Isikan Kata Kunci Untuk Memudahkan Pencarian

Memuat...

Perpustakaan Skripsi Online

Perpustakaan Skripsi Online


Perkembangan pendidikan secara nasional di era reformasi, yang sering disebut-sebut oleh para pakar pendidikan maupun oleh para birokrasi di bidang pendidikan sebagai sebuah harapan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di negeri ini dengan berbagai strategi inovasi, ternyata sampai saat ini masih belum menjadi harapan. Bahkan hampir dikatakan bukan kemajuan yang diperoleh.

Kalimat tersebut mungkin sangat radikal untuk diungkapkan, tapi inilah kenyataan yang terjadi dilapangan, sebagai sebuah ungkapan dari seorang Dosen yang mengkhawatirkan perkembangan pendidikan dewasa ini.

Seperti yang kita ketahui bahwa karya ilmiah, baik yang berupa skripsi, thesis, jurnal, penelitian, dan lainnya kini hanya menumpuk diperpustakaan dan dalam rak-rak buku kampus-kampus. Banyak juga karya ilmiah dari hasil mahasiswa yang sudah lulus menjadi tidak berguna karena hanya disimpan sebagai "kenang-kenangan". Padahal kalau karya tersebut terpublikasikan, besar peluangnya untuk menjadi sumber inspirasi dan media pengembangan bagi masyarakat yang haus dan peduli terhadap ilmu pengetahuan.

Berkembangnya ilmu pengetahuan tak luput dari semua pihak baik pemerintah, guru, dosen, mahasiswa dan seluruh komponen masyarakat mempunyai peranan yang besar, karena semakin kita tak peduli dengan itu, maka dampak yang ditimbulkannya dapat kita rasakan sekarang, budaya konsumerisme bangsa, meningkatnya pengangguran dan kriminalitas, selanjutnya bangsa ini akan tergilas oleh arus globalisasi yang sedemikian kompleks.

Hadirnya media online ini diharapkan dapat membantu teman-teman dalam menyusun karya ilmiah. Walaupun kami sadar terjadinya pro kontra tentang media online seperti ini karena berkaitan dengan karya akademik. Hal ini dikhawatirkan terjadinya plagiat. Plagiat adalah pendapat karya atau hasil penelitian orang lain yang diakui sebagai pendapat, karya, atau hasil penelitian sendiri. Bentuk-bentuk yang dikategorikan kegiatan plagiat adalah:
1. Mengutip pendapat orang lain tanpa menyebut sumbernya.
2. Menjiplak seluruhnya atau sebagian hasil karya orang lain, seperti makalah, skripsi, tesis, disertasi.

Untuk menghindari hal tersebut, kami sediakan forum diskusi bagi member untuk membahas karya ilmiah yang sedang dibuat.

KoleksiSkripsi.com adalah situs perpustakaan skripsi online. Kami berharap dengan adanya situs ini dapat bermanfaat dan dapat membantu dalam menyelesaikan karya ilmiah Anda. Suatu usaha tak akan menjadi sia-sia kalau kita mulai dengan niat baik dan sungguh-sungguh dalam menjalankannya, kami akan selalu terbuka jika ada saran kritik yang membangun dari anda.

