Isikan Kata Kunci Untuk Memudahkan Pencarian

Perpustakaan Skripsi Online

Perpustakaan Skripsi Online


Perkembangan pendidikan secara nasional di era reformasi, yang sering disebut-sebut oleh para pakar pendidikan maupun oleh para birokrasi di bidang pendidikan sebagai sebuah harapan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di negeri ini dengan berbagai strategi inovasi, ternyata sampai saat ini masih belum menjadi harapan. Bahkan hampir dikatakan bukan kemajuan yang diperoleh.

Kalimat tersebut mungkin sangat radikal untuk diungkapkan, tapi inilah kenyataan yang terjadi dilapangan, sebagai sebuah ungkapan dari seorang Dosen yang mengkhawatirkan perkembangan pendidikan dewasa ini.

Seperti yang kita ketahui bahwa karya ilmiah, baik yang berupa skripsi, thesis, jurnal, penelitian, dan lainnya kini hanya menumpuk diperpustakaan dan dalam rak-rak buku kampus-kampus. Banyak juga karya ilmiah dari hasil mahasiswa yang sudah lulus menjadi tidak berguna karena hanya disimpan sebagai "kenang-kenangan". Padahal kalau karya tersebut terpublikasikan, besar peluangnya untuk menjadi sumber inspirasi dan media pengembangan bagi masyarakat yang haus dan peduli terhadap ilmu pengetahuan.

Berkembangnya ilmu pengetahuan tak luput dari semua pihak baik pemerintah, guru, dosen, mahasiswa dan seluruh komponen masyarakat mempunyai peranan yang besar, karena semakin kita tak peduli dengan itu, maka dampak yang ditimbulkannya dapat kita rasakan sekarang, budaya konsumerisme bangsa, meningkatnya pengangguran dan kriminalitas, selanjutnya bangsa ini akan tergilas oleh arus globalisasi yang sedemikian kompleks.

Hadirnya media online ini diharapkan dapat membantu teman-teman dalam menyusun karya ilmiah. Walaupun kami sadar terjadinya pro kontra tentang media online seperti ini karena berkaitan dengan karya akademik. Hal ini dikhawatirkan terjadinya plagiat. Plagiat adalah pendapat karya atau hasil penelitian orang lain yang diakui sebagai pendapat, karya, atau hasil penelitian sendiri. Bentuk-bentuk yang dikategorikan kegiatan plagiat adalah:

1. Mengutip pendapat orang lain tanpa menyebut sumbernya.

2. Menjiplak seluruhnya atau sebagian hasil karya orang lain, seperti makalah, skripsi, tesis, disertasi.

Untuk menghindari hal tersebut, kami sediakan forum diskusi bagi member untuk membahas karya ilmiah yang sedang dibuat.

KoleksiSkripsi.com adalah situs perpustakaan skripsi online. Kami berharap dengan adanya situs ini dapat bermanfaat dan dapat membantu dalam menyelesaikan karya ilmiah Anda. Suatu usaha tak akan menjadi sia-sia kalau kita mulai dengan niat baik dan sungguh-sungguh dalam menjalankannya, kami akan selalu terbuka jika ada saran kritik yang membangun dari anda.

Salam sukses,
www.KoleksiSkripsi.com

113. Pengaruh Nilai Kalori Batubara Terhadap Nilai Steam Boiler Yang Dihasilkan Oleh Bioler Jenis Pipa Air

ABSTRAK
Batubara adalah sisa dari jaringan tumbuhan yang telah mengalami proses pembatubaraan. Pada penelitian ini dipelajari pengaruh nilai kalori batubara terhadap nilai steam yang dihasilkan oleh boiler jenis pipa air. Data penelitian diperoleh dengan cara menghaluskan batubara dan mengukur nilai kalori batubara dengan menggunakan Parr Oxygen Bomb Calorimeter 6400. Hasil menunjukkan bahwa semakin besar nilai kalori, maka semakin besar steam yang dihasilkan.

