Isikan Kata Kunci Untuk Memudahkan Pencarian

83. Analisis Kinerja Berdasarkan Metode Camel Pada Pd. Bpr-Bkk Di Kabupaten Kudus

ABSTRAK

Vera Mayasari 2009.”Analisis KinerjaBerdasarkan Metode CAMEL Pada PD.BPRBKK
di Kabupaten Kudus”. Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi,
Universitas Negeri Semarang. Dr. H. Achmad Slamet, M.Si. Dra. Murwatiningsihi,
MM.

Kata Kunci: Kinerja PD.BPR-BKK, CAMEL
Bank Perkreditan Rakyat merupakan salah satu lembaga keuangan yang secara
umum fungsi utamanya adalah menghimpun dana langsung dari masyarakat dan
menyalurkan kembali kepada masyarakat untuk berbagai tujuan.Bank Perkreditan
Rakyat harus menjaga kepercayaan yang diberikan masyarakat dalam mengelola dana
dari masyarakat dengan menjaga tingkat kesehatan kinerjanya. Karena kesehatan
kinerja sangat penting bagi suatu lembaga usaha. Untuk meningkatkan kinerja, Bank
Perkreditan Rakyat harus mempunyai modal yang cukup dan pengelolaan manajemen
secara profesional. Dengan adanya modal yang cukup dan pengelolaan manajemen
yang bagus, Bank Perkreditan Rakyat dapat menyalurkan kredit secara optimal
sehingga diharapkan dapat meningkatkan omzet serta volume laba. Oleh karena itu
perlu dilakukan penilaian kesehatan BPR untuk menilai bagaimana kinerja, kelayakan
usaha dan keberlanjutan BPR dimasa yang akan datang. Berdasarkan latar belakang
tersebut, maka permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana
kinerja PD. BPR-BKK di Kabupaten Kudus ditinjau dari aspek permodalan, kualitas
aktiva produktif, manajemen, rentabilitas dan likuiditas?. Adapun penelitian ini
bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kinerja PD. BPR-BKK di
Kabupaten Kudus ditinjau dari aspek permodalan, kualitas aktiva produktif,
manajemen, rentabilitas dan likuiditas.
Populasi dalam penelitian ini adalah data dan informasi keuangan. Variabel yang
diukur adalah kinerja PD.BPR-BKK di Kabupaten Kudus. Metode pengumpulan data
adalah dengan observasi, kuesioner, studi pustaka dan dokumentasi. Analisis data yang
digunakan adalah analisis kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja BPR ditinjau dari aspek permodalan
pada tahun 2006 menunjukkan dari sembilan PD.BPR-BKK yang berada di Kabupaten
Kudus mampu memenuhi standar sehat sesuai dengan ketetapan Bank Indonesia,
sedangkan pada tahun 2007 terdapat satu PD. BPR-BKK di Kabupaten Kudus yang
tidak mampu memenuhi KPPM yang telah ditetapkan BI. Aspek kualitas aktiva
produktif menunjukkan untuk rasio KAP pada tahun 2006, terdapat tiga BPR yang
tergolong sehat, sedangkan pada tahun 2007,dari sembilan PD.BPR-BKK di Kabupaten
Kudus tidak ada yang terdapat dalam kategori sehat. Dilihat dari rasio PPAP pada
tahun 2006 terdapat delapan PD.BPR-BKK di Kabupaten Kudus yang berpredikat
sehat. Sedangkan pada tahun 2007 terdapat tujuh PD.BPR-BKK di Kabupaten Kudus
yang berpredikat sehat. Aspek manajemen menunjukkan untuk manajemen umum pada
tahun 2006 tidak adanya PD.BPR-BKK yang mampu mencapai predikat sehat.
Sedangkan pada tahun 2007 hanya terdapat satu PD.BPR-BKK yang mencapai predikat
sehat . Dilihat dari manajemen risiko pada tahun 2006 tidak PD.BPR-BKK yang
mampu mencapai predikat sehat. Sedangkan pada tahun 2007 hanya terdapat satu
PD.BPR-BKK yang mencapai predikat sehat. Aspek rentabilitas menunjukkan bahwa
dilihat dari rasio ROA pada tahun tahun 2006, terdapat enam PD.BPR-BKK yang
berpredikat sehat. Sedangkan pada tahun 2007 hanya tiga yang berpredikat
sehat.Sedangkan dilihat dari rasio BOPO pada tahun 2006 terdapat enam PD.BPRBKK
yang berpredikat sehat. Sedangkan pada tahun 2007 hanya terdapat tiga PD.BPRBKK
yang berpredikat sehat. Aspek likuiditas menunjukkan bahwa dilihat cash rasio
pada tahun 2006 delapan PD.BPR-BKK berpredikat sehat. Sedangkan pada tahun 2007
menunjukkan dari sembilan PD.BPR-BKK di Kabupaten Kudus semua berpredikat
sehat. Dilihat dari rasio LDR pada tahun 2006 lima PD.BPR-BKK berpredikat sehat.
Sedangkan pada tahun 2007 Kudus enam PD.BPR-BKK berpredikat sehat.
Disimpulkan bahwa Kinerja PD. BPR-BKK di Kabupaten Kudus ditinjau dari
aspek permodalan dalam kurun waktu tahun 2006 sampai tahun 2007 dari sembilan
PD.BPR-BKK di Kabupaten Kudus hampir semua berpredikat sehat. Sedangkan
ditinjau dari aspek kualitas aktiva produktif menunjukkan bahwa dilihat dari rasio KAP
pada tahun 2006 sampai tahun 2007 dari sembilan PD.BPR-BKK di Kabupaten Kudus
hanya tiga PD.BPR-BKK yang berpredikat sehat. Sedangkan dilihat dari rasio PPAP
pada tahun 2006 sampai tahun 2007 dari sembilan PD.BPR-BKK di Kabupaten Kudus
hanya satu yang berpredikat tidak sehat. Aspek manajemen menunjukkan bahwa
dilihat dari manajemen umum dan manajemen risiko pada tahun 2006 sampai tahun
2007 dari sembilan PD.BPR-BKK di Kabupaten Kudus hanya satu yang berpredikat
sehat. Dari aspek rentabilitas menunjukkan bahwa dilihat dari rasio ROA pada tahun
2006 sampai tahun 2007 lima yang berpredikat sehat, dan empat sisanya berpredikat
tidak sehat. Sedangkan dilihat dari rasio BOPO pada tahun 2006 sampai tahun 2007
tiga berpredikat sehat dan enam berpredikat tidak sehat. Aspek likuiditas menunjukkan
bahwa dilihat dari cash rasio pada tahun 2006 sampai tahun 2007 hanya satu yang
berpredikat kurang sehat, dan sisanya berpredikat sehat. Sedangkan dilihat dari rasio
LDR pada tahun 2006 sampai tahun 2007 secara produktif 2007 dari sembilan
PD.BPR-BKK di Kabupaten Kudus, hanya satu PD.BPR-BKK yang berpredikat tidak
sehat,dan delapan berpredikat sehat, cukup sehat dan kurang sehat. Oleh karena itu
disarankan kepada pihak PD.BPR-BKK di Kabupaten Kudus yang sudah mencapai
kondisi sehat untuk meningkatkan pengelolaan terhadap modal sendiri, aktiva–aktiva
yang mengandung risiko, serta meningkatkan pengawasan terhadap modal. Sedangkan
untuk PD.BPR-BKK yang berpredikat tidak sehat yaitu dengan memperbaiki dan
meningkatkan kinerjanya dengan cara memperketat pengawasan dalam pemberian
kredit serta memperbaiki kinerja manajemen dan melakukan pengembangan usaha
untuk meningkatkan laba.

