Isikan Kata Kunci Untuk Memudahkan Pencarian

Memuat...

Perpustakaan Skripsi Online

Perpustakaan Skripsi Online


Perkembangan pendidikan secara nasional di era reformasi, yang sering disebut-sebut oleh para pakar pendidikan maupun oleh para birokrasi di bidang pendidikan sebagai sebuah harapan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di negeri ini dengan berbagai strategi inovasi, ternyata sampai saat ini masih belum menjadi harapan. Bahkan hampir dikatakan bukan kemajuan yang diperoleh.

Kalimat tersebut mungkin sangat radikal untuk diungkapkan, tapi inilah kenyataan yang terjadi dilapangan, sebagai sebuah ungkapan dari seorang Dosen yang mengkhawatirkan perkembangan pendidikan dewasa ini.

Seperti yang kita ketahui bahwa karya ilmiah, baik yang berupa skripsi, thesis, jurnal, penelitian, dan lainnya kini hanya menumpuk diperpustakaan dan dalam rak-rak buku kampus-kampus. Banyak juga karya ilmiah dari hasil mahasiswa yang sudah lulus menjadi tidak berguna karena hanya disimpan sebagai "kenang-kenangan". Padahal kalau karya tersebut terpublikasikan, besar peluangnya untuk menjadi sumber inspirasi dan media pengembangan bagi masyarakat yang haus dan peduli terhadap ilmu pengetahuan.

Berkembangnya ilmu pengetahuan tak luput dari semua pihak baik pemerintah, guru, dosen, mahasiswa dan seluruh komponen masyarakat mempunyai peranan yang besar, karena semakin kita tak peduli dengan itu, maka dampak yang ditimbulkannya dapat kita rasakan sekarang, budaya konsumerisme bangsa, meningkatnya pengangguran dan kriminalitas, selanjutnya bangsa ini akan tergilas oleh arus globalisasi yang sedemikian kompleks.

Hadirnya media online ini diharapkan dapat membantu teman-teman dalam menyusun karya ilmiah. Walaupun kami sadar terjadinya pro kontra tentang media online seperti ini karena berkaitan dengan karya akademik. Hal ini dikhawatirkan terjadinya plagiat. Plagiat adalah pendapat karya atau hasil penelitian orang lain yang diakui sebagai pendapat, karya, atau hasil penelitian sendiri. Bentuk-bentuk yang dikategorikan kegiatan plagiat adalah:
1. Mengutip pendapat orang lain tanpa menyebut sumbernya.
2. Menjiplak seluruhnya atau sebagian hasil karya orang lain, seperti makalah, skripsi, tesis, disertasi.

Untuk menghindari hal tersebut, kami sediakan forum diskusi bagi member untuk membahas karya ilmiah yang sedang dibuat.

KoleksiSkripsi.com adalah situs perpustakaan skripsi online. Kami berharap dengan adanya situs ini dapat bermanfaat dan dapat membantu dalam menyelesaikan karya ilmiah Anda. Suatu usaha tak akan menjadi sia-sia kalau kita mulai dengan niat baik dan sungguh-sungguh dalam menjalankannya, kami akan selalu terbuka jika ada saran kritik yang membangun dari anda.

Salam sukses, www.KoleksiSkripsi.com

7. Penerapan Metode Sosiodrama Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) Kelas IV

ABSTRAK


Kata Kunci: Metode Sosiodrama, Motivasi Belajar, Sejarah Kebudayaan Islam.

Metode sosiodrama merupakan suatu cara mengajar dengan jalan mendramatisaikan bentuk tingkah laku dalam hubungan sosial. Sosiodrama merupakan alat pengajaran massal, pendengar harus benar-benar mengikuti jalannya sosiodrama. Pada akhir sosiodrama, pada suatu titik dimana telah timbul beberapa alternatif pemecahan soal yang disosiodramakan, pendengar dimintai pendapat lalu dipilih orang-orang tertentu untuk tampil ke depan mensosiodramakan persoalan menurut pandangan mereka. Sosiodrama ini memiliki kelebihan dapat berkesan kuat dan tahan lama dalam ingatan siswa, menarik bagi siswa dan membangkitkan semangat dalam pembelajaran SKI pada materi Isra’ Mi’raj yang selama ini dilakukan secara konvensional dan monoton.
Dari permasalahan di atas, maka kami rumuskan beberapa permasalahan yang nantinya akan kami jadikan titik tolak dalam penelitian kami ini, yaitu :
  1. Bagaimanakah penerapan metode sosiodrama dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) kelas IV B MI Islamiyah Sukun Malang?
  2. Apakah penerapan metode sosiodrama mampu meningkatkan motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) kelas IV B MI Islamiyah Sukun Malang?
Untuk menemukan solusi terebut, penulis mengadakan penelitian menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitia PTK termasuk dalam penelitian kualitatif.Dari hasil analisis didapatkan bahwa motivasi siswa mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari siklus 1 sampai siklus II. Pembelajaran dengan metode sosiodrama mampu meningkatkan motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran SKI materi Isra’ Mi’raj kelas IV B MI Islamiyah Sukun Malang. Siswa juga mengalami kemajuan dalam penilaian antusias dalam mengikuti pembelajaran.
File Selengkapnya.....