112. Analisis Komponen Minyak Atsiri dari Daun Tembelekan (Lantana camara L.) secara Kromatografi Gas

ABSTRAK
Minyak atsiri daun Tembelekan (L.camara Linn.) telah diisolasi dengan metode  hidrodestilasi dengan menggunakan alat stahl selama 4 jam. Minyak atsiri dianalisis dengan menggunakan GC- MS pada 70 eV dengan ionisasi EI dan Helium sebagai gas pembawa. Analisis GC-MS menunjukkan adanya senyawa-senyawa 3-Cyclohexen-1-ol (7,13%),   α-Terpineol (6,77%), Benzeneetanol (8,37%), Fenol (5,47%) dan Asam heksadekanoat (31,87%).

111. Analisis Secara Gc-Ms Komponen Minyak Atsiri Dari Rimpang Tanaman Jerangau (Acoruscalamus) Hasil Isolasi Menggunakan Metode Hidrodestilasi Dibandingkan Dengan Destilasi Uap

ABSTRAK
Telah dilakukan studi perbandingan komposisi minyak atsiri dari rimpang jerangau yang diperoleh dari hasil isolasi menggunakan metode hidrodestilasi dan destilasi uap air.  Minyak  atsiri yang  dihasilkan  dengan  menggunakan  metode  hidrodestilasi maupun destilasi uap digunakan rimpang jerangau yang basah. Selanjutnya minyak atsiri yang diperoleh dianalisis komposisinya dengan menggunakan GC-MS. Melalui metode hidrodestilasi, diperoleh rendemen minyak atsiri sebanyak 0,325% v/w, yang terdiri dari 13 jenis senyawa dimana diantaranya sebanyak 11 senyawa yang dapat diidentifikasi, yaitu : Kamfen (1,87%), β-Ocimen (1,42%), Kamfor (1,12%), Metil Isoeugenol (12,97%), Euasaron (1,87%), Asaron (60,34%), Cis-Calamenen (1,75%), Trans-Isoelemicin (1,14%), β-Ionon (1,97%) dan Aristolon (2,43%). Selanjutnya melalui metode destilasi uap diperoleh rendemen minyak atsiri sebanyak 0,35% v/w, yang terdiri dari 18 jenis senyawa dimana sebanyak 14 senyawa yang dapat diidentifikasi, yaitu : α-Pinen (0,37%), Kamfen (1,69%), β-Ocimen (1,33%), Linalool (0,45%), Kamfor (1,04%), Aristolen (0,17%), Metil Isoeugenol (14,91%), Euasaron (2,30%), Asaron (54,33%), β-Ionon (0,62%), 2-Propanon,1-[dihidro-4-4-dimetil] (2,26%), Aristolon (3,36%), dan Isokalamendiol (0,85%).

44. Tinjauan Yuridis Surat Perjanjian (Kontrak) Pemborongan Antara Dinas KIMPRASDA (Permukiman Dan Prasarana Daerah)

ABSTRAK
Jalan sebagai salah satu prasarana fisik atau infrastruktur dasar yang sangat penting untuk menunjang aktifitas manusia. Banyaknya jalan yang rusak di berbagai  daerah di Indonesia membuat pemerintah  harus  bekerja  keras  untuk mengadakan perbaikan salah satunya dengan cara melakukan pengaspalan jalan. Dalam rangka pelaksanaan perbaikan jalan di daerah Labuhanbatu, pemerintah dalam hal ini Dinas Permukiman dan Prasarana Daerah Labuhanbatu mengadakan kerjasama dengan kontraktor yang bergerak dalam bidang penyedia barang/jasa yaitu CV. Raut Agung Group. Adapun permasalahan yang dibahas adalah bagaimana proses pelaksanaan perjanjian pemborongan antara Dinas KIMPRASDA (Dinas Permukiman Dan Prasarana Daerah) Labuhanbatu dengan CV. Raut Agung Group, bagaimana pengaturan hak dan kewajiban para pihak dalam pelaksanaan perjanjian pemborongan pengaspalan jalan, serta apa kendala dalam pelaksanaan proyek dan bagaimana upaya yang dilakukan oleh para pihak untuk menyelesaikan sengketa dalam perjanjian pemborongan tersebut.
Metode   penelitian   yang   digunakan  penulis   adalah   penelitian   hukum normatif yang bersifat deskriptif. Data yang digunakan adalah data sekunder serta data-data yang diperoleh setelah diadakannya survey kelapangan yang kemudian disusun secara sistematis untuk menggambarkan secara jelas hal-hal yang dipersoalkan dalam skripsi ini.
Adapun kesimpulan dari skripsi ini adalah perjanjian pemborongan antara Dinas Kimprasda dengan  CV.  Raut  Agung  group  dilakukan  dengan  metode pelelangan umum dengan proses pasca kualifikasi, menggunakan kontrak harga satuan. Baik Dinas Kimprasda maupun CV. Raut Agung telah memenuhi hak-hak dan kewajiban mereka seperti yang telah tertuang didalam kontrak, serta tidak ada ditemukan kendala dalam proses pelaksanaan perjanjian pemborongan tersebut. Saran dari skripsi ini adalah pemerintah perlu melakukan pengawasan secara ketat dan intensif semua proyek pengaspalan jalan, adanya klausul-klausul yang jelas dan seimbang dalam kontrak agar tidak ada pihak yang dirugikan, serta apabila muncul perselisihan cukup  diselesaikan dengan  cara musyawarah tanpa  harus dibawa ke pengadilan.

