Isikan Kata Kunci Untuk Memudahkan Pencarian

Memuat...

158. Metode Pendidikan Dalam Al-Qur’an (Analisis Tafsir Surat An-Nahl Ayat 125)

ABSTRAK Dewasa ini banyak sekali metode dan pendekatan yang terus bermunculan dan diterapkan dalam pendidikan diberbagai bidang mata pelajaran. Tapi kemudian dalam metode pendidikan tersebut, sedikit sekali yang bersumber dari Al-Qur’an. Padahal Al-Qu’an yang sudah diketahui umat Islam, merupakan pedoman segala aspek termasuk metode pendidikan, misalnya surat An-Nalh ayat 125. Ayat tersebut dipahami oleh ahli tafsir sebagai ayat yang terkait dengan dakwah. Di samping itu, ada beberapa tokoh pendidikan yang mengaitkan ayat ini dalam dimensi metode pendidikan, seperti dijelaskan dalam bukunya Abdul Mujib dan Jusuf Muzakkir, hanya saja pembahasannya terlalu singkat dan sederhana. Oleh karena itulah, peneliti ingin menjadikan ayat tersebut sebagai landasan metode pendidikan dengan cara melakukan penelitian. Dari latar belakang di atas, rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah apa metode pendidikan yang terkandung dalam Al-Qur’an surat An-Nahl ayat 125 dan bagaimana penafsiran ahli tafsir terhadap metode pendidikan yang terkandung dalam Al-Qur’an surat an-Nahl ayat 125?. Dari rumusan masalah tersebut peneliti mengambil lakah untuk menganalisisnya atau menelitinya dengan tujuan mengetahui dan memahami metode pendidikan dalam Al-Qur’an surat an-Nahal ayat 125. Penelitian ini termasuk jenis penelitian Library Reserch. Dalam mengerjakannya, peneliti menggunakan metode dokumenter, yaitu; membaca atau menggali dari data-data primer, yakni beberapa kitab tafsir, diantaranya; Aisar At-Tafâsir li Al-Kalâmi Al-Aliyyi Al-Kabîr, oleh: Syaikh Abu Bakar Jabir Al-Jazairi, Tafsir Al-Muyassaru, oleh: A'idh bin Abdullah Al-Qarni, Tafsir Al-Qur'anil Adzîm (Tafsir Ibnu Katsir), pentahqiq: Abdu Razaq Al-Mahdi, Qabasu Min Nuri Al-Qur'anil Karîm, oleh: Muhammad Ali As-Sabuny, Tafsir Al-Maghârî, oleh: Ahmad Mushtofa Al-Maraghi, Tafsir Al-Jalâlain, oleh: Jalaluddin Muhammad bin Ahmad Al-Mahalli dan Jalaluddin Abdurrahman bin Abi Bakar As-Suyuti, Tafsir Al-Qur'anul Majid An-Nûr, oleh: Teungku Muhammad Hasbi Ash-Shiddiqi, dan Tafsir Al-Mishbah, oleh: M. Quraish Shihab. Dan data-data sekunder yang berhubungan dengan pembahasan ini. Selanjutnya menganalisisnya dengan teknik analisis deskriptif dan content analysis, yaitu mengumpulkan dan menyusun suatu data kemudian menganalisisnya. Berdasarkan hasil analisis data, dapat diketahui bahwa dalam surat An-Nahl ayat 125 terkandung tiga metode pendidikan, yakni; hikmah, mau’idzah dan jadil. Kemudian dari beberapa interpretasi ahli tafsir dapat dipahami sebagai berikut, yaitu: Pertama hikmah, ada beberapa kesamaan dari pendapat Syaikh Abu Bakar Jabir Al- Jazairi, A'idh bin Abdullah Al-Qarni, Muhammad Ali As-Sabuny, dan Quraish Shihab, yakni himah merupakan metode dengan kata-kata yang bijak, lemah lembut yang bersih dari sesuatu yang negatif, hanya saja M. Quraish Shihab menambahkan kata-kata tersebut disampaikan dengan dialog yang disesuaikan dengan kepandaian peserta didik. Lebih lanjut Abdu Razaq Al-Mahdi, Jalaluddin Syaikh Abu Bakar Jabir Al-Jazairi, Jalaluddin Muhammad bin Ahmad Al-Mahalli dan Jalaluddin Abdurrahman bin Abi Bakar As-Suyuti, mendefinisikan hikmah maksudnya dengan Al-Qur’an, tapi Abdu Razaq Al-Mahdi menambah dengan as-Sunnah. Ahmad Mushtofa Al-Maraghi ialah perkataan yang kuat dan disertai dengan dalil, yang menjelaskan kebenaran, dan menghilangkan kesalah pahaman. Kemudian Muhammad Ali As-Sabuny dan Teungku Muhammad Hasbi Ash-Shiddiqi dan, ialah dengan tutur kata yang bisa mempengaruhi atau meresap dalam jiwa peserta didik. Kedua mau’izhah, dalam hal ini para ahli tafsir juga banyak keserupaan dalam mendefinisikan mau’izhah, Syaikh Abu Bakar Jabir Al-Jazairi dan Teungku Muhammad Hasbi Ash-Shiddiqi, yaitu mau’izhah merupakan metode dengan pelajaran-pelajaran yang baik, lebih lanjut Teungku Muhammad Hasbi Ash-Shiddiqi menjelaskan pelajara-pelajaran tersebut ialah yang dapat diterima akal sehat dan tabiat peserta didik. A'idh bin Abdullah Al-Qarni, Jalaluddin Muhammad bin Ahmad Al-Mahalli dan Jalaluddin Abdurrahman bin Abi Bakar As-Suyuti serta M. Quraish Shihab mendefinisikan dengan nasihat-nasihat yang baik, hanya saja M. Quraish Shihab kemudian menambahkan nasihat-nasihat tersebut yang menyentuh jiwa sesuai dengan tarah pengetahuan peserta didik yang sederhana. Kemudian Muhammad Ali As-Sabuny, ialah tidak menyeru dengan kekerasan, kekacauan dan ancaman. Ahmad Mushtofa Al-Maraghi, ialah dalil-dalil bersifat zanni, yang dapat memberi kepuasan kepada peserta didik. Ketiga jadil, dalam hal ini semua ahli tafsir di atas sepakat bahwa jadil di interpretasikan sebagai sutatu metode berdebat yang dilakukan denga cara yang terbaik yang disertai ide-ide atau hujjah, sehingga member kepuasan kepada peserta didik. Selanjutnya Jalaluddin Muhammad bin Ahmad Al-Mahalli dan Jalaluddin Abdurrahman bin Abi Bakar As-Suyuti mencontohkan seperti menyeru manusia terhadap jalan-Nya. M. Quraish Shihab menambahkan, bahwa debat tersebut dengan logika dan retorika yang halus, lepas dari kekerasan dan umpatan. Peneliti berharap, semoga hasil penelitian ini dapat menjadi wawasan dan ilmu yang bermanfaat bagi peneliti sendiri, dan dapat dijadikan rujukan dan alternatif bagi pendidik dalam menggunakan metode pendidikan yang berdasarkan Al-Qur’an, di samping metode-metode yang lain, di tengah-tengan kemajuan pendidikan khususnya pendidikan Islam.
File Selengkapnya...