Salam sukses, www.KoleksiSkripsi.com

Tesis Kesehatan Masyarakat

Klik judul untuk melihat isi file skripsi

No JUDUL SKRIPSI
1 Analisa Determinan Hipertensi Esensial Di Wilayah Kerja Tiga Puskesmas Kabupaten Deli Serdang
2 Analisa Determinan Kurang Energi Protein Pada Anak Balita Di Kecamatan Medan Denai Kota Medan
3 Analisa Determinan Pelaksanaan Manajemen Laktasi Pada Pelayanan Antenatal Di Puskesmas Kota Binjai
4 Analisa Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Dalam Pemberian MP-ASI Dini Di Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah
5 Analisa Kompetensi Petugas Laboratorium Dalam Menegakkan Diagnosa TB Paru Strategi DOTS Di Kabupaten Tobasa
6 Analisis Beberapa Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Kesehatan Reproduksi Remaja Di SLTPN Medan
7 Analisis Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepuasan Kerja Dokter Dalam Pelayanan Kesehatan Puskesmas Di Kabupaten Asahan
8 Analisis Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dengan Kinerja Bidan Desa Di Wilayah VI Kabupaten Deli Serdang
9 Analisis Faktor Risiko Pada Kelahiran Mati Di Kabupaten Tapanuli Utara
10Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Anemia Ibu Hamil Di Kabupaten Dairi
11 Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Dikota Sibolga
12 Analisis Hubungan Antara Kondisi Pelayanan Dengan Cakupan Hasil Pelayanan Antenatal Care (ANC) Puskesmas Di Kabupaten Deli Serdang
13 Analisis Hubungan Kinerja Pelayanan Dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap Bpk RSUD Dr.H.Yuliddin Away Tapaktuan
14 Analisis Hubungan Maloklusi Dengan Kualitas Hidup Pada Remaja SMU Kota Medan
15 Analisis Karakteristik Ibu Dan Strategi Pelaksanaan Imunisasi Dengan Imunisasi Polio Di Kabupaten Bireuen
16Analisis Kebutuhan Tenaga Perawat Berdasarkan Beban Kerja Di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Dr. PIRNGADI Medan
17Analisis Kelayakan Pengembangan Ruang Rawat Inap VIP Di RSU Meuraxa Banda Aceh
18Analisis Keterampilan Kerja Dan Iklim Kerja Terhadap Kualitas Pelayanan Keperawatan Di Ruang Rawat Inap RSU. H. Sahudin Kutacane
19Analisis Komunikasi Interpersonal Perawat Dengan Kepuasan Pasien Dalam Meningkatkan Kunjungan Puskesmas Di Kota Binjai
20Analisis Kualitas Pelayanan Asuhan Persalinan Normal Oleh Bidan Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien Di Kota Tebing Tinggi
21 Analisis Motivasi Dan Hubungannya Dengan Kinerja Perawat Dl Rumah Sakit Umum Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh
22Analisis Mutu Pelayanan Kesehatan Di Rumah Sakit Umum Pirngadi Medan
23 Analisis Mutu Pelayanan Rawat Inap Dan Hubungannya Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Peserta Askes Plus Di Rumah Sakit Umum Permata Bunda Medan
24 Analisis Pelaksanaan Program Klinik Sanitasi Di Kota Binjai
25 Analisis Pelaksanaan Sistem Pencatatan Dan Pelaporan Terpadu Puskesmas (Sp2tp) Di Kabupaten Simalungun
26 Analisis Pelaksanaan Standar Operasional Prosedur Pemasangan Infus Terhadap Kejadian Plebitis Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Haji Medan
27 Analisis Pelaksanaan Tugas Bidan Di Desa Sehubungan Dengan Penyelenggaraan Rogram Kesehatan Ibu Dan Anak (Kia) Di Kabupaten Karo
28 Analisis Pelayanan Kesehatan Bernuansa Islami Di Puskesmas Kota Langsa
29 Analisis Pelayanan Kesehatan Terhadap Kepuasan Pasien Di Unit Rawat Jalan Rumah Sakit Pertamina Pangkalan Brandan
30 Analisis Penanggulangan Heat Stress Oleh Perusahaan Dan Pengembangan Model Intervensi Penanggulangannya Di PT. Cakra Compact
31 Analisis Penerapan Sistem Informasi Manajemen Dalam Pengambilan Keputusan Oleh Direktur di BLU dr. Fauziah Kabupaten Bireuen
32 Analisis Pengaruh Karakteristik Individu Terhadap Kinerja Perawat Dl Rumah Sakit DR. Pirngadi Medan
33 Analisis Perilaku Eksekutif Dan Legislatif Dalam Perencanaan Kesehatan Di Kota Langsa
34 Analisis Positioning Rumah Sakit Umum Daerah DR. RM. Pratomo Bagansiapiapi
35 Analisis Produktivitas Tenaga Keperawatan Pada Instalasi Rawat Inap Badan Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit Umum Dr, Zainoel Abidin Banda Aceh
36Analisis Program Kerja Komite Medik Dan Utilisasi Fasilitas Unit Rawat Inap RS Haji Medan
37Analisis Sistem Pelaksanaan Program Pendistribusian Kapsul Minyak Beryodium Dalam Rangka Penanggulangan Gaki Di Kabupaten Agam
38Analisis Sistem Pemeliharaan Peralatan Kesehatan Di Rumah Sakit Kota Medan
39Analisis Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Bangunan Perusahaan X
40Determinan Tindakan Masyarakat dalam pemberantasan Malaria Di Kecamatan Tanjung Balai kabupaten Asahan
41 Determinan Tindakan Masyarakat dalam pemberantasan Malaria Di Kecamatan Tanjung Balai kabupaten Asahan
42 Evaluasi Helmet Industri Merek X Ditinjau Dari Kekuatan Dan Kenyamanan Yang Digunakan Pada Industri Konstruksi Di Medan
43 Evaluasi Kinerja Rumah Sakit X Menggunakan Modifikasi Balanced Scorecard
44 Evaluasi Sistem Pelaksanaan Program UKGS SDMI Dalam Wilayah Kabupaten Aceh Tamiang
45 Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Penyakit Skabies Pada Pesantren Di Kabupaten Aceh Besar
46 Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Karies Gigi Susu Dan Strategi Penanggulangannya Pada Anak-Anak Di Kabupaten Kepulauan Riau
47 Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Antenatal Oleh Ibu Hamil di Kabupaten Aceh Tenggara
48 Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Peranan Bidan Desa Dalam Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu Di Kabupaten Aceh Utara
49 Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Peranan Bidan Desa Dalam Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu Di Kabupaten Aceh Utara
50 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kebiasaan Merokok Dan Hubungannya Dengan Status Penyakit Periodontal Remaja Di Kota Medan
51 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Kanker Leher Rahim Pada Penderita Yang Datang Berobat Di RSUP H.Adam Malik Medan
52 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Memilih Penolong Persalinan Pada Ibu Hamil Di Kecamatan Babul Rahmah Kabupaten Aceh Tenggara
53 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Partisipasi Keluarga Dalam Penggunaan Jamban Di Kota Kabanjahe Tahun 2007
54 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat Dalam Program Pencegahan Penyakit Malaria Di Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal
55 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemakaian Alat Kontrasepsi Pada Istri Pus Di Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu
56Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemanfaatan Pelayanan Posyandu Lanjut Usia Di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten Aceh Timur
57Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Asphyxia Neonatorum Pada Bayi Baru Lahir Yang Dirawat Di Rsu Dr Pirngadi Medan
58Hubugan Karakteristik Wanita Perimenopause Dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Di Kota Pematang Siantar
59Hubungan Effort, Ability Dan Role Perception Dengan Kinerja Tenaga Pelaksana Gizi (TPG) Puskesmas Di Kabupaten Aceh Tenggara
60Hubungan Faktor Individu, Organisasi Dan Psikologis Dengan Kinerja Pegawai Di Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Medan
61 Hubungan Faktor Risiko Dan Karakteristik Penderita Dengan Kejadian Penyakit Jantung Koroner Di Rsu Dr. Pirngadi Medan
62 Hubungan Faktor Risiko Dengan Kejadian Anemia Sebagai Alternatif Penaggulangan Anemia Ibu Hamil Di Kota Sibolga
63 Hubungan Faktor Sosial Budaya Dengan Status Gizi Anak Usia 6 – 24 Bulan Di Kecamatan Medan Area Kota Medan
64 Hubungan Higiene Perorangan Siswa Dengan Infeksi Kecacingan Anak SD Negeri Di Kecamatan Sibolga Kota Kota Sibolga
65 Hubungan karakteristik Ibu dan asuhan yang diterima dengan kejadian persalinan patologis di RSU Sari Mutiara Medan
66 Hubungan Karakteristik Individu dengan Kompetensi Sanitarian dalam Pelaksanaan Penyehatan Makanan di Puskesmas Kota Medan
67 Hubungan Karakteristik Masyarakat Petani Dengan Upaya Pencegahan Penyakit Filariasis Di Desa Peunayan Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara
68 Hubungan Karakteristik Organisasi dengan Kinerja Program UKGS (Usaha Kesehatan Gigi Sekolah) Kota Binjai
69 Hubungan Karakteristik Perawat Dan Pasien Dengan Tindakan Medik Perawat Di Kota Medan
70 Hubungan Karakteristik Petugas Dengan Kinerja Petugas Rekam Medik Di Rumah Sakit Umum Daerah Rokan Hulu
71 Hubungan Karakteristik Siswa Dan Sanitasi Lingkungan Dengan Infeksi Cacingan Siswa Sekolah Dasar Di Kecamatan Medan Belawan
72 Hubungan Kompetensi Bidan Dalam Pelaksanaan Asuhan Persalinan Normal Di Kabupaten Aceh Besar
73 Hubungan Kualitas Pelayanan Dan Kepuasan Pasien Dengan Kunjungan Di Balai Pengobatan Gigi Puskesmas Kota Pekan Baru
74 Hubungan Manajemen Pembelajaran Klinik Dengan Kinerja Mahasiswa Pada Pelayanan Asuhan Gigi Klinik Di Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Banda Aceh
75 Hubungan Pengetahuan Dan Motivasi Dengan Perilaku Dokter Spesialis Dalam Pengisian Rekam Medis Di Badan Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit Umum Sigli
76Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Petugas Laboratorium Terhadap Kepatuhan Menerapkan Standar Operasional Prosedur (Sop) Di Puskesmas Kota Pekanbaru
77Hubungan Penghargaan (Reward) Dengan Motivasi Dokter Dalam Pengisian Rekam Medis Di RSUD Sidikalang
78Hubungan Penyuluhan Dengan Perilaku Pencegahan Penyakit Malaria Pada Masyarakat Di Wilayah Kerja Puskesmas Lamteuba Kecamatan Seulimum Kabupaten Aceh Besar
79Hubungan Perceived Dan Evaluated Need Perawatan Karies Gigi Dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Gigi Pada Masyarakat Di Kota Pematang Siantar
80Hubungan Perilaku Ibu Menyusui Terhadap Pemberian Asi Di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Nibung Tanjung Balai
81 Hubungan Perilaku Ibu Yang Memiliki Anak Balita Usia 2 -5 Tahun Terhadap Kejadian Diare Di Kecamatan Suka Makmur Kabupaten Aceh Besar
82 Hubungan Perilaku Masyarakat Dalam Mengelola Air Minum Dengan Kasus Diare Di Kecamatan Celala Kabupaten Aceh Tengah
83 Hubungan Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut Dengan Status Kesehatan Gigi Dan Mulut Murid SMU Di Kabupaten Langkat
84 Hubungan Persepsi Peserta Askes Tentang Kemampuan Manajerial Dengan Mutu Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas Kecamatan WIH Pesam Kabupaten Aceh Tengah
85 Hubungan Pola Asuh Anak Dengan Status Gizi Balita Umur 24-59 Bulan Di Wilayah Terkena Tsunami Kabupaten Pidie Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam
86 Hubungan Pola Konsumsi, Ketersediaan Pangan, Pengetahuan Gizi Dan Status Kesehatan Dengan Kejadian Kek Pada Ibu Hamil Di Kabupaten Simalungun
87 Hubungan Proses Pembelajaran, Manajemen Administrasi Akademik Dengan Mutu Lulusan Akademi Kebidanan Bustanul Ulum Langsa
88 Hubungan Sosiodemografi dan Lingkungan Dengan Kejadian Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru
89 Hubungan Status Gizi Balita Dan Pola Asuh Di Kabupaten Bener Meriah
90 Analisis Beban Kerja Dokter Dan Perawat Dalam Upaya Optimalisasi Pemanfaatan Tenaga Di Rumah Sakit Umum dr. R.M. Joelham Binjai
91 Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Keputusan Pasien Askes Rawat Inap Di RSUP. H. Adam Malik Medan Dalam Pembelian Obat
92 Analisis Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan Dan Kepuasan Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Umum Dr. Pirngadi Medan
93 Analisis Kepuasan Kerja Pelanggan Internal Dan Mutu Pelayanan Pada Pelanggan Eksternal Di Rumah Sakit Permata Bunda Medan
94 Analisis Pelaksanaan Pengobatan TB Paru Dengan Strategi Dots Di Puskesmas Wilayah Kota Medan
95 Analisis Persepsi Mutu Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Di Ruang Rawat Inap RSUD Langsa
96Analisis Persepsi Mutu Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Di Ruang Rawat Inap Rsud Langsa
97Analisis Sistem Manajemen Piutang Pasien Perusahaan Di Badan Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Langsa
98Evaluasi Penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Di RSUP Haji Adam Malik Medan
99Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Ulang Pasien Gigi Peserta Askes di Poliklinik Gigi Rumah Sakit Umum Dr. Djasamen Saragih Pematang Siantar
100Faktor-Faktor Yang Mendasari Pengambilan Keputusan Dalam Pelaksanaan Akreditasi Rumah Sakit Di Kota Medan Sebuah Kajian Kualitatif
101 Hubungan Antara Iklim Organisasi Dengan Kepuasan Kerja Perawat Unit Rawat Inap Rumah Sakit “X” Medan
102 Hubungan Antara Kemampuan Dosen Dan Kegiatan Pembelajaran Dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Medan
103 Hubungan Gaya Kepemimpinan Terhadap Pelaksanaan Asuhan Keperawatan Di Rumah Sakit Umum Kota Tebing Tinggi









































