengosongan dengan parameter internal super kapasitor yang di dapat dari jurnal internasional.

1.3 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisis karakteristik super kapasitor sebagai pengganti baterai telepon selular dengan mengamati karakteristik pengisian dan pengosongan.

1.4 Batasan Masalah
Adapun batasan masalah dalam Tugas Akhir ini adalah :
1. Parameter internal baterai telepon selular yang diamati pada penelitian ini adalah baterai telepon selular lithium ion (3.8V, 2Ah).
2. Super kapasitor yang digunakan untuk mengganti baterai telepon selular lithium ion
(3.8V,2Ah) adalah super kapasitor 1500 F DLC.
3. Parameter internal yang diamati adalah tahanan, kapasitansi.
4. Rangkaian ekuivalen super kapasitor dengan baterai telepon selular dianggap sama.

121. Perbandingan Implementasi Routing Protocol Enhanced Interior Gateway Routing Protocol (EIGRP) Dengan Open Shortest Path First (OSPF) Pada Jaringan Backbone USUNETA

BAB I
PENDAHULUAN

1.1    Latar Belakang
Dengan semakin majunya teknologi telekomunikasi, routing protocol mengambil peranan penting dalam komunikasi modern dalam mengirim data dari komputer pengirim ke komputer penerima. Beberapa aspek yang menjadi acuan suatu routing protocol baik atau tidak diantaranya dari segi data yang terkirim maupun yang hilang dalam proses pengiriman data, kemudian kecepatan dalam pengiriman data dan juga kemampuan suatu routing protocol dalam memilih jalur terpendek dalam pengiriman data.
Internet Protocol versi 4 atau IPv4 merupakan protokol standar yang paling banyak digunakan saat ini. Beberapa routing protocol yang digunakan diantaranya Open Shortest Path First (OSPF) dan Enhanced Interior Gateway Routing Protocol (EIGRP). Setiap routing protocol ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing [1].
Penelitian mengenai perbandingan dua routing protocol Enhanced Interior Gateway Routing Protocol (EIGRP)  dengan Open Shortest Path First (OSPF) ini telah banyak dilakukan sebelumnya. Namun pada Tugas Akhir ini penulis ingin melakukan perbandingan impelementasi   routing protocol Enhanced Interior Gateway Routing Protocol (EIGRP) dengan Open Shortest Path First (OSPF) pada jaringan backbone USUNETA menggunakan software GNS3. Adapun parameter- parameter yang diamati adalah delay, throughput dan packet loss.

1.2    Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dari Tugas Akhir ini adalah sebagai berikut:
1. Bagaimana cara mengkonfigurasikan routing protocol OSPF dan EIGRP pada jaringan backbone USUNETA dengan menggunakan software GNS3.
2. Mengetahui perbandingan QoS (delay, throughput dan packet loss) dari kedua teknik routing tersebut.
3. Bagaimana kinerja jaringan saat menggunakan routing protocol OSPF dan EIGRP pada jaringan backbone USUNETA dengan menggunakan software GNS3.

1.3    Tujuan Penulisan
Adapun tujuan dari penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk membandingkan dua routing protocol pada jaringan backbone USUNETA yaitu routing protocol OSPF dan EIGRP dengan parameter delay, throughput dan packet loss.

1.4    Manfaat Penulisan
Manfaat penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui teknik routing yang lebih baik antara OSPF dan EIGRP jika diimplementasikan pada jaringan backbone USUNETA.