Kata  kunci  :  Perjanjian  Pemborongan,  Pengadaan  Barang/Jasa  Pemerintah, Kontrak Harga Satuan.

43. Eksekusi Hak Tanggungan Sebagai Penyelesaian Kredit Macet

ABSTRAK
Perbankan dalam menyalurkan kredit kepada debitur, memiliki risiko yang cukup tinggi, karenanya dalam penyaluran kredit pihak bank membutuhkan jaminan, dimana dengan adanya jaminan maka jika terjadi kredit macet oleh nasabah, maka pihak bank dapat melakukan eksekusi terhadap jaminan tersebut, agar pihak bank dapat menutupi kerugian yang ditimbulkan akibat kredit macet tersebut, jaminan yang umumnya digunakan pada praktik perbankan adalah jaminan hak tanggungan. Pada dasarnya pada jaminan hak tanggungan eksekusi dapat dilakukan dengan 3 (tiga) cara yaitu parate eksekusi, titel eksekutorial serta penjualan di bawah tangan. Permasalahan yang akan ditulis pada skripsi ini adalah keabsahan pelaksanaan eksekusi hak tanggungan, kedudukan para pihak dalam pelaksanaan eksekusi hak tanggungan, serta pertanggungjawaban kreditur dalam penyelesaian eksekusi hak tanggungan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, dimana yuridis normative adalah penelitian yang menekankan kepada ilmu hukum dan berusaha menelaah kaidah – kaidah hukum yang berlaku dalam masyarakat. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara melakukan penelitian kepustakaan seperti mencari buku – buku serta karya ilmiah lainnya yang berkaitan dengan hak tanggungan, serta melengkapi data yang butuhkan dengan melakukan wawancara terhadap pegawai PT. Bank BNI.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada PT. Bank BNI Cabang Pemuda Medan, dapat disimpulkan bahwa proses eksekusi dianggap sah apabila proses eksekusi tersebut dilakukan sesuai dengan SOP yang telah ditentukan berdasarkan UUHT, serta peraturan perundang-undangan lainya yang terkait Adapun kedudukan pihak kreditur adalah sebagai kreditur preverence, pihak debitur berkedudukan sebagai pihak yang assetnya di eksekusi guna pelunasan kredit, dan pihak ketiga dalam hal ini BLS dan KPKNL adalah pihak yang melaksanakan eksekusi. Bentuk pertanggungjawaban kreditur dalam penyelesaian eksekusi adalah pihak bank akan memberikan surat pemberitahuan lelang kepada debitur, pihak bank akan memastikan untuk menggunakan BLS yang telah berkompeten, pihak bank akan memastikan nilai limit tidak akan merugikan kedua belah pihak, pihak bank akan mengembalikan kelebihan hasil lelang kepada pihak debitur selaku pemilik asset.