37. Upaya Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Make A Match Pada Siswa Kelas 1 SD

ABSTRAK


BIYONO. 2012. Upaya Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Make a Match Pada Siswa Kelas I SD Madugowongjati 02 Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang Tahun Pelajaran 2011/2012. Program Sarjana (S1) Kependidikan Bagi Guru Dalam Jabatan. Program Studi PGSD-FKIP-Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Pembimbing: Adi Winanto,S.Pd.M.Pd
Kata Kunci: Hasil Belajar, Matematika , Make A Match
Latar belakang masalah penelitian ini adalah pembelajaran matematika di Kelas I SD Madugowongjati 02 Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang belum mencapai hasil yang diharapkan khususnya untuk materi penjumlahan dan pengurangan bilangan dua angka dimana dari 18 siswa baru 8 siswa yang mencapai tuntas belajar. Untuk mengatasi masalah tersebut penulis merumuskan cara pemecahan masalah yaitu merancang pembelajaran yang mampu meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran matematika, pembelajaran yang menjadikan siswa tidak takut belajar matematika. Model pembelajaran yang dipilih penulis dan diyakini mampu mengatasi masalah pembelajaran matematika tersebut adalah pembelajaran kooperatif Make A Match
Jenis Penelitian ini adalah jenis penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatan hasil belajar Matematika Pada Siswa Kelas I SD Madugowongjati 02 Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang Tahun Pelajaran 2011/2012. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas, yang terdiri dari dua siklus. Masing-masing siklus terdiri atas tahapan perencanaan tindakan (planning), pelaksanaan tindakan (acting) dan pengamatan (observing), dan yang terakhir refleksi (reflecting). Data yang diperoleh meliputi data hasil belajar berupa nilai ulangan siswa, data proses pembelajaran dan aktifitas siswa hasil pengamatan oleh teman sejawat. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskripsi komparatif yaitu membandingkan hasil pra siklus, hasil siklus satu dan hasil siklus dua.
Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan yaitu bulan Pebruari sampai dengan bulan April 2012 , subjek peneltiian adalah siswa Kelas I SD Madugowongjati 02 Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang Tahun Pelajaran 2011/2012 yang berjumlah 18 siswa, yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 5 siswa perempuan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara teoritik maupun secara empirik melalui penerapan model pembelajaran kooperatif Make A Match mampu meningkatkan hasil belajar siswa Kelas I mata pelajaran matematika materi penjumlahan dan pengurangan bilangan dua angka di SD Madugowongjati 02 Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang Tahun Pelajaran 2011/2012. Hasil analisa data menunjukan bahwa telah terjadi peningkatan nilai rata-rata kelas dari 60 pada pra siklus menjadi 88 pada siklus II. Jumlah siswa yang tuntas belajar meningkat dari 8 siswa atau 44 % pada pra siklus menjadi 18 siswa atau 100 % siswa tuntas. Karena indikator keberhasilan penelitian ini adalah 85 % siswa tuntas belajar maka penelitian ini dianggap berhasil.
. Guru disarankan agar selalu berusaha menciptakan suasana pembelajaran matematika sedemikian rupa sehingga siswa senang, siswa aktif dan kreatif dalam belajar.

