Isikan Kata Kunci Untuk Memudahkan Pencarian

21. Pengolahan Jelantah Menggunakan Katalis Ni-Bentonit


BAB I
PENDAHULUAN




1.1 Latar Belakang Masalah

Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia sebagai alat pengolah bahan-bahan makanan. Minyak goreng berfungsi sebagai media penggoreng yang sangat penting dan kebutuhannya semakin meningkat, sehingga menghasilkan jelantah yang meningkat pula.

Jelantah merugikan manusia karena mengandung senyawa-senyawa yang bersifat karsinogenik, yaitu senyawa-senyawa radikal bebas (hidroperoksida). Senyawa karsinogenik ini timbul akibat proses penggorengan yang menimbulkan kerusakan minyak.

Kerusakan minyak mempengaruhi mutu dan nilai gizi bahan pangan yang digoreng. Minyak yang rusak akibat proses oksidasi dan polimerisasi akan menimbulkan berbagai macam penyakit. Apabila minyak ini dipakai akan menghasilkan bahan makanan dengan warna yang kurang menarik dan cita rasa yang tidak enak. Pembentukan senyawa polimer selama proses menggoreng terjadi karena reaksi polimerisasi adisi asam lemak tak jenuh. Hal ini terbukti dengan terbentuknya bahan menyerupai gum yang mengendap di dasar tempat penggorengan,yaitu senyawa hidrokarbon jenuh (Ketaren, 1986). Kerusakan minyak atau lemak akibat pemanasan pada suhu tinggi (200-250 °C) menghasilkan senyawa aldehid, keton, hidrokarbon, alkohol, dan senyawa aromatis yang akan mengakibatkan keracunan dalam tubuh dan berbagai macam penyakit, misalnya pengendapan lemak dalam pembuluh darah, kanker dan menurunkan nilai cerna lemak. Namun, kerusakan minyak juga bisa terjadi selama penyimpanan. Penyimpanan yang salah dalam jangka waktu tertentu dapat menyebabkan pecahnya ikatan trigliserida pada minyak lalu membentuk gliserol dan asam lemak bebas (Ketaren, 1986). Kerusakan yang terjadi selama penyimpanan minyak dikarenakan oleh udara lembab, reaksinya sebagai berikut:

Di sisi lain, Indonesia memiliki endapan mineral aluminosilikat cukup banyak, yang tersebar di berbagai daerah. Mineral tersebut berupa lempung salah satunya bentonit. Bentonit dikenal murah dan memiliki struktur berpori dengan luas permukaan yang tinggi. Meskipun mempunyai banyak kelebihan, tetapi bentonit alam memiliki kelemahan yaitu rusaknya struktur lapis dan hilangnya porositas karena pemanasan pada suhu tinggi (Cool dan Vansant, 1998). Hal ini dapat diatasi dengan melakukan proses penyisipan ion atau molekul ke dalam interlayer yang dikenal dengan proses interkalasi. Penyisipan atau pengembanan pada penelitian ini menggunakan logam Ni. Pemilihan logam Ni didasarkan karena logam Ni merupakan H2COCRHCOCRH2COCROOO3 RCOH +H2COHHCOHH2COHOTrigliseridaAsam LemakGliserolH2O+3 logam transisi yang memiliki orbital d yang belum penuh terisi elektron. Oleh karena itu, logam nikel mudah membentuk ikatan kovalen koordinasi sehingga pembentukkan zat antara pada permukaan katalis menjadi lebih mudah.

Pengembanan logam transisi Ni pada bentonit mempunyai tujuan meningkatkan stabilitas termal, volume pori dan luas permukaan, sehingga memperbanyak situs aktif. Keadaan ini diharapkan akan mempercepat reaksi antar reaktan dengan katalis akan semakin besar.

Alternatif pemecahan masalah adalah mengolah jelantah menggunakan logam Ni yang dibuat sebagai katalis yang diembankan pada bentonit. Pengolahan jelantah dengan bentonit akan meningkatkan kualitas minyak goreng.