6. Penerapan Metode Sort Card Dalam Meningkatkan Motivasi Siswa Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Kelas IV

ABSTRAK


Kata kunci: Metode Sort Card,Motivasi,Aqidah Akhlak.

Pendidikan di Indonesia pada dewasa ini lebih banyak menggunakan pembelajaran yang bersifat kompetitif dan individualitas. Sekolah juga tidak terlepas dari seorang pendidik atau guru sebagai seorang fasilitator dalam kegiatan belajar-mengajar, disamping itu guru juga berkewajiban untuk menciptakan suasana belajar-mengajar di kelas yang efektif dan menyenangkan agar siswa termotivasi untuk menerima pelajaran dengan baik. Kenyataan yang ada dilapangan masih banyaknya guru yang masih menggunakan metode konvensional sehingga siswa merasa jenuh dan bosan dengan pembelajaran yang monoton dan tidak membangkitkan seemangat siswa. Untuk menghindari hal-hal tersebut pembelajaran dengan menggunakan metode Sort Card sebagai tawaran alternatif karena dapat membangkitkan semangat dan antusias siswa serta berkembangnya potensi anak yang belum dapat dilaksanakan sepenuhnya.Sehingga nilai-nilai Islami dalam proses belajar terwujud dengan motode yang manusiawi, menyenangkan dan mengarahkan anak didik.
Metode Sort Card atau kartu sortir adalah suatu metode yang digunakan pendidik dengan maksud mengajak peserta didik untuk menemukan konsep dan fakta melalui klasifikasi materi yang akan dibahas dalam pembelajaran. Penelitian ini berlangsung di MI Wahid Hasyim Dau-Malang dengan obyek penelitian siswa kelas IV. Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Pelaksanaan dan Penerapan Metode Card Sort Dalam Meningkatkan Motivasi Siswa Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Di Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Wahid Hasyim Dau-Malang.
Pendekatan yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian yaitu penelitian tindakan kelas (PTK).Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan motivasi siswa pada mata pelajaran Aqidah Akhlak pada saat pembelajaran berlangsung dari siklus I sampai siklus II di setiap pertemuannya.
File Selengkapnya.....

5. Penerapan Metode Make A Match Dalam Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Kelas V B Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak

ABSTRAK


Kata Kunci : Make A Match, Aqidah akhlak , Aktivitas Belajar Siswa

Aktivitas belajar adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan siswa dalam mengikuti pembelajaran sehingga menimbulkan perubahan perilaku belajar pada diri siswa. Namun, berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru mata pelajaran Aqidah Akhlak di MI Sunan Kalijogo Karangbesuki Malang, diperoleh informasi bahwa tidak tampak adanya perubahan siswa dalam proses pembelajaran, siswa kurang aktif dan tidak tampak adanya interaksi antar siswa dalam kegiatan pembelajaran. Hal ini dikarenakan proses pembelajaran Aqidah Akhlak di kelas masih menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode pembelajaran make a match.
Penelitian ini bertujuan untuk :
  1. Mendeskripsikan penerapan metode make a match dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas V B pada mata pelajaran akidah akhlak di Madrasah Ibtidaiyah Sunan Kalijogo Karangbesuki Malang.
  2. Mendeskripsikan proses mengevaluasi penerapan metode make a match dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas VB pada mata pelajaran Aqidah Akhlak di MI Sunan Kalijogo Karangbesuki Malang. 
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) terdiri dari 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara, dokumentasi, angket dan tes. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini melalui tiga tahapan yaitu : (1) Reduksi data, (2) Paparan Data, dan (3) Penyimpulan hasil analisis data.Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan metode make a match dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas V B pada mata pelajaran Aqidah Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah Sunan Kalijogo Karangbesuki Malang. Pada siklus 1 aktivitas belajar siswa pada pembelajaran dengan menggunakan metode make a match mencapai 90 % dan meningkat pada siklus 2 mencapai 100 %. Dengan persentase peningkatan mencapai 10 %. Hasil belajar siswa juga meningkat, pada siklus I persentase ketuntasan belajar mencapai 48 % dan meningkat pada siklus II persentase ketuntasan belajar mencapai 81 %.
File Selengkapnya.....