Kata Kunci: Kredit Macet, Eksekusi, Hak Tanggungan

42. Perjanjian Pelaksanaan Pengadaan Tenaga Kerja Office Boy Antara Pt.Pertamina (Persero) Dengan Pt.Rajawali Karya Mandiri

ABSTRAK
Dalam persaingan usaha yang makin ketat, perusahaan berusaha untuk melakukan efisiensi biaya produksi . Salah satu solusinya adalah dengan sistem outsourcing, dimana dengan sistem ini perusahaan dapat menghemat pengeluaran dalam membiayai sumber daya manusia (SDM) yang bekerja di perusahaan yang bersangkutan.  Outsourcing diartikan  sebagai  pemindahan  atau pendelegasian beberapa proses bisnis kepada suatu badan penyedia jasa, dimana badan penyedia jasa tersebut melakukan proses administrasi dan manajemen berdasarkan definisi serta kriteria yang telah disepakati oleh para pihak. Outsourcing dalam hukum ketenagakerjaan di Indonesia diartikan sebagai pemborongan pekerjaan dan penyediaan jasa tenaga kerja. Banyak perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan tenaga kerja menawarkan ke perusahaan-perusahaan pemberi kerja maka perusahaan yang memerlukan tenaga tidak perlu susah-susah mencari, melakukan seleksi dan melatih tenaga kerja yang dibutuhkan. Sehingga yang menjadi permasalahan dalam skripsi ini yaitu, bagaimana jenis perjanjian, hak dan kewajiban para pihak dan penyelesaikan sengketa para pihak. Metode penulisan yang penulis gunakan dalam penulisan skripsi ini, merupakan gabungan dari metode normatif dan deskriptif, Teknik pengumpulan data meliputi: studi dokumen yaitu penelitian yang dilakukan dengan membaca buku-buku, catatan-catatan kuliah, dan makalah-makalah yang ada kaitannya dengan judul skripsi ini,dan Penelitian Lapangan yaitu untuk memperoleh data-data yang objektif sehubungan dengan judul skripsi ini, termasuk melakukan wawancara dengan pihak-pihak yang dianggap perlu. Berdasarkan penelitian yang    telah    dilakukan, penulis   menyimpulkan bahwa: Dalam  perjanjian  pelaksanaan  pengadaan  tenaga  office boy antara PT. Pertamina (persero)  dengan  PT.  Rajawali  karya  mandiri, jenis  perjanjian pengadaan barang dan jasa ini pembiayaannya tidak menggunakan dana langsung dari  APBN/APBD  melainkandanadarianggaran BUMN  sendiri.  Dan  bentuk perjanjian   ini   adalah   tertulis   sesuai   dengan   perjanjian   pada umumnya, hak dan kewajibannya sudah sesuai dengan ketentuan undang  – undang yang berlaku dan penyelesaikan    sengketa    para    pihakdi    tempuh    dengan    cara musyawarah (kekeluargaan) dan pengadilan (litigasi.

41. Analisis Hukum Tentang Perlindungan Hukum Terhadap Kreditur Dalam Pemberian Kredit Tanpa Agunan

ABSTRAK
Bank merupakan badan usaha yang meyalurkan dana kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan sebagainya. Faktor penting pemberian kredit adalah kepercayaan atas kemampuan dan kesanggupan nasabah debitur, hal ini dapat dilihat dalam Pasal 8 Undang-undang Perbankan Nomor 10 Tahun 1998. Faktor lain yang mendukung pemberian kredit adalah adanya agunan yang berfungsi sebagai jaminan pelunasan kredit. Kredit Tanpa Agunan merupakan kredit yang tidak  disertai penyerahan  agunan  (asset/harta),  sehingga  dalam  pemberiannya harus dilakukan dengan hati-hati dan cermat. Skripsi ini berjudul ”Analisis Hukum tentang Perlindungan Hukum terhadap Kreditur dalam Pemberian Kredit Tanpa Agunan pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Kantor Cabang USU Medan”. Permasalahannya adalah bagaimana kriteria penilaian yang digunakan kreditur dalam pemberian Kredit Tanpa Agunan pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Apakah penyebab terjadinya kredit macet dalam perjanjian Kredit Tanpa Agunan pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan bagaimana perlindungan hukum terhadap kreditur dalam penyelesaian kredit macet yang terjadi dalam perjanjian pemberian Kredit Tanpa Agunan pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Metode Penelitian yang digunakan adalah Metode Penelitian Hukum Normatif-Empiris. Penelitian Normatif dilakukan dengan mengkaji peraturan perundang-undangan  dan  mempelajari buku-buku  yang  berhubungan  dengan judul, sedangkan Penelitian Empiris dilakukan dengan melakukan wawancara kepada pihak PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Kantor Wilayah Medan.
Kesimpulan yang diperoleh adalah bahwa kriteria penilaian kreditur dalam pemberian  Kredit Tanpa  Agunan  (BNI  Flexi)  mirip  dengan  penilaian  kriteria dalam pemberian kredit dengan agunan, perbedaannya terletak pada instrumen agunan, pada Kredit Tanpa Agunan (BNI Flexi) unsur agunan adalah berupa agunan immaterial, seperti asli SK Pengangkatan terakhir, atau asli Kartu Taspen, atau asli Ijazah terakhir, atau lainnya. Penyebab terjadinya kredit macet dalam perjanjian Kredit Tanpa Agunan (BNI Flexi) adalah karena debitur melakukan pindah payroll (memindahkan rekening tabungan/rekening gaji yang digunakan untuk pembayaran utang) dan karena debitur berhenti dari pekerjaannya atau dipecat dari pekerjaannya. Perlindungan hukum terhadap kreditur dalam penyelesaian kredit macet yang terjadi dalam perjanjian pemberian Kredit Tanpa Agunan (BNI Flexi) adalah perlindungan hukum secara umum seperti yang terdapat dalam Pasal 1131 dan Pasal 1132 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

