Isikan Kata Kunci Untuk Memudahkan Pencarian

Memuat...

2. Implementasi Cooperative Learning Melalui Teknik Numbered Heads Together Untuk Meningkatkan Interaksi Edukatif Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam

 BAB I
PENDAHULUAN



A.     Latar Belakang Masalah

Pembelajaran  adalah  proses  interaksi  antara  peserta  didik  dengan lingkungannya  sehingga  terjadi  perubahan  perilaku  ke  arah  yang  lebih  baik. Dalam  pembelajaran  tugas  guru  yang  paling  utama  adalah  mengkondisikan lingkungan  agar  menunjang  terjadinya  perubahan  perilaku  bagi  peserta  didik. Proses pembelajaran prinsip utamanya adalah adanya proses keterlibatan seluruh atau sebagian besar potensi diri siswa (fisik dan non fisik) dan kebermaknaannya
bagi diri dan kehidupannya saat ini dan di masa yang akan datang (    life skill    ).
Sedangkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah sekarang ini pelaksanaan  masih  menunjukkan  berbagai  permasalahan  yang  kurang menyenangkan  dan  terdapat  berbagai  kritik  terhadap  pelaksanaan  Pendidikan Agama Islam yang sedang berlangsung di sekolah. Misalnya menilai kegagalan Pendidikan  Agama  Islam  disebabkan  karena  praktik  pendidikannya  hanya memperhatikan  aspek  kognitif  semata  dari  pertumbuhan  kesadaran  nilai-nilai (Agama), dan mengabaikan pembinaan aspek afektif dan konatif-volutif, yaitu kemauan  dan  tekad  untuk  mengamalkan  nilai-nilai  ajaran  agama.  Akibatnya, terjadi kesenjangan antara pengetahuan dan pengalaman, dalam kehidupan nilai agama. 
Dalam upaya untuk merealisasikan Pendidikan Agama Islam maka tugas guru adalah berusaha sadar untuk membimbing, mengajar dan melatih siswa agar dapat menyalurkan bakat dan minatnya dalam mendalami bidang agama serta mengembangkannya secara optimal, sehingga dapat dimanfaatkan untuk dirinya sendiri dan dapat pula bermafaat bagi orang lain, menjadikan ajaran Islam sebagai pedoman  hidup  untuk  mencapai  kebahagiaan  hidup  di  dunia  dan  akhirat  dan mampu memahami, ilmu pengetahuan  agama  Islam secara menyeluruh sesuai dengan daya serap siswa dan keterbatasan waktu yang tersedia.2 
Pembelajaran  perlu  memperhatikan  hal-hal  sebagai  berikut.     Pertama,
pembelajaran harus menekankan kepada praktik, baik di laboratorium maupun di masyarakat dan dunia kerja (dunia usaha). Oleh karena itu, guru harus mampu memilih  serta  menggunakan  strategi  dan  metode  pembelajaran  yang
memungkinkan peserta didik mempraktikkan apa-apa yang dipelajarinya.     Kedua,
pembelajaran harus dapat menjalin hubungan sekolah dengan masyarakat. Oleh karena itu, setiap guru harus mampu dan jeli melihat berbagai potensi masyarakat yang bisa didaya gunakan sebagai sumber belajar, dan menjadi penghubung antara
sekolah dan lingkungannya. Ketiga, perlu dikembangkan iklim pembelajaran yang
demokratis dan terbuka melalui pembelajaran terpadu, partisipatif, dan sejenisnya.
Keempat, pembelajaran perlu lebih ditekankan pada masalah-masalah aktual yang
secara  langsung  berkaitan  dengan  kehidupan  nyata  yang  ada  dimasyarakat.
Kelima, perlu  dikembangkan  suatu  model  pembelajaran,  untuk  setiap  bidang
studi,  dan  kelas  merupakan  laboratorium  untuk  masing-masing  bidang  studi sehingga dalam satu kelas dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan sumber belajar yang  diperlukan  dalam  pembelajaran  serta  peserta  didik  dapat  belajar  sesuai dengan minat dan kemampuan.3 
Untuk memilih metode dan teknik yang digunakan memang memerlukan keahlian tersendiri. Seorang pendidik harus pandai memilih metode dan teknik yang akan dipergunakan, dan teknik tersebut harus dapat meningkatkan interaksi antar siswa sehingga memberikan kepuasan belajar terhadap peserta didik.
Untuk menjawab persoalan-persoalan tersebut perlu diterapkan suatu cara alternatif guna mempelajari PAI yang kondusif dengan suasana yang cenderung rekreatif  sehingga  dapat  membantu  siswa  untuk  mengembangkan  potensi keaktifannya.  Keaktifan  dapat  dikembangkan  dengan  memberi  kepercayaan, komunikasi yang bebas, pengarahan diri, dan pengawasan yang tidak terlalu ketat. Upaya meningkatkan keaktifan  pembelajaran dapat dilakukan dengan penyediaan lingkungan yang kreatif dan pendekatan yang kondusif.4 
Oleh karena itu guru perlu memiliki metode mendidik. Sehingga materi yang  disampaikan,  mudah  tersosialisasikan  salah  satu  yang  digunakan  adalah interaksi edukatif, yakni interaksi yang dengan sadar meletakkan tujuan untuk mengubah tingkah laku dan perbuatan seseorang. Dengan  interaksi edukatif ini, anak  didik  ikut  aktif  dalam  kegiatan  belajar  mengajar.  Anak  didik  tidak  lagi sebagai  obyek  yang  selalu  mendengarkan  ceramah  guru.  Sehingga  kegiatan belajar mengajar bersifat dialogis.
File Selengkapnya.....