4. Penerapan Metode Demonstrasi Untuk Meningkatkan Keterampilan Mengenal Pecahan Pada Pembelajaran Matematika Siswa Kelas 3

ABSTRAK


Matematika merupakan ilmu yang sangat penting dalam kehidupan
masyarakat umum sering kali ilmu ini dipahami dengan cara yang salah.
Ilmu ini sering kali sekedar dipahami sebagai rumus-rumus yang sulit
sehingga banyak siswa yang kurang menyukainya. Matematika memang
merupakan ilmu yang mengkaji obyek abstrak dan mengutamakan
penalaran deduktif. Sifat ilmu matematika yang demikian itu tentu saja
akan menimbulkan kesulitan bagi anak-anak usia Sekolah Dasar (SD)
yang mempelajari matematika. Secara umum kenyataan ini dapat dilihat
dari hasil rata-rata nilai Ujian Akhir Semester (UAS) khususnya pada mata
pelajaran matematika masih memprihatinkan. Oleh karena itu berbagai
upaya untuk meningkatkan mutu pelajaran khususnya mata pelajaran
matematika terus dilakukan. Upaya itu antara lain penggunaan metode dan
alat peraga yang tepat. Disamping itu faktor lain yang mempengaruhi
keterampilan adalah dari dalam diri siswa maupun dari luar siswa.
Berdasarkan latar belakang maka permasalahan yang tibul adalah:
  1. Bagaimana perencanaaan metode demonstrasi dalam pembelajaran matematika MI Nurul Huda kelas III? 
  2. Bagaimana pelaksanaan metode demonstrasi dalam pembelajaran matematika MI Nurul Huda kelas III?
  3. Bagaimana penilaian metode demonstrasi dalam pembelajaran matematika MI Nurul Huda kelas III?.
Hasil penelitian ini bertujuan untuk:
  1. Mengetahuai perencanaaan metode demonstrasi dalam pembelajaran matematika MI Nurul Huda kelas III.
  2. Mengetahui penerapan metode demonstrasi dalam pembelajaran matematika MI Nurul Huda kelas III.
  3. Mengetahui penilaian metode demonstrasi dalam pembelajaran matematika MI Nurul Huda kelas III.
Penelitian ini tergolong penelitian tindakkan kelas (PTK) dan
pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian
kualitatif deskriptif. Sebab dalam melakukan tindakan kepada subjek
penelitian yang diutamakan adalah mengungkap makna: yakni makna dan
proses pembelajaran sebagai upaya meningkatkan keterampilan siswa
melalui tindakan yang dilakukan.
Hasil penelitian ini adalah: penerapan model pembelajaran
Demonstrasi pada mata pelajaran matematika kelas III B MI Nurul Huda Mulyorejo Malang, sangat cocok dilakukan karena hasil yang dapat disimpulkan dari lembar observasi tentang peningkatan keterampilan mengenal pecahan adalah pada siklus I 23,4.%, siklus II 36,2 dan siklus
III 27,7, Pada siklus I dengan perolehan nilai rata-rata 43,7 dan pada siklus
II nilai rata-rata 52,9 ,dan pada siklus III nilai rata-rata 9,09, jadi peningkatan sebesar 19 point.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perencanaan tindakan
dalam kegiatan penilaian yang dicapai siswa hanya mencapai rata- rata
kelas. Sedangkan pada tahap pelaksanaan tindakan menunjukkan bahwa:
Kata Kunci: Penerapan Metode Demonstrasi, Keterampilan Mengenal Pecahan
dan Pembelajaran Matematika
File Selengkapnya.....