36. Upaya Peningkatan Hasil Belajar Matematika Dengan Metode Kerja Kelompok Tentang Operasi Hitung Campuran Pada Siswa Kelas IV SD

ABSTRAK

Syuhada Muhammad Ali. 2012. Upaya Peningkatan Hasil Belajar Matematika Dengan Metode Kerja Kelompok Tentang Operasi Hitung Campuran Pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri Purbo 03 Kecamatan Bawang Kabupaten Batang Semester 2 Tahun Pelajaran 2011/2012. Program Sarjana Kependidikan Guru Dalam Jabatan Program Studi S1 PGSD FKIP Universitas Kristen Satya Wacana. Pembimbing : Drs. Susiyanto, M.Pd.
Kata Kunci : Hasil Belajar, Penerapan Metode Kerja Kelompok.
Matematika merupakan salah satu mata pelajaran pokok di sekolah, yang ada di setiap jenjang pendidikan dan menengah. Matematika juga menjadi salah satu dari tiga mata palajaran yang dimasukkan dalam UASBN selain Bahasa Indonesia dan IPA. Namun dalam pembelajaran materi operasi hitung campuran bilangan bulat belum menunjukkan hasil yang optimal.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan metode kerja kelompok dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pengerjaan mencari hasil operasi hitung campuran.
Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan mengacu pada pendapat dari Kurt Lewin yang merancang bahwa penelitian tindakan kelas ini menggunakan 2 siklus yang terdiri dari 4 langkah yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi
Subyek Penelitian adalah siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri Purbo 03 Kecamatan Bawang Kabupaten Batang Semester II Tahun 2011/2012, yang berjumlah 14 siswa dengan pendistribusian siswa laki – laki 7 siswa dan perempuan 7 siswa.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa untuk mata pelajaran matematika pada materi operasi hitung campuran yang dibuktikan dengan hasil yang diperoleh ada peningkatan dari Pra Siklus hanya 5 siswa atau 36% yang telah mencapai ketuntasan nilai ≥ 7,0 dan pada Siklus I menjadi 8 siswa atau 57 % telah memenuhi kriteria ketuntasan nilai. Sedangkan hasil tes siklus II setelah pelaksanaan tindakan perbaikan, data siswa yang mendapat nilai ≥ 7,0 sebanyak 11 siswa. Jadi telah mencapai ketuntasan hasil belajar 79% “ Ada 3 siswa yang belum mencapai ketuntasan karena termasuk anak berkebutuhan khusus ( ABK )”
Dengan melihat hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penelitian ini mampu menjawab tujuan penelitian yaitu dengan penerapan metode kerja kelompok dapat meningkatkan hasil belajar matematika dalam mencari hasil operasi hitung campuran pada siswa Kelas IV SD Negeri Purbo 03 Kecamatan Bawang Kabupaten Batang Semester II Tahun Pelajaran 2011 / 2012.
Akhirnya penulis menyarankan agar guru untuk selalu kreatif dalam menyajikan pembelajaran dengan menggunakan metode – metode yang dapat menarik minat siswa, sehingga matematika yang selama ini menjadi momok bagi siswa akan berubah menjadi pelajaran yang sangat menyenangkan bagi mereka. Penerapan metode pemecahan masalah melalui kerja kelompok dapat membawa siswa aktif, kreatif, menyenangkan dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.



35. Upaya Peningkatan Hasil Belajar Mata Pelajaran Matematika Tentang Penjumlahan Dengan Menggunakan Metode Diskusi Pemecahan Masalah Dalam Kelompok Pada Siswa Kelas 1 Semester I SD

BAB I
PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang Masalah
Matematika merupakan ilmu universal yang mendasari perkembangan teknologi modern mempunyai peran penting dengan berbagai disiplin dan memajukan daya pikir manusia.
Perkembangan pesat di bidang teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini dilandasi oleh perkembangan metematika di bidang teori bilangan, aljabar, analisis, teori peluang, dan matematika diskrit.
Untuk menguasai dan menciptakan teknologi dimasa depan diperlukan penguasaan matematuka yang kuat sejak dini.
Mata pelajaran matematika perlu diberikan kepada siswa mulai dari sekolah dasar untuk membekali para siswa dengan kemampuan berfikir logis, analisis, kritis, sistematis, dan kreatif,serta kemampuan kerjasama.
Kompetensi tersebut diperlukan agar siswa dapat memiliki kemampuan memperoleh, mengolah dan memanfaatkan informasi untuk bertahan hidup pada keadaan yang selalu berubah.
Pembelajaran matematika di sekolah dasar merupakan salah satu mata pelajaran yang mendasar karena akan terus berkesinambungan ke jenjang yang lebih tinggi. Belajar matematika amatlah erat dengan rumus-rumus serta konsep-konsep yang saling terkait.
Mungkin, karena hal inilah yang telah mengakibatkan orang beranggapan jika pelajaran matematika itu sulit dan menjadi pelajaran momok bagi siswa. Untuk menghapus kesan tersebut, tugas bagi guru adalah harus dapat menentukan strategi pembelajaran yang tepat sehingga proses pembelajaran dapat berhasil sesuai yang diharapkan.
Strategi pembelajaran yang dimaksud meliputi pemilihan metode, teknik penggunannya, langkah-langkah pembelajaran yang disusun, serta media atau alat peraga pembelajaran yang akan digunakan.
Seperti kenyataan yang terjadi di Sekolah Dasar Negeri 3 Wirosari,Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, menganggap mata pelajaran matematika sebagai pelajaran yang sulit dan ditakuti sehingga sebagian besar siswa kurang tertarik dan enggan pada mata pelajaran matematika. Hal ini yang menyebabkan nilai yang dicapai siswa rata-rata kurang.
Ini terbukti dengan penetapan KKM khusus mata pelajaran matematika paling rendah dibanding untuk mata pelajaran lainnya. Dari hasil evaluasi sebelum perbaikan pembelajaran diperoleh hasil kurang maksimal karena anak merasa takut mengemukakan pendapat sehingga banyak yang dibawah KKM (6,5) yang diperoleh dari 30 siswa yang mencapai nilai ketuntasan minimal hanya 7 siswa atau sama dengan 23,3%,
sedang 23 siswa (76,6%) lainnya belu m mencapai prestasi yang mengembirakan. Rata-rata hanya 52,03 dengan nilai terendah 40 dan nilai tertinggi 80. Untuk mengatasi permasalahan siswa yang berprestasi rendah penggunaan media merupakan suatu alternatif yang sangat tepat.

