Isikan Kata Kunci Untuk Memudahkan Pencarian

Memuat...

90. Pengaruh Ekstrak Alang-alang , Bandotan , dan Teki Terhadap Perkecambahan Beberapa Varietas Kedelai


ABSTRAK

Varietas kedelai hasil pemuliaan yang dikembangkan Balitbang Deptan dan dilepas ke petani di antaranya yang sudah dikenal adalah Wilis, Anjasmoro, Burangrang, dan Kaba. Varietas-varietas ini tergolong paling banyak digunakan untuk bahan baku tahu dan tempe. Pengembangan varietas-varietas itu bertujuan meningkatkan produktivitas tanaman dan dapat tumbuh pada tanah yang masam, tetapi varietas-varietas tersebut belum diuji ketahanannya terhadap hama polong dan gulma sehingga masih perlu diadakan pengujian lebih lanjut. Dalam Al-qur'an kata biji-bijian disebutkan sebanyak 12 kali, salah satunya pada surat Yasin ayat 33, kata biji-bijan pada surat Yasin mempunyai relevansi yang banyak salah satunya adalah biji kedelai.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon perkecambahan terhadap jenis ekstrak dan varietas kedelai serta interaksi antara jenis ekstrak dengan varietas kedelai. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 12 perlakuan dan 3 kali ulangan. Pengamatan dilakukan dengan parameter persentase kecambah, laju kecambah, panjang akar, panjang hipokotil dan berat basah, pengamatan semua parameter dilakukan selama tujuh hari.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada interaksi antara jenis ekstrak dan varietas kedelai, ada pengaruh jenis ekstrak dan varietas kedelai terhadap perkecambahan. Interaksi antara jenis ekstrak dengan varietas kedelai, pada semua parameter perlakuan varietas Anjasmoro dan kontrol mempunyai nilai yang paling besar, setelah perlakuan kontrol perlakuan varietas Sinabung ekstrak bandotan mempunyai nilai yang paling besar pada parameter persentase perkecambahan, laju perkecambahan, panjang hipokotil dan panjang akar. Pengaruh ekstrak terhadap perkecambahan yang paling besar adalah ekstrak alang-alang pada parameter persentase kecambah, panjang hipokotil, panjang akar dan berat basah, pengaruh ekstrak yang paling rendah adalah ekstrak bandotan. Pengaruh varietas kedelai terhadap perkecambahan yang paling tinggi adalah varietas Sinabung pada parameter persentase kecambah, panjang hipokotil dan panjang hipokotil, varietas yang paling rendah nilai perkecambahannya adalah varietas Anjasmoro.
File Selengkapnya.....

Teman KoleksiSkripsi.com

Label

Administrasi Administrasi Negara Administrasi Niaga-Bisnis Administrasi Publik Agama Islam Akhwal Syahsiah Akuntansi Akuntansi-Auditing-Pasar Modal-Keuangan Bahasa Arab Bahasa dan Sastra Inggris Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Bimbingan Konseling Bimbingan Penyuluhan Islam Biologi Dakwah Ekonomi Ekonomi Akuntansi Ekonomi Dan Studi pembangunan Ekonomi Manajemen Farmasi Filsafat Fisika Fisipol Free Download Skripsi Hukum Hukum Perdata Hukum Pidana Hukum Tata Negara Ilmu Hukum Ilmu Komputer Ilmu Komunikasi IPS Kebidanan Kedokteran Kedokteran - Ilmu Keperawatan - Farmasi - Kesehatan – Gigi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Keperawatan Keperawatan dan Kesehatan Kesehatan Masyarakat Kimia Komputer Akuntansi Manajemen SDM Matematika MIPA Muamalah Olahraga Pendidikan Agama Isalam (PAI) Pendidikan Bahasa Arab Pendidikan Bahasa Indonesia Pendidikan Bahasa Inggris Pendidikan Biologi Pendidikan Ekonomi Pendidikan Fisika Pendidikan Geografi Pendidikan Kimia Pendidikan Matematika Pendidikan Olah Raga Pengembangan Masyarakat Pengembangan SDM Perbandingan Agama Perbandingan Hukum Perhotelan Perpajakan Perpustakaan Pertambangan Pertanian Peternakan PGMI PGSD PPKn Psikologi PTK PTK - Pendidikan Agama Islam Sastra dan Kebudayaan Sejarah Sejarah Islam Sistem Informasi Skripsi Lainnya Sosiologi Statistika Syari'ah Tafsir Hadist Tarbiyah Tata Boga Tata Busana Teknik Arsitektur Teknik Elektro Teknik Industri Teknik Industri-mesin-elektro-Sipil-Arsitektur Teknik Informatika Teknik Komputer Teknik Lingkungan Teknik Mesin Teknik Sipil Teknologi informasi-ilmu komputer-Sistem Informasi Tesis Farmasi Tesis Kedokteran Tips Skripsi