3. Penerapan Metode Demonstrasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Bidang Studi Fiqih Kelas IV

ABSTRAK


Kata Kunci: Metode Demonstrasi, Hasil Belajar, Fiqih

Latar belakang penelitian ini adalah berangkat dari hasil wawancara dengan guru Fiqih kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Huda Bandulan Malang dan observasi pada saat pembelajaran Fiqih. Beliau mengungkapkan bahwa hasil belajar siswa kelas IV khususnya pada mata pelajaran Fiqih kurang memuaskan, hal ini ditunjukkan dengan nilai yang didapat setiap diadakan ulangan banyak yang mendapat nilai dibawah kriteria ketuntasan minimal yang ditentukan oleh sekolah. Dilanjutkan dengan melakukan observasi pembelajaran, sehingga dapat diketahui bahwa dalam proses pembelajaran guru menggunakan metode konvensional. Dari observasi inilah terlihat bahwa siswa tidak memperhatikan pelajaran yang disampaikan guru, mereka lebih mementingkan hal lain dari pada belajar dan ketika dilakukan pos tes dari 30 jumlah siswa keseluruhan yang dinyatakan tuntas hanya 5 siswa dan yang dinyatakan belum tuntas sebanyak 25 siswa atau sebesar 83%.
Berpijak pada latar belakang diatas maka permasalahan yang timbul adalah:
  1. Bagaimanakah perencanaan metode demonstrasi dalam meningkatkan hasil belajar fiqih pada siswa kelas IV MI Miftahul Huda Bandulan Malang?.
  2. Bagaimanakah pelaksanaan metode demonstrasi dalam meningkatkan hasil belajar fiqih pada siswa kelas IV MI Miftahul Huda Bandulan Malang?
  3. Bagaimanakah penilaian metode demonstrasi dalam meningkatkan hasil belajar fiqih pada siswa kelas IV MI Miftahul Huda Bandulan Malang?. 
Untuk menemukan solusi dari permasalahan tersebut penulis mengadakan penelitian . Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, desain yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan beberapa metode yaitu: metode observasi, metode dokumentasi dan metode wawancara. Adapun tahapan penelitian ini adalah: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran Fiqih di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Huda Bandulan Malang. Terlihat adanya peningkatan ketuntasan belajar siswa mulai dari siklus I dan siklus II. Pada siklus I siswa yang tuntas sebesar 53% dan pada siklus II sebesar 86%.
File Selengkapnya.....

2. Implementasi Metode Demonstrasi Dan Resitasi Melalui Pendekatan Pakem Islami Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Pengukuran Sudut Siswa Kelas IV

ABSTRAK


Kata Kunci: Metode Demonstrasi, Resitasi, Pakem Islami, Prestasi Belajar, Matematika

Metode demonstrasi adalah teknik penyajian bahan pelajaran yang memperlihatkan bagaimana proses terjadinya sesuatu. resitasi adalah pemberian tugas kepada siswa untuk merangsang siswa aktif belajar secara individu maupun kelompok. PAKEM Islami adalah pendekatan pembelajaran menuntut siswa harus bekerja secara aktif mempraktekkan pembelajaran dengan menggunakan benda-benda kongkret yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar. Siswa kreatif, menghasilkan karya dan menuangkan kreativitas. Efektif memperhatikan efisiensi waktu. Menyenangkan, tampil dengan semangat, antusias dan gembira, menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif disertakan humor. Suasana Islami, maka mengucap salam, basmallah setiap memulai aktifitas apapun, dan mengucap astaghfirullah ketika melakukan kesalahan. Pembelajaran Matematika yang baik adalah sesuai dengan perkembangan anak didik sehingga tercapai tujuan yang diinginkan. Materi Matematika yang relative abstrak berbanding terbalik dengan karakter berfikir anak sekolah dasar yang kongrit berpengaruh terhadap Prestasi belajar Matematika yang rendah pada materi pengukuran sudut siswa kelas IV B MIN Malang I, permasalahan ini mengharuskan guru bertanggung jawab membantu dalam hal belajar dan menyiapkan anak didik dengan berbagai potensi yang ada .
Berpijak pada latar belakang diatas maka permasalahan yang timbul adalah:
  1. Bagaimana proses perencanaan pembelajaran dengan metode demonstrasi dan resitasi melalui pendekatan PAKEM Islami untuk meningkatkan prestasi belajar pengukuran sudut siswa kelas IV B MIN Malang I? 
  2. Bagaimana pelaksanaan pembelajaran dengan metode demonstrasi dan resitasi melalui pendekatan PAKEM Islami untuk meningkatkan prestasi belajar pengukuran sudut siswa kelas IV B MIN Malang I ? 
  3. Bagaimana penilaian pembelajaran dengan metode demonstrasi dan resitasi melalui pendekatan PAKEM Islami untuk meningkatkan prestasi belajar pengukuran sudut siswa kelas IV B MIN Malang I? 
Adapun tujuan yang ingin diketahui dari permasalahan tersebut diatas adalah:
  1. Mendeskripsikan perencanaan pembelajaran dengan metode demonstrasi dan resitasi melalui pendekatan PAKEM Islami. 
  2. Mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran dengan metode demonstrasi dan resitasi melalui pendekatan PAKEM Islami. 
  3. Mendeskripsikan penilaian pembelajaran dengan metode demonstrasi dan resitasi melalui pendekatan PAKEM Islami.
Penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan (action research) sebanyak 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: Rancangan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dalam pengumpulan data menggunakan beberapa metode yaitu: metode observasi, metode dokumentasi dan metode interview, adapun yang menjadi responden adalah guru bidang studi Matematika kelas IV dan siswa kelas IV B MIN Malang I. Sedangkan untuk menganalisisnya penulis menggunakan analisis kualitatif yaitu berupa data-data yang tertulis atau lisan, perilaku yang diamati dan analisis kuantitatif berupa data hasil tes yang telah dilakukan.
Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan signifikan dari siklus I sampai siklus II. pembelajaran dengan metode demonstrasi dan resitasi melalui pendekatan PAKEM Islami dapat meningkatkan prestasi belajar pengukuran sudut siswa kelas IVB MIN Malang I. Model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Matematika.
File Selengkapnya.....