File Selengkapnya.....

34. Upaya Peningkatan Hasil Belajar Ipa Melalui Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) Dengan Menemukan Sendiri Siswa Kelas IV SD Semester Ii

 ABSTRAK


Kata Kunci: hasil belajar, pendekatan Contextual Teaching Learning (menemukan sendiri).

Latar  belakang  masalah  dalam  penelitian  ini    di  dasarkan  adanya  tujuan pembelajaran IPA yang menuntut keterlibatan siswa untuk aktif dan mengaktualisasikan konsep materi yang sudah dipelajari. Salah satu cara untuk mengaktifkan siswa yakni dengan  menggunakan  pendekatan  contextual  teaching  learning  (CTL)  dengan menemukan sendiri konsep yang telah dipelajari.
Rumusan  permasalahan  dalam  penelitian  ini  adalah:  “Apakah  penggunaan
pendekatan     contextual  teaching  learning     (CTL)     dengan  menemukan  sendiri  dapat
meningkatkan  hasil  belajar  IPA  siswa  kelas  IV  SD  Negeri  Salatiga  12  kecamatan Sidorejo Kota Salatiga semester 2 tahun ajaran 2011/2012”.
Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Model PTK yang digunakan adalah model spiral dari C. Kemmis dan Mc Taggart, R dengan menggunakan
2  siklus, masing-masing siklus terdiri dari 3 tahap yakni 1) perencanaan tindakan, 2) pelaksanaan tindakan dan observasi, dan 3) refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri Salatiga 12 sebanyak 37 siswa. Teknik pengumpulan data dengan teknik tes dan teknik non tes (observasi). Adapun instrumen penelitiannya dengan menggunakan butir-butir soal dan lembar observasi. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif komparatif yang membandingkan antar siklus. meliputi mean, skor minimal-maksimal, persentase.
Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar IPA dengan kompetensi  gaya  yang  dapat  mengubah  gerak  suatu  benda  melalui  penggunaan pendekatan CTL dengan menemukan sendiri. Hal ini nampak pada peningkatan hasil perbandingan antara siklus. Skor rata-rata yang diperoleh di kondisi pra siklus sebesar 74,51 naik menjadi 92,42 pada siklus 1 dan pada siklus 2 naik lagi menjadi 94,76. Adapun ketuntasan belajar klasikal pada kondisi pra siklus 67,57 %, siklus I naik menjadi 78,38%  dan pada siklus 2 naik menjadi 100%. Sedangkan skor minimal pada kondisi prasiklus sebesar 46, pada siklus 1 naik menjadi 75,33 dan pada siklus 2 tetap 90,17. Sedangkan skor maksimal pada kondisi prasiklus 96 dan siklus 1 sebesar 99,42 dan siklus
2  naik menjadi 99,75.
Hasil penelitian ini disarankan untuk diterapkan dalam pembelajaran IPA SD dengan  menyesuaikan  kompetensi  yang  akan  dicapai dan  hasil  penelitian  ini  dapat dikembangkan  dalam  penelitian  yang  terkait  dengan  pendekatan  pembelajaran  dan penilaian hasil belajar siswa.
 File Selengkapnya.....

33. Upaya Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran IPS Dengan Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Siswa Kelas IV SD Semester II

 ABSTRAK 


Kata Kunci:Motivasi,  Hasil Belajar, Pembelajaran  Kooperatif  Tipe Make  a Match.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi dan  hasil
belajar siswa dengan menerapkan pembelajaran kooperatif tipe     make a match   
pada mata pelajaran IPS siswa kelas IV Semester II SD Negeri Karanganyar 03 Kecamatan Geyer  Kabupaten Grobogan Tahun Pelajaran 2011/2012.  Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus  terdiri dari tahap-tahap,  yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan  tindakan, observasi dan refleksi.  Pada siklus I  terdiri  dari tigapertemuan, sedangkan  siklus II juga terdiri dari tiga pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri  Karanganyar 03  Kecamatan Geyer  Kabupaten Grobogan sejumlah 23 orang siswa.
Teknik  pengumpulan data  yang dilakukan yaitu dengan menggunakan lembar observasi. Data yang telah diperoleh ditabulasi kemudian diolah dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, sedangkan untuk menganalisis data observasi,  angket dan  tes  yang  sudah diolah dengan  menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Kriteria keberhasilan dalam penelitian ini yaitu 80 % dari seluruh siswa kelas IV  telah  mencapai atau  melebihi Kriteria  Ketuntasan Minimum (KKM) yaitu 60(≥60). Hasil penelitian  menunjukkan  pada  kondisi awal siswa  yang  nilainya memenuhi  KKM terdapat 10 siswa (43,47%). Siklus I  menerapkan  metode pembelajaran kooperatif tipe     make a match terjadi peningkatan cukup signifikan yaitu terdapat 16 siswa memenuhi KKM (69.56%).Pada siklus II terdapat 20 siswa memenuhi KKM (86,95%).Sedangkan peningkatan motivasi belajar siswa pada pembelajaran motivasi siswa pada kondisi awal yang sangat tinggi dan tinggi ada 10 siswa (43,47%), siklus I ada 18 siswa ( 78,26%), pada siklus yang ke II ada 20 siswa (86,95%), motivasi belajar sedang dan rendah pada kondisi awal ada 13 siswa (56,52%), pada siklus I ada 5 siswa (21,73%), pada siklus II ada 3 siswa (13,04%),  sedangkan  motivasi siswa yang sangat rendah  tidak  ada. Jadi peningkatan motivasi belajar siswa dari yang sangat tinggi dan tinggi dari kondisi awal 43,47% menjadi 78,26% pada siklus I, sedangkan oada siklus II motivasi belajar meningkat lagi menjadi 86,95%.Disimpulkan bahwa metode pembelajaran
kooperatif tipe     make a match     pada  mata pelajaran IPS  dapat  meningkatkan
motivasi dan hasil belajar siswa kelas IV Semester II SD Negeri Karanganyar 03 Kecamatan Geyer Kabupaten Grobogan.
 File Selengkapnya.....