File Selengkapnya.....

Teman KoleksiSkripsi.com

Label

Administrasi Administrasi Negara Administrasi Niaga-Bisnis Administrasi Publik Agama Islam Akhwal Syahsiah Akuntansi Akuntansi-Auditing-Pasar Modal-Keuangan Bahasa Arab Bahasa dan Sastra Inggris Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Bimbingan Konseling Bimbingan Penyuluhan Islam Biologi Dakwah Ekonomi Ekonomi Akuntansi Ekonomi Dan Studi pembangunan Ekonomi Manajemen Farmasi Filsafat Fisika Fisipol Free Download Skripsi Hukum Hukum Perdata Hukum Pidana Hukum Tata Negara Ilmu Hukum Ilmu Komputer Ilmu Komunikasi IPS Kebidanan Kedokteran Kedokteran - Ilmu Keperawatan - Farmasi - Kesehatan – Gigi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Keperawatan Keperawatan dan Kesehatan Kesehatan Masyarakat Kimia Komputer Akuntansi Manajemen SDM Matematika MIPA Muamalah Olahraga Pendidikan Agama Isalam (PAI) Pendidikan Bahasa Arab Pendidikan Bahasa Indonesia Pendidikan Bahasa Inggris Pendidikan Biologi Pendidikan Ekonomi Pendidikan Fisika Pendidikan Geografi Pendidikan Kimia Pendidikan Matematika Pendidikan Olah Raga Pengembangan Masyarakat Pengembangan SDM Perbandingan Agama Perbandingan Hukum Perhotelan Perpajakan Perpustakaan Pertambangan Pertanian Peternakan PGMI PGSD PPKn Psikologi PTK PTK - Pendidikan Agama Islam Sastra dan Kebudayaan Sejarah Sejarah Islam Sistem Informasi Skripsi Lainnya Sosiologi Statistika Syari'ah Tafsir Hadist Tarbiyah Tata Boga Tata Busana Teknik Arsitektur Teknik Elektro Teknik Industri Teknik Industri-mesin-elektro-Sipil-Arsitektur Teknik Informatika Teknik Komputer Teknik Lingkungan Teknik Mesin Teknik Sipil Teknologi informasi-ilmu komputer-Sistem Informasi Tesis Farmasi Tesis Kedokteran Tips Skripsi