1. Implementasi Media Komik Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Karangan Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas III MI Sunan Kalijaga Karangbesuki

ABSTRAK


Kata Kunci: Kemampuan, Menulis Karangan, Media Komik.

Berdasarkan pengamatan peneliti dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia kelas III MI Sunan Kalijaga Karangbesuki Malang, peneliti menemukan fakta permasalahan bahwa siswa mengalami kesulitan menemukan ide dalam menulis karangan, siswa belum mampu merangkai kata-kata menjadi kalimat dan menyusunnya ke dalam karangan yang utuh, siswa juga masih kurang mampu menggunakan ejaan dan tanda baca. Hal tersebut disebabkan oleh terbatasnya media pembelajaran yang ada di sekolah serta penyajian pembelajaran yang sebagian besar dilakukan guru dengan menggunakan ceramah. Oleh karena itu, perlu dilakukan suatu tindakan untuk memperbaiki permasalahan tersebut dengan menerapkan komik sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi siswa.
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah : (1) Mendeskripsikan perencanaan penggunaan media komik pada proses belajar mengajar dalam meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas III MI Sunan Kalijaga Karangbesuki Malang (2) Mendeskripsikan pelaksanaan media komik pada proses belajar mengajar dalam meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas III MI Sunan Kalijaga Karangbesuki Malang dan (3) mendeskripsikan hasil evaluasi penggunaan media komik pada proses belajar mengajar dalam meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas III MI Sunan Kalijaga Karangbesuki Malang.
Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitian adalah siswa kelas III MI Sunan Kalijaga Karangbesuki Malang sebanyak 38 siswa. Pelaksanaan PTK ini sebanyak 2 siklus. Setiap tindakan meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Adapun data dari penelitian ini berupa skor hasil kemampuan menulis karangan siswa berdasarkan aspek kelengkapan struktur karangan, kepaduan paragraph, kesatuan paragraph, gaya bahasa, ejaan dan tanda baca. Adapun instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes subyektif menulis karangan berdasarkan gambar komik serta kemampuan guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran menggunakan gambar komik.
Kesimpulan penelitian yaitu bahwa penggunaan media komik dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi siswa. Kemampuan siswa dalam menulis karangan dapat dilihat dari kenaikan rata-rata yang diperoleh.
Disarankan kepada kepala sekolah, guru, dan peneliti selanjutnya adalah:
  1. Guru atau kepala sekolah dapat mengembangkan penerapan media komik pada pokok bahasa lain.
  2. Pembuatan RPP yang lebih baik, pengelolaan kelas yang baik, disertai komponen pelengkap pembelajaran ini.
  3. Bagi kepala sekolah, hendaknya membimbing dan mengarahkan guru dalam penggunaan media pembelajaran.
  4. Penerapan media komik perlu dikembangkan lebih lanjut dan lebih bervariasi untuk memparbaiki kekurangan sehingga memperoleh hasil yang maksimal.
  5. Dapat dijadikan dasar pertimbangan dalam melakukan penelitian lebih lanjut dan sejenis dengan materi atau cakupan yang lebih luas.
 File Selengkapnya.....