119. Kontrol Charger Baterai Untuk Panel Surya Atau Generator Kincir Angin

ABSTRAK

Seiring berkembangnya teknologi energi listrik merupakan kebutuhan dasar manusia yang terus meningkat sejalan dengan tingkat kehidupan. Besarnya kebutuhan energi listrik menuntut mencari berbagai energi listrik alternatif guna memenuhi kebutuhan energi tersebut untuk kebutuhan hidup. Energi listrik alternatif ini haruslah menggunakan sumber energi terbarukan agar tidak terjadi krisis dan kelangkaan energi. Salah satu contohnya pembangkit listrik tenaga angin/bayu (PLTB) dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang di gabung untuk membentuk satu pembangkit listrik. Energy matahari tersebut harus memiliki tempat penyimpanan, yang biasa digunakan yaitu baterai. sehingga apabila waktu tidak ada kondisi angin ataupun dalam malam hari tidak dada energi matahari, energi listrik masih tetap digunakan. Namun tempat penyimpanan energi listrik perlu dikontrol agar tidak sampai terjadi over charging atau over discharging, hal ini dilakukan untuk menjaga kondisi baterai agar memiliki masa pakai yang lebih lama.
Pada perancangan yang dibuat merupakan sebuah kontrol charger yang digunakan untuk mengatur pengisian baterai. Selain mengatur pengiian baterai kontrol tersebut juga bisa mengkontrol beban yang akan digunakan contohnya yaitu lampu. Kontroller bisa digunakan untuk menyalakan sebuah lampu secara otomatis sesuai dengan keadaan tertentu, kontroler juga dapat mengkontrol beban yang digunakan sehingga mencegah terjadinya overload. Rancangan kontrol charger tersebut dirancangan untuk bisa digunakan dengan arus maksimal beban sebesar 10 A. Sistem kontrol charger ini menggunakan pengisian dengan metode PWM menggunakan mosfet sebagai rangkaian driver.
Dari hasil perancangan yang dibuat dihasilkan sebuah kontrol charger dengan tingkat keberhasilan akhir alat yaitu, control charger dapat mengisi baterai 12 volt atau 24 volt secara otomatis, control charger mampu memutuskan beban aplikatif apabila terjadi overload, control charger dapat mengisi baterai dengan masukan dari panel surya maupun kincir angin, serta control charger mampu mengontrol pengisian baterai sehingga tidak terjadi overcharging. Alat sudah dibuktikan mencapai target maksimal dari tujuan yang sudah ditetapkan. Namun ada kegagalan dimana saat tegangan masukan tegangan lebih rendah dari tegangan baterai, kontrol charger tidak dapat mengisi baterai, dikarenakan dc to dc booster pada kontrol charger tidak bekerja.
Kata kunci: charger, panel surya, kincir angin, baterai, mikrokotroler, dc to dc booster.

118. Prototipe Sistem Otomasi Pembersih Kotoran Ayam Dan Penyortir Telur Berbasis PLC dengan Monitoring HMI

BAB I 
PENDAHULUAN

1.1.  Latar Belakang
Hampir   setiap   rumah   tangga,   warung   makanan   dan   produsen       makanan membutuhkan telur ayam   untuk memenuhi salah satu jenis bahan pokok ini. Untuk memenuhi  salah  satu  bahan  pokok  tersebut  menimbulkan  banyak  peternakan  ayam petetlur. Akan tetapi peternakan ayam tersebut juga menimbulkan masalah berupa bau tahi ayam yang mengumpul dan cara pembersihan dengan menyiram air kotoran ayam tersebut menimbulkan bau yang sangat mengganggu.
Hampir   setiap   warga   yang   berada   dilingkungan   sekitar   peternakan   ayam mengeluhkan bau tahi ayam mengganggu pernafasan dan menimbulkan penyakit pernafasan. Hal ini seperti tertera pada salah satu jenis surat kabar detik.com yang menuliskan “ Ketika Masalah Bau Tahi Ayam Sampai Mahkamah Agung “, berita ini ditulis pada 11 november 2014. Pada berita ini dituliskan bahwa permasalahan bau tahi ayam  yang terjadi di Desa Tateli, Pineleng, Minahasa, Sulawesi Utara,  warga merasa terganggu bau tahi ayam karena peternakan tersebut tidak membersihkan kotoran ayam dan membiarkan menumpuk dan terkena air yang menyebabkan bau yang sangat menyengat[1]. Permasalahan yang timbul tidak hanya pada kotoran ayam tersebut akan tetapi permasalahan kualitas telur juga menjadi perhatian terutama konsumen dari rumah tangga yang menginginkan ukuran telur yang kecil. Kenapa ukuran telur menjadi masalah
? Hal ini disebabkan ukuran telur yang kecil adalah jenis telur yang bagus. Telur ayam yang kecil mempunyai daya tahan yang lebih baik karena mempunyai cangkang telur yang lebih keras dibanding dengan telur ayam yang berukuran besar.
Telur yang berukuran besar cenderung memiliki kulit cangkang yang tipis karena telur ayam yang besar dihasilkan dari ayam yang sudah memasuki usia tua atau afkir
( sebutan untuk ayam yang sudah tidak produktif ). Hal ini sudah dijelaskan oleh salah satu peternak ayam petelur ( Ibu Utik Tri Wulan Cahaya ) di daerah Klaten, Jawa tengah peternak telur juga menuturkan bahwa para konsumen menginginkan jenis telur yang kecil.
Oleh karena itu penulis mencoba memberikan sistem otomatis dalam membersihkan kotoran ayam tersebut dengan otomatis dan menggunakan udara yang dihembuskan pada
kotoran ayam tersebut agar kering dan mengurangi bau yang muncul dari kotoran tersebut penulis juga memberikan sistem pemiihan untuk ukuran telur yang besar dan kecil untuk memudahkan dalam pemasaran. Sistem otomatis tersebut menggunakan kotroler PLC dan HMI sebagai penampil hasil yang diperoleh. PLC ( Programmable Logic Control ) dipilih dalam sistem ini karena PLC mampu digunakan untuk sistem dalam sekala besar atau dalam industri.