32. Upaya Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar IPA Melalui Reward Dan Punisment Pada Siswa Kelas IV SD

BAB I
PENDAHULUAN 


1.1     Latar Belakang Permasalahan
Tujuan  dari  pendidikan  di  Indonesia  yaitu  mencerdaskan  kehidupan bangsa. Kecerdasan  yang dimaksud  adalah pengembangan  manusia  Indonesia seutuhnya dan seluruhnya. Dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, guru memegang peran penting sebagai tenaga pengajar dan pendidik. 
Pengajaran di dalam kelas tidak dapat dilepaskan dari bagaimana cara dan kualitas guru dalam mengajar. Menurut Winarno Surachmad (1980) metode yang dipakai di sekolah kita pada umumnya adalah metode otoriter, metode membatasi kreativitas  pelajar  untuk  tumbuh  sebagai  pribadi-pribadi  yang  gembira menghadapi  pembelajaran.  Oleh  karena  itu  diperlukan  kegiatan  belajar  yang mampu meningkatkan motivasi siswa. Dengan motivasi belajar yang maksimal maka prestasi belajar dapat meningkat juga. Selain itu strategi pengajar sangatlah penting  untuk  menuntaskan  permasalahan  yang  ada  pada  setiap  kegiatan pembelajaran. 
Dalam  melakukan  pembelajaran  siswa  tidak  hanya  dibekali  dengan banyaknya jumlah buku yang beredar dipasaran, tetapi juga bagaimana cara guru untuk membentuk siswa yang kreatif dan inovatif serta memiliki motivasi belajar yang tinggi. Kreatifitas guru sangatlah dituntut untuk menciptakan siswa yang berprestasi.  Berbagai  macam  metode  dan  cara  harus  digunakan  guru  untuk mendapatkan formula yang tepat dalam setiap kegiatan belajar mengajar. Pembelajaran di kelas IV SD Negeri Penawangan 02 menuntut guru agar kreatif sehingga dapat menciptakan pembelajaran yang aktif, menarik, efektif dan menyenangkan.  Hal ini dapat diketahui setelah peneliti melakukan observasi, ternyata  suasana  pembelajaran  di  SD  tersebut  kurang  kondusif.    Banyak ditemukan siswa yang tidak mengikuti pelajaran sebagaimana mestinya sehingga apa yang telah diajarkan guru tidak mampu mereka pahami dengan baik yang berakibat pada hasil belajar yang kurang optimal. Hal ini terlihat dari nilai hasil ulangan  harian  yang  rendah  dan  tidak  memenuhi  standar  KKM.  Sedangkan mayoritas pembelajaran yang diberikan oleh guru pada kelas IV  umumnya masih menerapkan  model  pembelajaran  yang  klasikal  dan  metode  ceramah  dan pemberian tugas seperti mencatat. Akibatnya siswa ramai sendiri dalam proses pembelajaran,  mudah  bosan,  serta  guru  mengalami  kesulitan  dalam mengkondisikan kelas sehingga hasil belajar siswa khususnya nilai ulangan harian rata rata rendah masih rendah yakni rata rata 64.
Selain permasalahan yang telah dikemukakan di atas, siswa kelas IV SDN Penawangan 02 juga memiliki semangat belajar yang rendah. Hal ini dapat terlihat dari sikap siswa  yang tidak antusias dalam proses pembelajaran maupun saat mengerjakan tugas. Siswa juga terkesan menyepelekan proses pembelajaran yang difasilitasi  oleh  guru,  terbukti  dengan  sikap  siswa  yang  seenaknya  dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh guru untuk membangkitkan keaktifan siswa. Siswa juga ramai sendiri jika diberi tugas oleh guru. Motivasi belajar siswa yang rendah ini tentu berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Dan perlu dicari solusi untuk memecahkan masalah tersebut.
Salah satu cara yang dapat diupayakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menerapkan reward dan punishment dalam proses pembelajaran. Pemberian reward dan punishment dalam pembelajaran akan memberikan efek positif pada peningkatan motivasi belajar siswa sehingga hasil belajar siswa juga akan  meningkat.  Hal  ini  disebabkan  karena  pemberian  reward  dapat mengasosiasikan perbuatan dan kelakuan siswa dengan perasaan senang, bahagia, dan biasanya akan membuat mereka melakukan suatu perbuatan yang baik secara berulang-ulang. Sementara punishment yang diartikan sebagai hukuman atau saksi yang merupakan penguatan negatif namun jika diberikan secara tepat dan bijak bisa menjadi alat pembangkit motivasi yang tepat. Tentu hukuman yang diberikan yang diberikan bersifat pedagogik sehingga dapat mendidik  dan memperbaiki siswa kearah yang lebih baik. Maka pemberian reward dan punishment dengan kombinasi yang tepat akan dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Masalah-masalah yang muncul dalam penelitian ini seperti yang telah di
uraikan  sebelumnya,  maka  peneliti  menganggap  penting  untuk  melakukan penelitian di SDN Penawangan 02 dengan menerapkan Reward and Punishment dalam pembelajaran untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Penawangan 02  Kabupaten Semarang.
 1.2     Identifikasi Masalah
Berdasarkan informasi dari Guru kelas IV SD N Penawangan 02, dalam kenyataannya menunjukkan bahwa di kelas IV SD Penawangan 02 masih banyak permasalahan antara lain : 
a. Kegiatan pembelajaran masih didominasi oleh guru.
b. Guru sulit mengkondisikan siswa yang ramai saat pembelajaran.
c. Siswa tidak antusias dalam mengikuti pembelajaran.
d. Siswa cepat bosan dalam kelas.
e. Siswa tidak bisa menyerap pelajaran dengan baik sehingga nilai rata-
rata ulangan harian mata pelajaran IPA 64
f. Penggunakan  metode  yang  kurang  menarik  dalam  pembelajaran
sehingga  berdampak  pada  hasil,  daya  serap,  dan  tingkat  kejenuhan  siswa dalam mengikuti pembelajaran.
 1.3     Batasan Masalah
Masalah-masalah yang terjadi di SD Negeri Penawangan 02 Kabupaten Semarang tersebut perlu mendapat perhatian yang serius, khususnya dalam hal cara mengajar guru. Dengan cara mengajar yang tepat siswa akan lebih mudah memahami apa yang diajarkan oleh guru, yaitu guru menerapkan reward and punishment dalam proses pembelajaran.
 1.4     Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas maka peneliti merumuskan masalah sebagai  berikut  :  ”Apakah  penggunaan  Reward  and  Punishment  dalam pembelajaran  IPA materi macam-macam bentuk energi dapat meningkatkan hasil belajar  siswa  kelas  IV  di  SD  Penawangan  02  Kec.Pringapus    Kabupaten Semarang”? 
1.5     Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah penerapan reward and  punishment  dapat  meningkatkan  hasil  belajar  IPA  siswa  kelas  IV  SD Penawangan 02 Kabupaten Semarang.
 1.6     Manfaat Penelitian
Berdasarkan  tujuan  penelitian  maka  manfaat  yang  diharapkan  dari penulisan skripsi ini sebagai berikut :
a.     Bagi siswa dapat terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran dan meningkatkan hasil siswa.
b.     Bagi pendidik pendidik diharapkan mampu menerapkan reward dan punishment dalam pembelajaran
c.     Bagi sekolah memberi referensi bagi penelitian di lingkungan pendidikan.
File Selengkapnya.....