1. Peningkatan Pemahaman Konsep Peserta Didik Pada Materi Hukum Newton Dengan Menggunakan Media Pembelajaran Visual Berbasis Macromedia Flash Kelas X

ABSTRAK


Permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini yaitu: Apakah media
pembelajaran visual berbasis macromedia flash dapat meningkatkan pemahaman
konsep peserta didik pada materi hukum Newton kelas X-1 MA Al Ahrom
Karangsari Karangtengah Demak tahun pelajaran 2011/2012.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman
konsep peserta didik pada materi hukum Newton kelas X-1 MA Al Ahrom
Karangsari Karangtengah Demak tahun pelajaran 2011/2012 .
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang
dilaksanakan dalam 2 siklus. Subyek penelitiannya adalah peserta didik kelas X-1
MA Al Ahrom Karangsari Karangtengah Demak, pada semester ganjil tahun
pelajaran 2011/2012 dengan jumlah peserta didik 33 orang. Prosedur penelitian
terdiri dari 4 tahap disetiap siklusnya, yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan,
observasi dan refleksi. Proses pembelajarannya menggunakan media
pembelajaran visual berbasis macromedia flash. Indikator hasil belajar pada
penelitian ini berupa tercapai ketuntasan belajar secara individu dan klasikal.
Adapun pengumpulan datanya dilakukan dengan metode : dokumentasi,
dan tes. Data hasil pengamatan tes evaluasi diolah dengan analisis deskriptif untuk
menggambarkan peningkatan pencapaian keberhasilan tiap siklus dan untuk
menggambarkan keberhasilan pembelajaran dengan menggunakan media
pembelajaran visual berbasis macromedia flash.
Berdasarkan hasil penelitian, pada pra siklus hasil belajar pada aspek
kognitif menunjukkan nilai rata-rata sebesar 55,15 dengan ketuntasan klasikal
sebesar 36,36%. Pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar siswa pada aspek
kognitif adalah 66,36 dengan ketuntasan klasikal 66,66%, pada siklus I ini ratarata
siswa naik dibanding dengan rata-rata pada pra siklus. Pada siklus II nilai
rata-rata hasil belajar siswa pada aspek kognitif adalah 74,39 dengan ketuntasan
klasikal sebesar 90,90%. Hal tersebut menunjukkan terdapat kenaikan hasil
belajar kognitif pada siklus II.
Hasil analisis data di atas menunjukkan peningkatan pemahaman konsep
yang terdapat pada hasil belajar siswa dengan menggunakan media pembelajraan
visual berbasis macromedia flash pada materi pokok hukum Newton. Peningkatan
hasil belajar siswa dapat dilihat dari persentase keberhasilan aspek kognitif yang
dihasilkan dari tes pemahaman peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian ini
diharapkan dapat dijadikan sebagai informasi dan masukan guru/dosen dalam
melakukan kegiatan pembelajaran, untuk meningkatkan pemahaman konsep pada
peserta didik.
File Selengkapnya.....

13. Upaya Meningkatkan Motivasi, Keterampilan Sosial Dan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Metode Kooperatif Tipe Jigsaw Kelas VIII Semester II