Kata Kunci : Kredit, Tanpa Agunan

110. Pembuatan Dan Karakterisasi Papan Partikel Peredam Suara Dari Campuran Resin Poliester Dan Jerami Padi

ABSTRAK
Telah dilakukan penelitian papan partikel dari jerami padi yang direaksikan dengan polyester tak jenuh yukalac 157 BQTN – EX menggunakan katalis mepoxe. Papan partikel ini dibuat dengan proses pencampuran dengan perbandingan antara poliester dan jerami padi adalah 30:70%; 35:65%; 40:60%; 45:55%; dan 50:50%, yang dilanjutkan dengan pengempaan. Karakterisasi dan analisa yang dilakukan menunjukkan bahwa sifat mekanik tegangan optimum pada campuran 50:50 antara polyester dan jerami padi dengan nilai 40,59 Kgf, dimana juga merupakan kerapatan optimum dengan nilai 0,985  g/cm3.  Hasil uji koefisien serap  bunyi  menunjukkan bahwa penambahan jerami padi akan meningkatkan absorbansinya terhadap bunyi dimana nilai optimum diperoleh pada campuran 30:70 dengan frekuensi 2000 Hz.

109. Pembuatan Selulosa Asetat Dari a-Selulosa Yang Diisolasi Dari Tandan Kosong Kelapa Sawit

ABSTRAK
Pembuatan selulosa asetat dari α-selulosa  yang diisolasi dari tandan kosong kelapa sawit telah dilakukan. Tandan kosong kelapa sawit didelignifikasi dan diendapkan dengan NaOH 17,5%. Selulosa asetat diperoleh melalui proses esterifikasi dan hidrolisis α-selulosa. Kadar air selulosa asetat hasil penelitian sebesar 0,042% dan kadar asetil sebesar 20,01%. Analisa spektrum FTIR menunjukkan adanya serapan khas gugus C=O karbonil pada bilangan gelombang 1724,36 cm-1 (selulosa asetat) dan 1743,15 cm-1 (selulosa asetat komersial) serta gugus C-O asetil pada bilangan gelombang 1234,44 cm-1  dan 1232,52 cm-1. Hal ini menunjukkan esterifikasi αselulosa  mejadi selulosa asetat telah terjadi. Morfologi selulosa asetat diuji dengan SEM dan hasilnya menunjukkan bahwa permukaan selulosa asetat lebih berbentuk serat dari pada selulosa asetat komersial. Analisa degradasi termal dengan TGA menunjukkan bahwa selulosa asetat dan selulosa asetat komersial mulai terdekomposisi pada suhu 260oC dengan % residu masing-masing sebesar 10,71% dan 12,16%.