Teman KoleksiSkripsi.com

Label

Administrasi Administrasi Negara Administrasi Niaga-Bisnis Administrasi Publik Agama Islam Akhwal Syahsiah Akuntansi Akuntansi-Auditing-Pasar Modal-Keuangan Bahasa Arab Bahasa dan Sastra Inggris Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Bimbingan Konseling Bimbingan Penyuluhan Islam Biologi Dakwah Ekonomi Ekonomi Akuntansi Ekonomi Dan Studi pembangunan Ekonomi Manajemen Farmasi Filsafat Fisika Fisipol Free Download Skripsi Hukum Hukum Perdata Hukum Pidana Hukum Tata Negara Ilmu Hukum Ilmu Komputer Ilmu Komunikasi IPS Kebidanan Kedokteran Kedokteran - Ilmu Keperawatan - Farmasi - Kesehatan – Gigi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Keperawatan Keperawatan dan Kesehatan Kesehatan Masyarakat Kimia Komputer Akuntansi Manajemen SDM Matematika MIPA Muamalah Olahraga Pendidikan Agama Isalam (PAI) Pendidikan Bahasa Arab Pendidikan Bahasa Indonesia Pendidikan Bahasa Inggris Pendidikan Biologi Pendidikan Ekonomi Pendidikan Fisika Pendidikan Geografi Pendidikan Kimia Pendidikan Matematika Pendidikan Olah Raga Pengembangan Masyarakat Pengembangan SDM Perbandingan Agama Perbandingan Hukum Perhotelan Perpajakan Perpustakaan Pertambangan Pertanian Peternakan PGMI PGSD PPKn Psikologi PTK PTK - Pendidikan Agama Islam Sastra dan Kebudayaan Sejarah Sejarah Islam Sistem Informasi Skripsi Lainnya Sosiologi Statistika Syari'ah Tafsir Hadist Tarbiyah Tata Boga Tata Busana Teknik Arsitektur Teknik Elektro Teknik Industri Teknik Industri-mesin-elektro-Sipil-Arsitektur Teknik Informatika Teknik Komputer Teknik Lingkungan Teknik Mesin Teknik Sipil Teknologi informasi-ilmu komputer-Sistem Informasi Tesis Farmasi Tesis Kedokteran Tips Skripsi