 ABSTRAK


Timbal balik antara siswa dan guru sangat diperlukan dalam proses pembelajaran di
kelas. Hal tersebut dapat dicapai dengan penerapan metode yang tepat, sehingga
dapat menarik minat siswa untuk memberikan respon positif terhadap pelajaran.
Kenyataan di lapangan, guru masih menggunakan metode ceramah, sehingga kegiatan belajar mengajar didominasi oleh guru, sedangkan motivasi siswa di kelas
rendah. Hal tersebut berdampak juga terhadap hasil belajar siswa yang rendah dan
di bawah KKM. Permasalahan dalam penelitian ini adalah penggunaan Metode
Kooperatif Tipe Jigsaw dapat memberikan pengaruh positif kepada peserta didik
dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar serta meningkatkan keterampilan
sosial siswa pada Kompetensi Dasar Memahami Permintaan dan Penawaran serta
Terbentuknya Harga Pasar di Kelas VIII Semester II Tahun Ajaran 2011 / 2012 di
SMP Negeri 3 Salatiga. Nilai motivasi dan keterampilan sosial sudah mencapai skor
lebih dari atau sama dengan empat atau kategori baik. Ketuntasan hasil belajar
siswa minimal 75% dari keseluruhan siswa yang mengikuti tes yang telah mendapat
nilai minimal 60.
Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas. penelitian ini terdiri
dari dua siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan
refleksi. Data penelitian diperoleh dari instrument tes dan nontes. Instrument tes
berupa soal kuis di akhir siklus I dan siklus II, sedangkan instrument nontes berupa
lembar observasi, wawancara, dan angket. Analisis data nontes menggunakan teknik
kualitatif.
Hasil keberhasikan proses pada penelitian ini adalah motivasi pada siklus I
menunjukkan nilai tiga atau kategori cukup dan pada siklus II menunjukkan nilai
lima atau kategori sangat baik. Keterampilan sosial siswa pada siklus I menunjukkan
nilai tiga atau kategori cukup dan pada siklus II menunjukkan nilai lima atau
kategori sangat baik. Sebelum tindakan rata-rata hasil belajar yang disapai siswa
sebesar 64,16 dan ketuntasan belajar sebesar 37,5%. Rata-rata hasil belajar siswa
pada siklus I sebesar 67,5 dan ketuntasan belajar sebesar 62,5%. Rata-rata hasil
belajar siswa pada siklus II sebesar 74,58 dan ketuntasan belajar sebesar 91,67%.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode
pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan motivasi, keterampilan
sosial, dan hasil belajar siswa pada Kompetensi Dasar Memahami Permintaan dan
Penawaran serta Terbentuknya Harga Pasar di Kelas VIII Semester II Tahun Ajaran
2011 / 2012 di SMP Negeri 3 Salatiga. Pembelajaran dengan menggunakan metode
kooperatif tipe Jigsaw diharapkan dapat memberikan dukungan kepada Guru dalam
menerapkan Penelitian Tindakan Kelas untuk meningkatkan mutu pendidikan yang
lebih baik lagi.

Kata kunci: Jigsaw, motivasi, ketrampilan sosial, dan hasil belajar siswa.
File Selengkapnya.....

12. Upaya Meningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar Siswa Dengan Model Pembelajaran Paikem Pokok Bahasan Memahami APBN Dan APBD Kelas XI IPS Semester I