31. Upaya Meningkatkan Minat Dan Hasil Belajar Menggunakan Metode Pembelajaran Mind Mapping Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Di Kelas IV Sekolah Dasar

 ABSTRAK 


Kata Kunci: Minat  Belajar, Hasil  Belajar, Metode Mind  Mapping, Pembelajaran IPS .

Penelitian ini berangkat dari masalah bahwa minat dan hasil belajar IPS sangat rendah. Hal ini disebabkan karena siswa menganggap bahwa mata pelajaran ini susah karena bersifat hafalan, dan siswa kurang memperhatikannya. Pelajaran IPS dipandang kurang penting, karena selama ini metode pembelajaran masih bersifat konvensional dimana guru masih dominan dan siswa dikondisikan untuk menghafal mata pelajaran. Padahal mata pelajaran IPS memerlukan metode pembelajaran yang kreatif dan variatif yang dapat memicu motivasi dan prestasi belajar siswa.  Berdasar pada kenyataan tersebut, maka peneliti menawarkan metode pembelajaran yang berbeda, dimana harapannya adalah dengan metode ini dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS. Karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan
metode     mind mapping     dapat meningkatkan minat belajar dan hasil belajar pada
siswa kelas  IV  SDN  Kutowinangun  09 Salatiga  Tahun Pelajaran 2011/2012 sehingga mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM).
Penelitian dilaksanakan pada bulan  Maret-April 2012 di  SDN Kutowinangun 09 Salatiga di kelas  IV sebagai subjek penelitian. Pendekatan yang digunakan ialah metode penelitian tindakan kelas (PTK), berlangsung 2 siklus yang setiap siklusnya melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi, metode observasi, dan metode tes. Metode analisis data penelitian menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan
metode     mind mapping    , ternyata dapat meningkatkan  minat  dan  hasil  belajar
siswa. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian tindakan yang menunjukkan bahwa terdapat peningkatan di setiap tindakan. Pada tindakan sebelum siklus terdapat 37,5% atau 9 anak yang tuntas, setelah dilakukan tindakan siklus I terjadi peningkatan sebanyak 50% atau 12 anak. Peningkatan ini belum mencapai yang diharapkan yaitu 70% dari jumlah siswa harus tuntas. Maka dilakukan tindakan siklus II dan hasilnya terjadi peningkatan hasil belajar 100% atau 24 siswa.
Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa metode     mind
mapping yang menekankan pada pemaksimalan otak kiri dan otak kanan, terbukti
dapat meningkatkan  minat  dan  hasil  belajar  IPS siswa kelas  IV SDN Kutowinangun 09 Salatiga. Dengan demikian, dapat disarankan bahwa metode ini dapat digunakan sebagai metode pembelajaran yang dapat membantu menggali informasi siwa dan menunjang keberhasilan belajar siswa.
 File Selengkapnya.....

30. Upaya Meningkatkan Minat Dan Hasil Belajar IPS Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Pada Siswa Kelas IV SD

 ABSTRAK


Kata Kunci  : Minat, hasil belajar, model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw

Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya minat dan hasil  belajar  siswa  pada  mata  pelajaran  IPS  dengan  kompetensi  dasar  kegiatan ekonomi dalam memanfaatkan sumber daya alam. Rendahnya minat dan hasil belajar siswa disebabkan pembelajaran masih terpusat pada guru, guru masih menggunakan model pembelajaran konvensional (ceramah) sehingga perlu menggunakan model pembelajaran yang menarik minat siswa.
Rumusan  permasalahan  dalam  penelitian  ini  adalah:  Apakah  penerapan
model  pembelajaran  kooperatif  tipe Jigsaw dapat  meningkatkan  minat  dan  hasil
belajar IPS materi kegiatan ekonomi dan pemanfaatan sumber daya alam siswa kelas IV SD Negeri 01 Sugihan  Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan Tahun Pelajaran
2011.     2012?. Tujuan yang akan dicapai adalah untuk mengetahui minat dan hasil
belajar siswa setelah menggunakan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw.
Penelitian  ini  merupakan  Penelitian  Tindakan  Kelas  yang  dilaksanakan dengan dua siklus dengan masing siklus 3 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD N 01 Sugihan Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan sejumlah 35 siswa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan lembar angket minat dan lembar hasil evaluasi setiap siklus.
Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah terjadi peningkatan minat dan  hasil  belajar  siswa  terhadap  pemahaman  dengan  kompetensi  dasar  kegiatan ekonomi dalam memanfaatkan sumber daya alam. Peningkatan minat belajar siswa pada pra siklus hingga siklus 2 yaitu pada pra siklus minat belajar siswa pada kategori kurang berminat, pada siklus 1 berada pada kategori cukup berminat dan pada siklus 2   berada  pada  kategori  berminat.  Sedangkan  untuk  peningkatan  ketuntasan  hasil belajar siswa tersebut terjadi secara bertahap. Pada kondisi awal terdapat 17 siswa (49%) yang telah tuntas dalam belajarnya, siklus 1 terdapat 26 siswa (74%) yang telah tuntas, dan pada siklus 2 terdapat 30 siswa (86%) yang telah tuntas. Dengan demikian  disimpulkan  bahwa  penggunaan  model  pembelajaran  kooperatif    tipe
Jigsaw dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa kelas IV SDN 01 Sugihan
Kecamatan  Toroh  Kabupaten  Grobogan  Semester  Genap  Tahun  Pelajaran  2011/ 2012.
File Selengkapnya.....

29. Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Perkalian Cara Susun Pelajaran Matematika Dengan Model Think Pair And Share (TPS) Pada Siswa Kelas IV SD Semester 1

 ABSTRAK 


Kata kunci: Hasil belajar, Model     think pair and share (TPS).

Latar belakang masalah adalah rendahnya mutu sekolah berkaitan dengan rendahnya kualitas pembelajaran. Hal ini nampak pada pembelajaran dilaksanakan secara konvensional, seperti ceramah sehingga kurang mampu merangsang siswa untuk terlibat aktif dalam proses belajar mengajar. Sementara Departemen Pendidikan Nasional. (2006), menyatakan bahwa penyelenggaraan pendidikan di sekolah dasar bertujuan: (1) mendidik siswa agar menjadi manusia  Indonesia  seutuhnya  berdasarkan  Pancasila  yang  mampu  membangun  dirinya sendiri serta ikut bertanggung jawab terhadap pembangunan bangsa; (2) memberi bekal kemampuan yang diperlukan bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ketingkat yang lebih tinggi;  dan  (3)  memberi  bekal  kemampuan  dasar  untuk  hidup  di  masyarakat  dan mengembangkan diri sesuai dengan bakat, minat, kemampuan dan lingkungannya. Untuk mewujudkannya pelaksanaan pembelajaran secara kontekstual. Salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat dikembangkan untuk memenuhi tuntutan tersebut adalah model pembelajaran TPS. 
Permasalahan yang dapat dirumuskan adalah apakah model     TPS     dapat meningkatkan
kemampuan memahami perkalian cara susun pada siswa kelas IV SDN Plumbungan Gabus Kabupaten Pati pada semester I tahun 2011/2012. 
Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau (classroom action research).  Model  PTK  yang  digunakan  adalah  model  spiral  dari  Kemmis,  S.  dan  Mc
Taggart, R dengan menggunakan 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 3 tahap yakni 1)
perencanaan  tindakan  (planning),  2)  pelaksanaan  tindakan  (action)  dan  pengamatan
(observation), dan 3) refleksi (reflection). Subyek penelitian adalah siswa kelas IV SDN
Plumbungan Gabus Kabupaten Pati sebanyak 24 siswa. Teknik pengumpulan data dengan teknik tes dan teknik observasi. Adapun instrumen penelitiannya dengan menggunakan butir- butir soal dan lembar observasi. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif komparatif yang  meliputi  jumlah,  mean,  skor  minimal-maksimal,  persentase,  membandingkan  dan grafik/diagram
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran TPS dapat meningkatkan hasil belajar matematika tentang perkalian cara susun pada siswa kelas IV SDN Plumbungan Gabus Kabupaten Pati semester I  tahun 2011/2012. Hal ini terlihat pada skor rata-rata pada siklus I sebesar 56,67  yang menunjukkan bahwa ada kenaikan hasil belajar siswa, namun belum terlihat signifikan dibandingkan dengan keadaan rata-rata pada kondisi prasiklus sebesar 50,42. Sedangkan pada Siklus II ada peningkatan  hasil belajar signifikan yakni skor rata-rata mencapai 82,08. Di samping itu, juga terlihat dari kenaikan skor minimal pada kondisi pra siklus, siklus 1 dan siklus 2 yakni  30, 50, dan 70 serta skor maksimal 80, 80, dan 90. Persentase ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan yakni dari 8,33 %, meningkat menjadi 12,5 %, dan 100 % pada siklus 2. Dengan menggunakan model pembelajaran TPS, hasil belajar dapat tuntas secara optimal
Berdasarkan  hasil  penelitian  disarankan  bahwa  dalam  pembelajaran  matematika hendaknya guru menggunakan model TPS yang direncanakan dengan cermat agar waktu pembelajaran efektif, siswa berpikir sendiri dan diskusi berpasangan hasil belajar optimal.
File Selengkapnya.....

Teman KoleksiSkripsi.com

Label

Administrasi Administrasi Negara Administrasi Niaga-Bisnis Administrasi Publik Agama Islam Akhwal Syahsiah Akuntansi Akuntansi-Auditing-Pasar Modal-Keuangan Bahasa Arab Bahasa dan Sastra Inggris Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Bimbingan Konseling Bimbingan Penyuluhan Islam Biologi Dakwah Ekonomi Ekonomi Akuntansi Ekonomi Dan Studi pembangunan Ekonomi Manajemen Farmasi Filsafat Fisika Fisipol Free Download Skripsi Hukum Hukum Perdata Hukum Pidana Hukum Tata Negara Ilmu Hukum Ilmu Komputer Ilmu Komunikasi IPS Kebidanan Kedokteran Kedokteran - Ilmu Keperawatan - Farmasi - Kesehatan – Gigi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Keperawatan Keperawatan dan Kesehatan Kesehatan Masyarakat Kimia Komputer Akuntansi Manajemen SDM Matematika MIPA Muamalah Olahraga Pendidikan Agama Isalam (PAI) Pendidikan Bahasa Arab Pendidikan Bahasa Indonesia Pendidikan Bahasa Inggris Pendidikan Biologi Pendidikan Ekonomi Pendidikan Fisika Pendidikan Geografi Pendidikan Kimia Pendidikan Matematika Pendidikan Olah Raga Pengembangan Masyarakat Pengembangan SDM Perbandingan Agama Perbandingan Hukum Perhotelan Perpajakan Perpustakaan Pertambangan Pertanian Peternakan PGMI PGSD PPKn Psikologi PTK PTK - Pendidikan Agama Islam Sastra dan Kebudayaan Sejarah Sejarah Islam Sistem Informasi Skripsi Lainnya Sosiologi Statistika Syari'ah Tafsir Hadist Tarbiyah Tata Boga Tata Busana Teknik Arsitektur Teknik Elektro Teknik Industri Teknik Industri-mesin-elektro-Sipil-Arsitektur Teknik Informatika Teknik Komputer Teknik Lingkungan Teknik Mesin Teknik Sipil Teknologi informasi-ilmu komputer-Sistem Informasi Tesis Farmasi Tesis Kedokteran Tips Skripsi