Isikan Kata Kunci Untuk Memudahkan Pencarian

Memuat...

87. Penentuan Angka Asam Thiobarbiturat dan Angka Peroksida pada Minyak Goreng Bekas Hasil Pemurnian dengan Karbon Aktif dari Biji Kelor


ABSTRAK

Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia sebagai media pengolahan bahan makanan. Penggunaan minyak goreng yang berulangulang dengan pemanasan pada suhu tinggi akan menghasilkan senyawa aldehida, keton, hidrokarbon, alkohol serta bau tengik, yang akan mempengaruhi mutu dan gizi bahan pangan yang digoreng. Alternatif pengolahan minyak goreng bekas adalah melalui proses adsorpsi dengan karbon aktif dari biji kelor (Moringa oleifera, LAMK). Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan kadar air, berat jenis, indeks bias, angka thiobarbiturat (TBA) dan angka peroksida yang terkandung dalam minyak goreng bekas dengan menggunakan biji kelor. Metode penelitian ini meliputi: (1) Preparasi biji kelor yang meliputi: dehidrasi, karbonisasi, dan aktivasi dengan NaCl 30 % dan pemanasan pada suhu 500 0C selama 2 jam. (2) pemurnian minyak goreng bekas, meliputi: penghilangan bumbu (despicing), netralisasi dan pemucatan (bleaching). (3) penentuan kadar air, indeks bias, berat jenis, angka TBA, dan angka peroksida minyak goreng baru, bekas dan hasil reprocessing.

Hasil preparasi biji kelor dalam penelitian ini menghasilkan arang aktif biji kelor yang berupa serbuk berwarna hitam dan rapuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata kadar air minyak goreng baru sebesar 0,055 %, indeks bias sebesar 1,4576, berat jenis sebesar 0,898 g/mL, angka TBA sebesar 0 dan angka peroksida sebesar 0,8 meq/kg. Minyak goreng bekas mempunyai rerata kadar air sebesar 1,44 %, indeks bias sebesar 1,4603, berat jenis sebesar 0,929 g/mL, angka TBA sebesar 0,3588 dan angka peroksida sebesar 4,44 meq/kg, sedangkan minyak yang sudah diinteraksikan dengan karbon aktif biji kelor mempunyai rerata kadar air sebesar 0,08 %, indeks bias sebesar 1,465, berat jenis sebesar 0,906 g/mL, angka TBA sebesar 0,195 dan angka peroksida sebesar 2,44 meq/kg. Adanya proses pemurnian tersebut mampu menurunkan kadar air sebesar 94 %, indeks bias sebesar 2,5 %, berat jenis sebesar 0,07 %, angka TBA sebesar 4,7 % dan angka peroksida sebesar 46 %.
File Selengkapnya.....

Teman KoleksiSkripsi.com

Label

Administrasi Administrasi Negara Administrasi Niaga-Bisnis Administrasi Publik Agama Islam Akhwal Syahsiah Akuntansi Akuntansi-Auditing-Pasar Modal-Keuangan Bahasa Arab Bahasa dan Sastra Inggris Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Bimbingan Konseling Bimbingan Penyuluhan Islam Biologi Dakwah Ekonomi Ekonomi Akuntansi Ekonomi Dan Studi pembangunan Ekonomi Manajemen Farmasi Filsafat Fisika Fisipol Free Download Skripsi Hukum Hukum Perdata Hukum Pidana Hukum Tata Negara Ilmu Hukum Ilmu Komputer Ilmu Komunikasi IPS Kebidanan Kedokteran Kedokteran - Ilmu Keperawatan - Farmasi - Kesehatan – Gigi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Keperawatan Keperawatan dan Kesehatan Kesehatan Masyarakat Kimia Komputer Akuntansi Manajemen SDM Matematika MIPA Muamalah Olahraga Pendidikan Agama Isalam (PAI) Pendidikan Bahasa Arab Pendidikan Bahasa Indonesia Pendidikan Bahasa Inggris Pendidikan Biologi Pendidikan Ekonomi Pendidikan Fisika Pendidikan Geografi Pendidikan Kimia Pendidikan Matematika Pendidikan Olah Raga Pengembangan Masyarakat Pengembangan SDM Perbandingan Agama Perbandingan Hukum Perhotelan Perpajakan Perpustakaan Pertambangan Pertanian Peternakan PGMI PGSD PPKn Psikologi PTK PTK - Pendidikan Agama Islam Sastra dan Kebudayaan Sejarah Sejarah Islam Sistem Informasi Skripsi Lainnya Sosiologi Statistika Syari'ah Tafsir Hadist Tarbiyah Tata Boga Tata Busana Teknik Arsitektur Teknik Elektro Teknik Industri Teknik Industri-mesin-elektro-Sipil-Arsitektur Teknik Informatika Teknik Komputer Teknik Lingkungan Teknik Mesin Teknik Sipil Teknologi informasi-ilmu komputer-Sistem Informasi Tesis Farmasi Tesis Kedokteran Tips Skripsi