Teman KoleksiSkripsi.com

Label

Administrasi Administrasi Negara Administrasi Niaga-Bisnis Administrasi Publik Agama Islam Akhwal Syahsiah Akuntansi Akuntansi-Auditing-Pasar Modal-Keuangan Bahasa Arab Bahasa dan Sastra Inggris Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Bimbingan Konseling Bimbingan Penyuluhan Islam Biologi Dakwah Ekonomi Ekonomi Akuntansi Ekonomi Dan Studi pembangunan Ekonomi Manajemen Farmasi Filsafat Fisika Fisipol Free Download Skripsi Hukum Hukum Perdata Hukum Pidana Hukum Tata Negara Ilmu Hukum Ilmu Komputer Ilmu Komunikasi IPS Kebidanan Kedokteran Kedokteran - Ilmu Keperawatan - Farmasi - Kesehatan – Gigi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Keperawatan Keperawatan dan Kesehatan Kesehatan Masyarakat Kimia Komputer Akuntansi Manajemen SDM Matematika MIPA Muamalah Olahraga Pendidikan Agama Isalam (PAI) Pendidikan Bahasa Arab Pendidikan Bahasa Indonesia Pendidikan Bahasa Inggris Pendidikan Biologi Pendidikan Ekonomi Pendidikan Fisika Pendidikan Geografi Pendidikan Kimia Pendidikan Matematika Pendidikan Olah Raga Pengembangan Masyarakat Pengembangan SDM Perbandingan Agama Perbandingan Hukum Perhotelan Perpajakan Perpustakaan Pertambangan Pertanian Peternakan PGMI PGSD PPKn Psikologi PTK PTK - Pendidikan Agama Islam Sastra dan Kebudayaan Sejarah Sejarah Islam Sistem Informasi Skripsi Lainnya Sosiologi Statistika Syari'ah Tafsir Hadist Tarbiyah Tata Boga Tata Busana Teknik Arsitektur Teknik Elektro Teknik Industri Teknik Industri-mesin-elektro-Sipil-Arsitektur Teknik Informatika Teknik Komputer Teknik Lingkungan Teknik Mesin Teknik Sipil Teknologi informasi-ilmu komputer-Sistem Informasi Tesis Farmasi Tesis Kedokteran Tips Skripsi