1.2.  Tujuan dan Manfaat Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah membuat prototipe sistem otomasi pembersih kotoran ayam dan penyortir telur ayam berdasarkan ukurannya. HMI ( Human Machine Interface  )  digunakan  sebagai  penampil  hasil  penyortiran  telur  yang  diperoleh  dalam sistem tersebut.

1.3.  Manfaat Penelitian
Manfaat   dari   penelitian   ini   adalah   mempermudah   peternak   ayam   dalam membersihkan kotoran ayam dan mensortir telur secara teratur dan berkala.

1.4.  Batasan Masalah
Agar tugas akhir ini sesuai dengan tujuan dan tidak melebar dari masalah  yang kemungkinanan  muncul,  diperlukannya  batasan  masalah  agar  tugas  akhir  ini  berjalan sesuai dengan judul tugas akhir ini. Berikut adalah batasan masalah yang ada dalam tugas akhir ini :
1. Menggunakan PLC OMRON CP1E dengan jumlah port input 18 dan port output
2. Menggunakan HMI PT NT30
3. Komunikasi PLC dengan HMI menggnakan kabel RS232
4. Mengunakan motor DC 12v.
5. Dimensi kandang ayam 100 cm x 60 cm x 40 cm
6. Menggunakan sensor limit saklar sebagai pengaman jumlah kotoran ayam dalam penampungan.
7. Menggunakan sensor optical proximity diffuse untuk mendeteksi telur.

117. Sistem Prediksi Posisi Kendaraan Pada Area Parkir Barbasis RFID

BAB I 
PENDAHULUAN 

1.1   Latar Belakang
Tempat parkir merupakan suatu sarana yang penting pada suatu pusat perbelanjaan, perkantoran, dan lain-lain. Luasnya lahan parkir dan banyaknya kendaraan di tempat parkir menjadi kendala bagi pengendara mobil untuk mengetahui atau mencari lokasi pengendara memarkirkan kendaraan dan tempat parkir yang kosong. Sering kali para pengendara banyak kehabisan waktu untuk menemukan posisi kendaraan dan mencari tempat parkir.
Posisi kendaraan pada area parkir diprediksi menggunakan metode whitebox testing. Penelitian ini akan membuktikan bahwa sistem sensor yang dibuat pada area parkir mencapai tujuan penelitian.
Penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya adalah monitoring pergerakan hewan ternak menggunakan teknologi Radio-Frequency Identification (RFID) dengan metode whitebox testing. Penelitian dilakukan untuk mempermudah peternak mengawasi hewan ternak dari tempat lain, tanpa harus mengawasi kandang ternak secara langsung. Kelemahan penelitian ini jarak jangkau pengiriman data tidak lebih dari 200 meter [1].
Penelitian lainnya adalah sistem parkiran kendaraan menggunakan e-ktp sebagai kartu akses. Penelitian menggunakan e-ktp sebagai kartu untuk mengakses area parkir, kelemahan penelitian ini jarak jangkau e-ktp dan RFID pembaca maksimal 3 cm [2].
Visual Basic digunakan sebagai penampil informasi keadaan tempat parkir [3]. Dalam penelitian ini, Light Dependent Resistor (LDR) bekerja sebagai monitoring kendaraan pada blok A dan blok B. RFID tag digunakan sebagai pengenalan kendaraan dan monitoring kendaraan pada area parkir. RFID reader digunakan sebagai pembaca data yang didapat dari RFID tag berupa User ID (UID) . RFID reader ini akan dihubungkan dengan arduino untuk melakukan proses pengolahan data dan menggunakan wifi ESP 8266 sebagai media transmisi. Wifi ESP 8266 bekerja sebagai pengirim data melalui internet dan diteruskan ke komputer yang kemudian ditampilkan pada monitor petugas parkir.
Dalam tugas akhir ini, penulis membuat sistem yang mempermudah para pengendara untuk menemukan posisi kendaraan terparkir dan tempat parkir. Pencarian posisi kendaraan
dilakukan dengan cara memberikan informasi berupa plat nomor, warna kendaraan dan posisi kendaraan. Liquid Cristal Display (LCD) pada pintu masuk blok A dan blok B akan memberitahukan kepada pengendara apakah masih ada tempat parkir kosong.