108. Pembuatan Edible Film Dari Ekstrak Buah Pepaya (Carica papaya L.) Dengan Campuran Tepung Tapioka, Tepung Terigu Dan Gliserin

ABSTRAK
Telah dilakukan penelitian mengenai pembuatan edible film dari ekstrak buah pepaya (Carica papaya  L.) dengan  campuran  tepung  tapioka,  tepung  terigu  dan  gliserin. Pembuatan  edible film diawali  dengan  pembuatan  ekstrak  buah  pepaya  terlebih dahulu.  Edible  film  dibuat  dengan mencampurkan  ekstrak  buah  pepaya,  tepung tapioka, tepung terigu dan gliserin hingga homogen kemudian dicetak di atas plat plastik dan dikeringkan dalam oven selama 2 hari dengan suhu 40oC. Edible film yang dihasilkan kemudian diuji karakteristiknya yang meliputi kete balan, kuat tarik, kemuluran dan uji SEM, kadar nutrisi yang meliputi kadar air, abu, protein, lemak, karbohidrat, beta karoten dan uji organoleptik. Dari hasil penelitian diketahui bahwa edible  film  dengan perbandingan  tepung  tapioka  :  tepung  terigu  (7,5  g  :  2,5  g) memberi hasil yang lebih baik dibandingkan dengan edible film dengan perbandingan tepung  tapioka  :  tepung  terigu  (5  g  :  5 g).  Dimana  karakteristik  yang  meliputi ketebalan, kuat tarik, kemuluran dan SEM yaitu 0,193 mm; 0,1442 Kgf/mm2; 48,82 % dan memiliki struktur film yang pori-porinya lebih rapat, kompak dan halus. Kadarnutrisi yang meliputi kadar air, abu, protein, lemak, karbohidrat, dan beta karoten yang dihasilkan yaitu 16,23%; 2,921%; 5,44%; 1,76%; 73,65% dan 116,052 ppm. Hasil organoleptis dari perbandingan di atas menunjukkan hasil yang baik yaitu panelis menyukai edible film. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa edible film dari ekstrak buah pepaya (Carica papaya L.) dengan campuran tepung tapioka, tepung terigu, dan gliserin dengan perbandingan tepung tapioka : tepung terigu (7,5 g : 2,5 g) memberi hasil yang lebih baik dari segi karakteristik dan kadar nutrisi.

Teman KoleksiSkripsi.com

Label

Administrasi Administrasi Negara Administrasi Niaga-Bisnis Administrasi Publik Agama Islam Akhwal Syahsiah Akuntansi Akuntansi-Auditing-Pasar Modal-Keuangan Bahasa Arab Bahasa dan Sastra Inggris Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Bimbingan Konseling Bimbingan Penyuluhan Islam Biologi Dakwah Ekonomi Ekonomi Akuntansi Ekonomi Dan Studi pembangunan Ekonomi Manajemen Farmasi Filsafat Fisika Fisipol Free Download Skripsi Hukum Hukum Perdata Hukum Pidana Hukum Tata Negara Ilmu Hukum Ilmu Komputer Ilmu Komunikasi IPS Kebidanan Kedokteran Kedokteran - Ilmu Keperawatan - Farmasi - Kesehatan – Gigi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Keperawatan Keperawatan dan Kesehatan Kesehatan Masyarakat Kimia Komputer Akuntansi Manajemen SDM Matematika MIPA Muamalah Olahraga Pendidikan Agama Isalam (PAI) Pendidikan Bahasa Arab Pendidikan Bahasa Indonesia Pendidikan Bahasa Inggris Pendidikan Biologi Pendidikan Ekonomi Pendidikan Fisika Pendidikan Geografi Pendidikan Kimia Pendidikan Matematika Pendidikan Olah Raga Pengembangan Masyarakat Pengembangan SDM Perbandingan Agama Perbandingan Hukum Perhotelan Perpajakan Perpustakaan Pertambangan Pertanian Peternakan PGMI PGSD PPKn Psikologi PTK PTK - Pendidikan Agama Islam Sastra dan Kebudayaan Sejarah Sejarah Islam Sistem Informasi Skripsi Lainnya Sosiologi Statistika Syari'ah Tafsir Hadist Tarbiyah Tata Boga Tata Busana Teknik Arsitektur Teknik Elektro Teknik Industri Teknik Industri-mesin-elektro-Sipil-Arsitektur Teknik Informatika Teknik Komputer Teknik Lingkungan Teknik Mesin Teknik Sipil Teknologi informasi-ilmu komputer-Sistem Informasi Tesis Farmasi Tesis Kedokteran Tips Skripsi