Proses pengolahan jelantah telah dilakukan oleh Wulyoadi, dkk. (2004), dengan menggunakan membran. Hasil yang diperoleh menunjukkan minyak goreng mengalami penurunan bilangan asam dan peroksida, namun belum memenuhi persyaratan Standar Nasional Indonesia (SNI) (Wulyoadi, dkk., 2004). Demikian juga dengan penelitian yang dilakukan oleh Sumarni, dkk. (2004) dengan menggunakan arang aktif untuk penjernihan jelantah. Pengolahan jelantah dengan menggunakan membran, mempunyai kelemahan dalam biaya yang dibutuhkan besar dan umur membran tidak terlalu lama. Penggunaan karbon aktif untuk penjernihan jelantah juga mempunyai kelemahan karena memungkinkan tertinggalnya logam berat di dalam minyak goreng hasil. Logam berat seperti Zn umumnya digunakan sebagai aktivator pada pembuatan karbon aktif.

Dari latar belakang yang dipaparkan di atas, dapat dibuat alternatif penelitian ”Pengolahan Jelantah Menggunakan Katalis Ni-Bentonit”.

1.2 Permasalahan
Permasalahan yang muncul dan akan dipecahkan dalam penelitian ini adalah:
a. Apakah katalis nikel yang diembankan pada bentonit dapat dipakai untuk regenerasi minyak jelantah?
b. Sejauh mana katalis Ni-bentonit dapat meregenerasi minyak jelantah?

1.3 Tujuan Penelitian
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah:
a. Untuk mengetahui apakah katalis nikel yang diembankan pada bentonit dapat dipakai untuk regenerasi minyak jelantah.
b. Untuk mengetahui regenerasi minyak jelantah dengan identifikasi angka asam, angka iodium, dan angka peroksidanya.

1.4 Manfaat Penelitian
Manfaat yang diharapkan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
a. Untuk pemanfaatan sumber daya alam mineral berupa bentonit sebagai katalis.
b. Untuk meningkatkan kualitas fisik dan kimia jelantah.
c. Meningkatkan diversifikasi produk yang berasal dari bahan galian untuk industri penjernih minyak goreng.
File Selengkapnya.....

Teman KoleksiSkripsi.com

Label

Administrasi Administrasi Negara Administrasi Niaga-Bisnis Administrasi Publik Agama Islam Akhwal Syahsiah Akuntansi Akuntansi-Auditing-Pasar Modal-Keuangan Bahasa Arab Bahasa dan Sastra Inggris Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Bimbingan Konseling Bimbingan Penyuluhan Islam Biologi Dakwah Ekonomi Ekonomi Akuntansi Ekonomi Dan Studi pembangunan Ekonomi Manajemen Farmasi Filsafat Fisika Fisipol Free Download Skripsi Hukum Hukum Perdata Hukum Pidana Hukum Tata Negara Ilmu Hukum Ilmu Komputer Ilmu Komunikasi IPS Kebidanan Kedokteran Kedokteran - Ilmu Keperawatan - Farmasi - Kesehatan – Gigi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Keperawatan Keperawatan dan Kesehatan Kesehatan Masyarakat Kimia Komputer Akuntansi Manajemen SDM Matematika MIPA Muamalah Olahraga Pendidikan Agama Isalam (PAI) Pendidikan Bahasa Arab Pendidikan Bahasa Indonesia Pendidikan Bahasa Inggris Pendidikan Biologi Pendidikan Ekonomi Pendidikan Fisika Pendidikan Geografi Pendidikan Kimia Pendidikan Matematika Pendidikan Olah Raga Pengembangan Masyarakat Pengembangan SDM Perbandingan Agama Perbandingan Hukum Perhotelan Perpajakan Perpustakaan Pertambangan Pertanian Peternakan PGMI PGSD PPKn Psikologi PTK PTK - Pendidikan Agama Islam Sastra dan Kebudayaan Sejarah Sejarah Islam Sistem Informasi Skripsi Lainnya Sosiologi Statistika Syari'ah Tafsir Hadist Tarbiyah Tata Boga Tata Busana Teknik Arsitektur Teknik Elektro Teknik Industri Teknik Industri-mesin-elektro-Sipil-Arsitektur Teknik Informatika Teknik Komputer Teknik Lingkungan Teknik Mesin Teknik Sipil Teknologi informasi-ilmu komputer-Sistem Informasi Tesis Farmasi Tesis Kedokteran Tips Skripsi