1.2   Tujuan dan Manfaat
Tujuan penulisan tugas akhir ini adalah membuat sistem prediksi posisi kendaraan pada area parkir. Manfaat penelitian ini adalah memberikan informasi posisi kendaraan berada pada area parkir kepada operator.

1.3   Batasan Masalah
Batasan masalah dalam penelitian ini adalah :
1.   Area parkir yang mampu menampung 5 kendaraan pada blok A dan B
2.   Dimensi prototype 80 cm x 40 cm x 8 cm.
3.   Menggunakan RFID tag sebagai pengganti karcis
4.   Frekuensi RFID tag dengan kisaran 125Khz-134Khz
5.   Jarak pengoperasian pembaca paling jauh 30mm
6.   Modul RFID Reader RC 522 digunakan untuk membaca UID RFID tag
7.   LDR sensor digunakan untuk mendeteksi kendaraan pada blok A dan blok B
8.   Terdapat RFID reader pada pintu masuk, pintu keluar dan pada setiap blok digunakan untuk membaca RFID tag
9.   Mikrokontroler menggunakan Arduino Mega 2560 R3
10. Microsoft Visual basic 6.0 digunakan sebagai user interface diruang operator
11. Wifi ESP 8266 digunakan untuk menghubungkan mikrokotroler agar terhubung dengan oprator melalui internet access
12. Pengendara akan diberikan RFID tag sebagai pengganti karcis
13. Untuk mengakses area parkir, pengendara memasukkan data ke dalam database.
14. Data yang ada dalam database berupa UID RFIDtag, warna kendaraan, plat nomor kendaraan dan blok parkir kendaraan.

116. Pemanfaatan Ponsel pada Perangkat Elektronik Sebagai Pemicu Untuk On-Off Peralatan Melalui SMS Panggilan

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Ponsel  merupakan  media  yang  tidak  terlepas  sebagai  sarana telekomunikasi, terutama bagi mereka yang bermobilitas tinggi. Telepon  Selular (Ponsel)  merupakan  media komunikasi  yang  paling  banyak  digunakan  oleh masyarakat  dunia saat ini,  selain  penggunaannya   yang  mudah, ponsel  juga menjadi  sarana  komunikasi  yang  paling cepat  dan  praktis.   Awalnya fungsi ponsel  hanya  sebagai  alat  komunikasi  telepon,  namun  seiring  perkembangan ponsel sudah berkembang menjadi lebih luas.
Pada  saat  ini  jutaan  orang  yang  sudah  menggunakan  piranti telekomunikasi  seluler  seperti  handphone,  PDA dan  sebagainya.  Selain  untuk komunikasi suara, penggunaan jaringan seluler telah berkembang ke bentuk komunikasi data seperti video, gambar, animasi dan teks. Ponsel saat ini sudah dipadukan  dengan  berbagai  aplikasi  seperti  game,  pemutar  musik,  kamus, pengolah gambar, penjelajah internet, chatting, dan berbagai aplikasi lainnya, sehingga  ponsel  saat  ini  semakin  pintar   yang  sering  disebut  smartphone. Layaknya sebuah komputer, smartphone memiliki banyak aplikasi dan aplikasi tersebut dapat ditambahkan sesuai dengan kebutuhan. Kehadiran smartphone membuat ponsel-ponsel tipe low end tersingkir dan semakin tertinggal penggunaannya.
Pada rancangan ini penulis akan membuat perancangan berkaitan dengan pemanfaatan   ponsel   terhadap   perangkat   elektronik   berupa   modul   yang dikendalikan dari jarak jauh tersambung dengan peralatan yang nantinya akan di- on/off-kan melalui ponsel  dengan cara mengirim pesan (SMS) atau penggilan (call). Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dalam bidang telekomunikasi maka akan dapat di desain alat yang dapat dikendalikan dari jarak jauh. Dengan adanya rancangan ini diharapkan dapat memanfaatkan kembali jenis dari ponsel-ponsel jenis low end dengan biaya yang minim dan bersifat ekonomis.