BAB I
PENDAHULUAN


1.1. Latar Belakang
SMA Negeri 02 Salatiga merupakan salah satu sekolah menengah atas
negeri yang berada di Salatiga. SMA Negeri 02 terletak di pinggiran Kota
Salatiga, walaupun demikian banyak siswa yang tertarik untuk bersekolah di
SMA Negeri 02. SMA Negeri 02 terus berkembang dari waktu ke waktu, terbukti
dengan adanya penambahan kelas di kelas X, XI, dan XII. SMA Negeri 02
memiliki tiga jurusan yang di mulai dari kelas XI, yaitu jurusan IPA, IPS, dan
Bahasa. Kelas untuk jurusan IPS berjumlah lima kelas, kelas IPS 1 sampai dengan
kelas IPS 3 untuk Mata Pelajaran Ekonomi diampu oleh Dra, Yuliati Eko Atmojo,
M.Pd, dan Kelas IPS 4 dan IPS 5 untuk Mata Pelajaran Ekonomi diampu oleh
Dra, Peni Setyaningsih.
Mata pelajaran Ekonomi merupakan salah satu mata pelajaran yang
membutuhkan keaktifan, pemahaman, dan ketelitian dalam pembelajarannya.
Karena itu dalam mata pelajaran ekonomi dibutuhkan metode yang tepat agar
semua peserta didik dapat memahami dengan baik tentang materi yang diajarkan
sehingga sesui dengan harapan dan tujuan yang telah ditetapkan oleh kurikulum.
Metode pembelajaran yang diterapkan oleh guru ekonomi di SMA Negeri
02 Salatiga adalah menggunakan metode ceramah. Komunikasi pada metode
ceramah hanya berjalan satu arah sehingga siswa hanya mendengarkan, mencatat,
dan mengerjakan tugas saja itupun bila guru memberikan tugas. Akibatnya banyak
informasi yang tidak dapat dipahami oleh siswa. Selain itu, siswa menjadi jenuh
dan tidak tertarik dengan materi yang disampaikan oleh guru.
SMA Negeri 02 Salatiga memberikan kriteria ketuntasan hasil belajar
sebesar 71. Hasil belajar pada pokok bahasan Memahami APBN dan APBD
Semester 1 Tahun Pelajaran 2011/2012 di SMA Negeri 02 Salatiga belum semua
siswa dapat mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM). Terbukti dari hasil
ulangan harian dimana siswa yang belum mencapai KKM berjumlah 20 (dua
puluh) siswa dari 33 (tiga puluh tiga) siswa.
“Penggunaan metode ceramah sebenarnya memiliki
kelebihan:
  1. Sangat baik untuk materi baru yang belum tersedia dalam bentuk hard copy.
  2.  Dapat digunakan untuk kelas besar.
  3. Materi yang banyak dapat disampaikan dalam waktu yang singkat.
  4. Sangat baik digunakan untuk kognisi dan/atau afeksi tingkat rendah.
  5. Lebih ekonomis, khususnya dari segi biaya.
Tetapi metode ceramah juga memiliki banyak kelemahan:
  1. Membuat siswa menjaga daya tahannya untuk berkonsentrasi dengan menggunakan indra telinga yang terbatas.
  2. Dapat membuat siswa terganggu oleh hal-hal visual.
  3. Dapat membuat siswa sulit untuk menentukan gagasan guru yang bersifat analisis, sistetis, kritis, dan evaluatif.
  4. Dapat membuat guru cenderung bersifat otoriter.
  5. Dapat membuat kelas monoton.
  6. Dapat membuat kelas doktiner.
Mengatasi permasalahan yang ada, peneliti mencoba menerapkan model
PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan)
dalam pembelajaran ekonomi. Karena pembelajaran dengan menggunakan model
PAIKEM lebih menekankan pada aspek aktivitas, kreativitas, pemerolehan
kemampuan yaitu ketrampilan intelektual, informasi verbal, strategi, kognitif,
ketrampilan motorik, dan sikap.“Pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan
menyenangkan (PAIKEM) merupakan suatu metode pembelajaran berbasis
lingkungan.”
 File Selengkapnya.....

Teman KoleksiSkripsi.com

Label

Administrasi Administrasi Negara Administrasi Niaga-Bisnis Administrasi Publik Agama Islam Akhwal Syahsiah Akuntansi Akuntansi-Auditing-Pasar Modal-Keuangan Bahasa Arab Bahasa dan Sastra Inggris Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Bimbingan Konseling Bimbingan Penyuluhan Islam Biologi Dakwah Ekonomi Ekonomi Akuntansi Ekonomi Dan Studi pembangunan Ekonomi Manajemen Farmasi Filsafat Fisika Fisipol Free Download Skripsi Hukum Hukum Perdata Hukum Pidana Hukum Tata Negara Ilmu Hukum Ilmu Komputer Ilmu Komunikasi IPS Kebidanan Kedokteran Kedokteran - Ilmu Keperawatan - Farmasi - Kesehatan – Gigi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Keperawatan Keperawatan dan Kesehatan Kesehatan Masyarakat Kimia Komputer Akuntansi Manajemen SDM Matematika MIPA Muamalah Olahraga Pendidikan Agama Isalam (PAI) Pendidikan Bahasa Arab Pendidikan Bahasa Indonesia Pendidikan Bahasa Inggris Pendidikan Biologi Pendidikan Ekonomi Pendidikan Fisika Pendidikan Geografi Pendidikan Kimia Pendidikan Matematika Pendidikan Olah Raga Pengembangan Masyarakat Pengembangan SDM Perbandingan Agama Perbandingan Hukum Perhotelan Perpajakan Perpustakaan Pertambangan Pertanian Peternakan PGMI PGSD PPKn Psikologi PTK PTK - Pendidikan Agama Islam Sastra dan Kebudayaan Sejarah Sejarah Islam Sistem Informasi Skripsi Lainnya Sosiologi Statistika Syari'ah Tafsir Hadist Tarbiyah Tata Boga Tata Busana Teknik Arsitektur Teknik Elektro Teknik Industri Teknik Industri-mesin-elektro-Sipil-Arsitektur Teknik Informatika Teknik Komputer Teknik Lingkungan Teknik Mesin Teknik Sipil Teknologi informasi-ilmu komputer-Sistem Informasi Tesis Farmasi Tesis Kedokteran Tips Skripsi