1.2 Rumusan Masalah
Didalam perancangan ini penulis telah menyusun beberapa masalah dan dirangkum dalam beberapa hal. Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan sebelumnya, maka dapat ditentukan suatu rumusan masalah yaitu :
1.   Bagaimana   merancang   ponsel   sebagai   on/off   terhadap      perangkat elektronik melalui sms/panggilan?
2.   Bagaimana   prinsip   kerja   ponsel   terhadap   modul   elektronik   dalam melakukan proses on/off rangkaian?
3.   Bagaimana   bentuk   implementasi   rancangan   yang   dibuat   terhadap peralatan?

1.3 Batasan Masalah
Mengingat  luasnya  permasalahan  yang  terdapat  pada  topik  penelitian, maka perlu adanya dilakukan pembatasan masalah. Agar penyelesaian masalah yang dilakukan tidak meyimpang dari ruang lingkup yang ditentukan. Adapun batasan masalah yang dibuat ialah sebagai berikut :
1.   Pembahasan perkembangan dan struktur dasar ponsel dalam pemanfaatan secara umum.
2.   Pembahasan   fungsi   ponsel   khususnya   dalam  melakukan   SMS  atau call/panggilan pada sistem rancangan.
3.   Pembahasan  prinsip  kerja  ponsel  terhadap  modul  elektronik  dalam melakukan proses on/off  rangkaian.

1.4 Tujuan Penelitian
Atas dasar masalah yang ditulis dalam perumusan masalah diatas, maka tujuan dari penelitian ini ialah :
1.   Mengetahui dan memahami prinsip kerja dari ponsel terhadap perangkat elektronik dalam proses on/off rangkaian melalui sms/panggilan.
2.   Mengetahui dalam merancang dan merealisasikan ponsel sebagai on/off terhadap perangkat elektronik.

Teman KoleksiSkripsi.com

Label

Administrasi Administrasi Negara Administrasi Niaga-Bisnis Administrasi Publik Agama Islam Akhwal Syahsiah Akuntansi Akuntansi-Auditing-Pasar Modal-Keuangan Bahasa Arab Bahasa dan Sastra Inggris Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Bimbingan Konseling Bimbingan Penyuluhan Islam Biologi Dakwah Ekonomi Ekonomi Akuntansi Ekonomi Dan Studi pembangunan Ekonomi Manajemen Farmasi Filsafat Fisika Fisipol Free Download Skripsi Hukum Hukum Perdata Hukum Pidana Hukum Tata Negara Ilmu Hukum Ilmu Komputer Ilmu Komunikasi IPS Kebidanan Kedokteran Kedokteran - Ilmu Keperawatan - Farmasi - Kesehatan – Gigi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Keperawatan Keperawatan dan Kesehatan Kesehatan Masyarakat Kimia Komputer Akuntansi Manajemen SDM Matematika MIPA Muamalah Olahraga Pendidikan Agama Isalam (PAI) Pendidikan Bahasa Arab Pendidikan Bahasa Indonesia Pendidikan Bahasa Inggris Pendidikan Biologi Pendidikan Ekonomi Pendidikan Fisika Pendidikan Geografi Pendidikan Kimia Pendidikan Matematika Pendidikan Olah Raga Pengembangan Masyarakat Pengembangan SDM Perbandingan Agama Perbandingan Hukum Perhotelan Perpajakan Perpustakaan Pertambangan Pertanian Peternakan PGMI PGSD PPKn Psikologi PTK PTK - Pendidikan Agama Islam Sastra dan Kebudayaan Sejarah Sejarah Islam Sistem Informasi Skripsi Lainnya Sosiologi Statistika Syari'ah Tafsir Hadist Tarbiyah Tata Boga Tata Busana Teknik Arsitektur Teknik Elektro Teknik Industri Teknik Industri-mesin-elektro-Sipil-Arsitektur Teknik Informatika Teknik Komputer Teknik Lingkungan Teknik Mesin Teknik Sipil Teknologi informasi-ilmu komputer-Sistem Informasi Tesis Farmasi Tesis Kedokteran Tips Skripsi